News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramalan dan Astrologi dalam Pandangan Islam: Apa Kata Ulama? Berikut Pandangan dari Buya Yahya

Bagaimana Islam memandang praktik ramalan dan astrologi ini? Apakah sekadar iseng juga dilarang? Apa saja batasan yang ditetapkan oleh ulama dan syariat? Berikut pandangan dari Buya Yahya.
Selasa, 8 April 2025 - 14:56 WIB
Ilustrasi Ramalan
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai bentuk ramalan — mulai dari zodiak, shio, primbon Jawa, hingga prediksi peruntungan berdasarkan tanggal lahir. Bahkan di era digital, konten semacam ini banyak tersebar di media sosial dan sering dikonsumsi sebagai “hiburan” atau bahkan acuan hidup.

Secara umum, ramalan adalah prediksi tentang apa yang akan terjadi di masa depan, yang biasanya dikaitkan dengan ilmu perbintangan (astrologi), karakter lahir, atau tanda-tanda alam tertentu. Beberapa bentuk populer yang dikenal masyarakat adalah:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Zodiak: Ramalan berdasarkan posisi matahari saat seseorang lahir (Aries, Taurus, dll.)
  • Shio: Ramalan dari tradisi Tionghoa berdasarkan tahun kelahiran (Tikus, Naga, Kuda, dll.)
  • Primbon: Tradisi mistik Jawa yang mengaitkan nasib seseorang dengan weton (hari kelahiran).
  • Ramalan cuaca nasib atau jodoh melalui kartu tarot atau paranormal.

Dalam Islam, kepercayaan terhadap hal-hal gaib memiliki aturan ketat karena berkaitan langsung dengan tauhid (keimanan) kepada Allah SWT sebagai satu-satunya Zat yang Maha Mengetahui masa depan.

Namun bagaimana Islam memandang praktik ramalan dan astrologi ini? Apakah sekadar iseng juga dilarang? Apa saja batasan yang ditetapkan oleh ulama dan syariat?

Mengenai hukum membaca ramalan zodiak, dalam sebuah ceramah yang dilansir dari Al Bahjah TV, Buya Yahya mengatakan peramal-peramal melakukan hal dusta atau bohong. Hal ini karena Allah SWT merupakan Dzat yang Maha Tahu sehingga Dia-lah yang satu-satunya mengetahui nasib seseorang.

“Segala hal yang ghaib itu hanya Allah yang tahu, tidak ada yang tahu kecuali Allah dan siapapun dari hamba yang diridhoi oleh Allah, para utusannya, selain itu jangann percaya. Peramal-peramal dusta dia. Masa sering ngaji percaya sama ilmu perbintangan,” ungkap Buya Yahya dikutip tvOnenews.com dari YouTube Al-Bahjah TV.

Alih-alih percaya pada ilmu perbintangan, Buya Yahya menyarankan agar para muslim berhusnudzon terhadap Allah SWT.

“Ada bintang Leo, bintang Gemini, dipercayai lagi. ‘Wah nasibmu mujur, nasibmu sengsara’ (lebih baik) husnudzon kepada Allah, nggak usah pakai ilmu perbintangan,” jelas Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya ramalan bintang adalah bentuk bualan para dukun. Pasalnya, yang mengetahui mengenai nasib dan masa depan adalah Allah SWT dan para utusan yang diberi petunjuk. 

Hadis Tentang Larangan Percaya Ramalan

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa mendatangi seorang peramal, lalu menanyainya, maka shalatnya tidak diterima selama 40 malam.” (HR. Muslim no. 2230)

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau peramal, lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Dalil-dalil Al-Qur’an tentang Larangan Percaya Ramalan

Allah SWT telah menegaskan bahwa tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui perkara gaib kecuali dengan izin-Nya, sebagaimana firman Allah SWT berikut ini.

عٰلِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلٰى غَيْبِهٖٓ اَحَدًاۙ اِلَّا مَنِ ارْتَضٰى مِنْ رَّسُوْلٍ فَاِنَّهٗ يَسْلُكُ مِنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ رَصَدًاۙ

Artinya: Dia mengetahui yang gaib. Lalu, Dia tidak memperlihatkan yang gaib itu kepada siapa pun,kecuali kepada rasul yang diridai-Nya. Sesungguhnya Dia menempatkan penjaga-penjaga (malaikat) di depan dan di belakangnya. (QS. Al-Jin: 26–27)

اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّاعَةِۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَرْحَامِۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ࣖ

Artinya: Sesungguhnya Allah memiliki pengetahuan tentang hari Kiamat, menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia kerjakan besok.603) (Begitu pula,) tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti. (QS. Luqman: 34)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT