GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tol Gending-Kraksaan-Paiton Dibuka Fungsional Saat Arus Balik

Mendukung kelancaran arus lalu lintas menyambut arus balik Lebaran pada 1-8 April 2025.Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan ruas Jalan Tol Gending-Kraksaan-Paiton dibuka fungsional
Kamis, 3 April 2025 - 05:52 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mendukung kelancaran arus lalu lintas menyambut arus balik Lebaran pada 1-8 April 2025.Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan ruas Jalan Tol Gending-Kraksaan-Paiton dibuka fungsional.“Ruas tol fungsional dioperasikan satu jalur dari arah Gending menuju GT Kraksaan dan GT Paiton untuk arus mudik, dan dari arah GT Paiton dan GT Kraksaan menuju Gending untuk arus balik,” kata Dody di Jakarta, Rabu.

Untuk trafik tertingginya mencapai 3.800 kendaraan per hari, dengan waktu operasional mulai pukul 6 pagi sampai 4 sore. Untuk total kendaraan yang telah melintas mulai dari H-10 lebaran sampai dengan kemarin ada sekitar 19 ribuan kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalur fungsional yang dioperasikan pada ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi I adalah Segmen Gending-Kraksaan-Paiton dengan total panjang 23,13 km.

Sebelumnya, jalan tol fungsional juga dioperasikan pada Arus Mudik Lebaran pada 24-31 Maret 2025.

Ruas Tol Gending-Kraksaan dapat dilalui tanpa tarif (gratis) oleh kendaraan kecil Golongan I roda empat (non bus dan truk). Dan telah dilengkapi dengan Posko Layanan Informasi, ambulans (tenaga medis), PJR (patroli jalan raya), mobile customer service, derek gratis, hingga toilet.

Ruas Jalan Tol Gending-Kraksaan-Paiton aman untuk dilalui kendaraan selama operasional. Dan dapat mengurangi beban jalan nasional sehingga mempermudah pengaturan lalu lintas oleh Kepolisian.

Ruas jalan tol ini dipastikan aman untuk dilewati kendaraan. Kalau melewati jalan nasional dari arah Gending-Paiton akan memakan waktu sekitar 50 menit, namun dengan fungsionalnya ruas ini bisa dilalui dengan waktu sekitar 20 menit saja.

Dengan waktu operasional 10 jam dan satu arah, jumlah kendaraan yang melintas cukup banyak dan animonya sangat tinggi. Mungkin kalau difungsionalkan 24 jam, akan jauh lebih tinggi. Hanya saja, dengan alasan keselamatan seperti karena penerangan jalan dan rambu-rambu belum lengkap, masih dibatasi.

Dody mengatakan, pembangunan ruas jalan tol Probowangi dilakukan mulai tahun 2023 dan saat ini terus dilanjutkan hingga Paket 3 Paiton-Besuki. Untuk Paket 1 Gending-Kraksaan, dan Paket 2 Kraksaan-Paiton juga terus dilanjutkan dengan target penyelesaian pada pertengahan 2025.

Untuk pembangunan ruas jalan tol Probowangi Seksi 3 Paiton-Besuki masih terus dilanjutkan. Hanya ada sedikit permasalahan terkait lahan dan SUTET listrik.

"Nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan PLN supaya bisa dipercepat proses pemindahannya, namun memang akan sedikit memakan waktu karena merupakan jaringan utama listrik Jawa-Bali. Sehingga, kami upayakan dengan PLN agar pelayanan masyarakat tidak terganggu dan teman-teman BUJT bisa bekerja sesuai dengan waktunya,” kata Dody.

Saat ini, progress konstruksi jalan tol untuk Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,9 km telah mencapai 87,48 persen, sementara Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,2 km telah mencapai 80,92 persen. Dan untuk Seksi 3 Paiton-Besuki sendiri telah mencapai 67,51 persen.

Diharapkan, dengan selesainya pembangunan jalan tol Probowangi akan mempersingkat waktu tempuh dari arah Probolinggo menuju Banyuwangi dan juga sebaliknya.(ant/bwo)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Pemain Timnas Indonesia Joey Pelupessy Terombang-ambing meski Sukses Kalahkan Ragnar Oratmangoen

Nasib Pemain Timnas Indonesia Joey Pelupessy Terombang-ambing meski Sukses Kalahkan Ragnar Oratmangoen

Nasib pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, berada dalam situasi yang tidak jelas meskipun sukses meraih hasil positif pada laga terbarunya bersama Lommel. Mereka hampir meraih tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia.
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Dukungan solusi berbasis Cloud, AI, dan Cybersecurity mengakselerasi integrasi digital serta pengembangan kapabilitas teknologi BUMN secara adaptif dan berkelanjutan.
Pemprov DKI Ingatkan Sampah Sisa Pemotongan Hewan Kurban Tak Dibuang Sembarangan

Pemprov DKI Ingatkan Sampah Sisa Pemotongan Hewan Kurban Tak Dibuang Sembarangan

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar memisahkan sampah sisa pemotongan hewan kurban sebelum membuangnya
Beredar Isu Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Diskominfo Jabar: Nama Provinsi Jawa Barat Tetap Sah dan Tidak Berubah

Beredar Isu Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Diskominfo Jabar: Nama Provinsi Jawa Barat Tetap Sah dan Tidak Berubah

Isu Jawa Barat mau ganti nama menjadi Tatar Sunda beredar di media sosial. Kepala Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Mas Adi Komar akhirnya buka suara. 
Dedi Mulyadi Kebingungan Didatangi Akademisi dan Pendeta dari Papua: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kebingungan Didatangi Akademisi dan Pendeta dari Papua: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kebingungan saat didatangi akademisi dan pendeta Papua yang ingin membahas pembangunan berbasis budaya. Simak beritanya!
MA Amerika Serikat Batalkan Kebijakan Tarif Trump, Bagaimana Nasib Tarif Resiprokal? Ini Kata Menkeu Purbaya

MA Amerika Serikat Batalkan Kebijakan Tarif Trump, Bagaimana Nasib Tarif Resiprokal? Ini Kata Menkeu Purbaya

Purbaya mengatakan implementasi tarif resiprokal hingga kini belum berjalan lantaran pemerintah AS masih menghadapi persoalan hukum terkait kebijakan tarif impor.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT