GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Haul Guru Tua ke-57, Panitia Ungkap Ada 5 Menteri yang akan Hadir

Panitia Haul ke-57 Guru Tua mengungkap 5 menteri Kabinet Merah Putih akan hadiri peringatan wafatnya ulama besar Habib Idrus Bin Salim Aljufri alias Guru Tua.
Selasa, 8 April 2025 - 23:17 WIB
Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua
Sumber :
  • Media Alkhairaat

Palu, tvOnenews.com - Panitia Haul ke-57 Guru Tua mengungkapkan ada lima menteri Kabinet Merah Putih akan menghadiri peringatan wafatnya ulama besar sekaligus pendiri Alkhairaat, Habib Idrus Bin Salim Aljufri alias Guru Tua.

Habib Idrus bin Abdillah Al Jufri selaku panitia acara mengutarakan, kelima menteri tersebut sudah membentuk jadwal menyemarakkan Haul ke-57 Guru Tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berjumpa dengan Menteri Agama RI Nasarudin Umar, beliau malah menegaskan akan hadir di acara Haul Guru Tua," ungkap Panitia Haul ke-57 Guru Tua itu dalam keterangannya di Palu, Selasa (8/4/2025).

Salah satu menteri Kabinet Merah Putih yang akan hadir adalah Menteri Agama (Menag), Prof. Nasaruddin Umar.

Ia mengabarkan selain Menag, ada Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, dan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Panitia pelaksana Haul ke-57 Guru Tua bernama asli Habib Idrus Bin Salim Aljufri
Panitia pelaksana Haul ke-57 Guru Tua bernama asli Habib Idrus Bin Salim Aljufri
Sumber :
  • Panitia pelaksana Haul ke-57 Guru Tua

 

Ada pun kelima menteri tersebut akan datang di lokasi acara Haul ke-57 Guru Tua yang digelar di Kompleks Pengurus Besar (PB) Alkhairaat pada 12 April 2025.

Ia mengungkapkan bahwa, Haul Guru Tua yang ke-57 pada tahun ini akan menampilkan sesuatu yang berbeda ketimbang gelaran pada 2024 lalu.

Tema pada haul 2025, lebih mempersoalkan terkait eksistensi Guru Tua. Terlebih lagi, ulama besar di wilayah Timur Indonesia itu tengah menjadi sorotan dari berbagai pihak.

"Masyarakat dari Pulau Jawa, diprediksi juga akan hadir di haul nanti," ucapnya.

Ia berpendapat banyak masyarakat Indonesia khususnya umat Muslim yang belum mengenali Guru Tua memiliki rasa penasaran terhadap sosok ulama besar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimana guru tua begitu kuat mempunyai hubungan emosional kepada semua elemen, baik itu Muslimin maupun non Muslim, suku-suku ras semua dipersatukan," ujarnya.

Ia menambahkan, selain lima menteri yang akan hadir, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Walikota Bitung Hengky Honandar hingga sejumlah tamu terhomar juga menyemarakkan Haul ke-57 Guru Tua.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT