News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Dewi Yull, Mantan Istri Mendiang Ray Sahetapy Buka Kehidupan Pribadi dan Spiritual hingga Hubungan Berbeda Agama

Mantan istri mendiang Ray Sahetapy, Dewi Yull membagikan kisah perjalanan hidup dari urusan pribadi, spiritual dan perjuangan hubungan diambang perbedaan agama.
Jumat, 4 April 2025 - 07:55 WIB
Dewi Yull dan Ray Sahetapy
Sumber :
  • Kolase Instagram Dewi Yull & Ray Sahetapy

tvOnenews.com - Mantan istri mendiang aktor senior Ray Sahetapy, Dewi Yull pernah berbagi kisah perjalanan hidupnya yang berkarier di dunia aktor hingga penyanyi legendaris selama empat dekade terakhir.

Kisah perjalanan hidup Dewi Yull mampu menjadi inspirasi. Hal ini mengingat ia tengah menjadi atensi publik sejak adanya kabar Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewi Yull selaku mantan istri mendiang Ray Sahetapy kini dikabarkan akan menghadiri pemakaman mantan suaminya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025).

Lantas, seperti apa kisah perjalanan Dewi Yull dari kehidupan pribadi, spiritual, hingga perjuangan membentuk rumah tangga saat bersama Ray Sahetapy? Simak di bawah ini!

Kisah Hidup Dewi Yull Mantan Istri Mendiang Ray Sahetapy

Dewi Yull dan Ray Sahetapy
Dewi Yull dan Ray Sahetapy
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Dalam suatu kesempatan, Dewi Yull berbincang bersama Angelina Sondakh melalui podcast YouTube Keema Entertainment.

Dewi Yull bernama asli Raden Ayu Dewi Pujiati itu menyampaikan bahwa, ia harus menanamkan kehidupannya dengan penuh keyakinan ada karunia dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

"Aku meyakini kalau itu semuanya adalah karunia Allah. Jadi, kita membuka hati untuk siapa pun yang Allah berikan dalam hidup kita. Inshaallah, itu akan menuntun kebahagiaan untuk kita," kata Dewi Yull kepada Angelina Sondakh dikutip dari kanal YouTube Keema Entertainment, Jumat.

Ia membagikan pengalaman berharganya kepada Angelina Sondakh, khususnya terkait kisah asmara anaknya, Rama Putra pada 2018.

Rama kala itu mendadak jatuh cinta. Anak mendiang Ray Sahetapy itu mengharapkan doa agar hubungan percintaannya direstui oleh kedua orang tua dan mendapat keberkahan hidupnya.

Terlebih lagi, Rama Putra sudah menjalani kehidupannya secara mandiri tanpa adanya pasangan selama dua tahun. Selepas itu, ia mendapat wanita yang dicintainya dan dianggap cocok.

"Aku tidak bisa melupakan momen itu. Anakku terbuka dengan segala hal dan meminta doaku," tuturnya.

Selain soal percintaan anaknya, Dewi Yull juga menceritakan terkait anaknya yang lulus S2. Kelulusan itu merupakan anugerah dari Allah SWT yang mampu digapai oleh Rama Putra.

"Ketika Rama lulus S2, itu adalah rezeki yang luar biasa. Kami merayakannya dengan penuh syukur dan kebahagiaan," jelasnya.

Setelah lulus S2, kata Dewi Yull, Rama memperoleh pekerjaan sesuai dengan fasionnya. Anak dari Ray Sahetapy itu pun merasa bahagia karena bekerja di perusahaan tersebut.

Persoalan kisah spiritualnya, Dewi Yull membagikan di mana ia menunaikan puasa dan menerapkan tirakat selama sebulan lebih menghasilkan balasan dari Allah SWT.

"Saya menjalankan tirakat selama 41 hari, dan meski tidak ada jeda, doa saya dikabulkan oleh Allah. Pada malam takbiran, anakku mendapatkan kabar bahwa dia diterima beasiswa penuh," terangnya.

Dalam kesempatan lain, Dewi Yull menyempatkan hadir untuk berbincang bersama Melaney Ricardo.

Dewi Yull menceritakan hubungan rumah tangganya ketika menjalani pernikahannya yang begitu berat saat bersama Ray Sahetapy.

Dewi Yull dan Ray Sahetapy menikah pada 1981. Kala itu, Dewi masih berusia 20 tahun. Ketika ingin membentuk rumah tangga, perjalanan kisah cintanya tidak begitu mulus.

Hal ini mengingat Ray Sahetapy saat itu masih menganut kepercayaan agama Kristen, sementara Dewi Yull merupakan wanita Muslilmah yang berpegang teguh pada agama Islam.

Dewi Yull mengatakan, pernikahannya sulit mendapatkan restu dari orang tuanya, karena Ray dianggap memeluk agama Kristen.

Akan tetapi, sang ibu sebenarnya sudah merestui hubungannya bersama Ray Sahetapy, meskipun mengetahui putrinya akan menjalani rumah tangga dalam kondisi perbedaan agama.

"Tapi ayahku nggak merestui, keluarga besar ku nggak, dengan segala macam alasan," kata Dewi Yull dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Jumat.

Meski demikian, Dewi Yull menyebutkan, sebenarnya saat ingin membentuk rumah tangga baru, Ray Sahetapy sudah mualaf pada 1992.

"Padahal ketika itu ayahnya anak-anak (Ray Sahetapy) sudah seiman dengan aku, tapi tidak boleh dipublikasi demi menjaga semua," imbuhnya.

Dewi menganggap, langkah yang diambil Ray berupaya agar tidak menimbulkan keributan, terkhusus dari pihak keluarga laki-laki sangat mengimani agama Kristen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waktu demi waktu rumahh tangganya pun tidak bertahan lama, Dewi Yull dan Ray Sahetapy resmi bercerai pada 24 Agustus 2004 silam.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT