GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Penyebab Anak Sulit Patuh Orang Tua dan Tantrum, Kata dr Aisah Dahlan Bisa Jadi ....

Namun, ada kalanya anak sulit merasa menerima perintah atau pesan orang tua. Terkesan seperti tidak patuh dan memicu anak tantrum.
Minggu, 6 April 2025 - 13:27 WIB
Ini Penyebab Anak Sulit Patuh Orang Tua dan Tantrum, Kata dr Aisah Dahlan Bisa Jadi ....
Sumber :
  • kolase viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Orang tua sudah seharusnya bisa mendidik dan membimbing anak. Meskipun dengan versi atau cara masing-masing.

Namun, ada kalanya anak sulit merasa menerima perintah atau pesan orang tua. Terkesan seperti tidak patuh dan memicu anak tantrum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini Penyebab Anak Sulit Patuh Orang Tua dan Tantrum, Kata dr Aisah Dahlan Bisa Jadi ....
Ini Penyebab Anak Sulit Patuh Orang Tua dan Tantrum, Kata dr Aisah Dahlan Bisa Jadi ....
Sumber :
  • kolase viva.co.id

 

Hal ini mungkin jarang dipahami orang tua pada umumnya, karena itu ada penyebab. Anak mengalami tantrum secara umum orang tua akan marah, bahkan tak sedikit malah memukul. 

Menurut dr Aisah Dahlan sebagai Praktisi Neuroparenting kalau permasalahan itu ada penyebab dan akibatnya.

Mengutip penjelasannya, dr Aisah Dahlan menyampaikan setiap anak memiliki ciri khasnya masing-masing. 

Pahami Kebutuhan Anak Anda Sesuai Usianya 

Hal ini dikaitkan dengan kelebihan atau kekurangan pada anak. Bila dikaitkan dengan peran orang tua dalam membesarkan anak. 

Semestinya tak hanya fokus pada pemenuhan keinginan anak semata kata dr Aisah Dahlan.

Ternyata pemenuhan hak anak disesuaikan berdasarkan usia, khususnya pada anak usia di bawah 5 tahun. 

"Memang di bawah 5 tahun, ada kebutuhan 5 baterai kasih sayang ini wajib kita isi walaupun tidak diberikan 24 jam," ucap dr Aisah dalam YouTube Nikita Willy Official, Minggu (6/4).

"Apa sih baterai 5 baterai setiap manusia atau setiap anak yang dia bawa yaitu: ada baterai pujian, baterai pelukan, baterai waktu berkualitas, baterai pelayanan dan baterai hadiah," jelasnya.

Lebih lanjut, kata dr Aisah orang tua sudah seharusnya lebih dahulu penuhi 5 baterai harian anak. 

Ia menjelaskan 5 baterai kasih sayang pada anak, itu umum disebut love language artinya bahasa cinta atau kasih. 

Maka orang tua dituntut harus paham, bahwa anak bisa memiliki perbedaan kebutuhan ini. 

Bila dikhususkan untuk anak usia di bawah 5 tahun, maka penuhi 5 (kelima) baterai kasih sayang tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila tidak dipenuhi maka efeknya pun beragam, seperti anak tantrum. Dengan perilaku suka marah, teriak ataupun mencari perhatian. 

"Si balita ini kalau orang tuanya kurang melakukan ini akan buat anak tantrum jadinya," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT