News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendeta ini Pasang Badan untuk Ruben Onsu Buntut Dicap Yudas Pengkhianat Gegara Mualaf: Hati Memang Terluka

Seorang pendeta terang-terangan membela Ruben Onsu sejak keputusannya menjadi mualaf mendapat cap buruk dari netizen, rata-rata menyebut Yudas pengkhianat.
Rabu, 9 April 2025 - 05:57 WIB
Ruben Onsu Saat Kenakan Peci Khas Umat Islam
Sumber :
  • Instagram/ruben_onsu

tvOnenews.com - Seorang pendeta secara terang-terangan membela presenter ternama Ruben Onsu yang dicap buruk oleh netizen, hanya perkara keputusannya menjadi mualaf.

Pendeta yang membela Ruben Onsu mualaf setelah mengucapkan dua kalimat syahadat adalah sosok Henry Jacques Pattinasarany biasa disapa Yerry Pattinasarany.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ruben Onsu Dicap Yudas Pengkhianat Perkara Mualaf

Ruben Onsu mualaf
Ruben Onsu mualaf
Sumber :
  • Instagram/ruben_onsu

 

Komentar buruk dari netizen kepada Ruben Onsu bermula dari siaran langsung TikTok milik sang andik, Jordi Onsu. Kala itu Jordi sedang berjualan melalui media sosial pribadinya.

Dalam siaran langsung tersebut, Jordi memperhatikan beragam komentar dari netizen, rata-rata menuduh Ruben dicap sebagai Yudas.

Netizen awal mulanya mengecap Yudas mengarah kepada Ruben Onsu. Akan tetapi, lama kelamaan memenuhi kolom komentar siaran langsung TikTok Jordi Onsu.

Jordi yang melihat komentar tersebut merasa geram. Adik Ruben Onsu itu bahkan melontarkan jawaban dengan cara sarkas akibat ia dan anggota keluarganya dihina netizen.

"Semua, harganya boleh dapat harga murah, kecuali Yudas dan teman-teman Yudas," ujar Jordi Onsu dikutip tvOnenews.com dari tangkapan layar TikTok Jordi Onsu, Rabu (9/4/2025).

"Kalau kamu dapat harga di bawah Rp 200 ribu, berarti kamu bukan teman-teman Yudas," sambung Jordi sambil berkelakar.

Jordi coba memperlihatkan wajah santainya dengan kelakarnya, tetapi lama kelamaan menunjukkan mimik yang begitu kesal seolah-olah tidak terima kakaknya dihujat mereka.

Gunjingan netizen mengarah kepada Ruben Onsu mendapat reaksi keras dari Pendeta Yerry Pattinasarany.

Pendeta Yerry Pattinasarany Pasang Badan untuk Ruben Onsu

Pendeta Yerry Pattinasarany
Pendeta Yerry Pattinasarany
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier

 

Pendeta Yerry Pattinasarany kebetulan memperhatikan kisah perjalanan Ruben Onsu yang memutuskan mualaf.

Akan tetapi, Yerry Pattinasarany tidak sengaja mengetahui Ruben Onsu santer dihujat oleh netizen akibat keputusannya memeluk agama Islam.

"Saya menonton Ruben Onsu live TikTok lalu netizen semuanya menyerbu dengan hujatan Yudas, lalu pengkhianat dan sebagainya," ungkap Pendeta Yerry Pattinasarany dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu.

Sebagai pendeta, Yerry mengetahui bahwa, kalimat "Yudas pengkhianat" tidak seharusnya ditujukan kepada Ruben Onsu.

Melalui pandangan dalam agama Kristen, komentar Yudas berangkat dari Yudas Iskariot sebagai salah satu dari 12 murid Yesus yang mengarahkan pada "pengkhianat".

Jika merujuk pada (Yohanes 12:6), Yudas Iskariot telah mengabdi selama tiga tahun kepada Yesus. Ia sudah mengetahui cara pelayanan, pengajaran, dan mukjizat dimiliki Yesus.

Sewaktu-waktu, Yudas saat itu menjadi bendahara kelompok dari 12 murid tersebut. Ia mencuri uang yang dikumpulkan ketika diolah sebagaimana tugas diembannya sebagai bendahara.

Yudas pada akhirnya coba berkhianat dari Yesus dan mengiming-imingi mereka yang ingin menangkapnya dengan cara menyodorkan uang.

Perkara cap pengkhianat itulah, Yerry menganggap bahwa, Ruben telah memilih jalan hidupnya memeluk agama Islam, meskipun sudah tidak berpegang teguh pada kepercayaan agama Kristen.

"Saudaraku, kita tidak pernah punya hak dan otoritas untuk menghakimi, menghina, menyinyir mereka yang mualaf sudah meninggalkan Yesus," terang dia.

Bagi Yerry, setiap orang mempunyai hak memutuskan kepercayaan agamanya masing-masing. Ia bahkan berharap netizen memberikan yang terbaik untuk mantan suami Sarwendah Tan itu.

"Kita diberikan hak untuk mengasihi, tetap bersahabat, tetap mendukung, tetap mendoakan, tetap menjadi orang-orang yang tidak nyinyir," tuturnya.

"Karena saya percaya, kalau kita mencintai tuhan, kita mesti belajar mencintai yang tuhan cintai," sambungnya.

"Termasuk saudara-saudara kita yang akhir-akhir ini memutuskan untuk tidak percaya meninggalkan Yesus bahkan menghina Yesus," tambahnya lagi.

Ia mengibaratkan jika menempatkan rasa hormat setinggi-tingginya kepada orang yang meninggalkan agama Kristen, maka sama saja menunjukkan cara menghormati Yesus.

"Hormati bagaimana mereka beribadah, jangan menghina kitab, apalagi yang sangat dihormatinya (Allah SWT)," tulis pendeta itu.

Ia memahami perasaan netizen yang non-Muslim menganggap Ruben Onsu sebagai pengkhianat. Tak ayal, presenter ternama itu disorot karena sosok publik figur.

"Ini mengenai kasih bukan kompetisi, sekali pun hati mungkin terluka dan kecewa tapi jangan berhenti bersahabat, berteman, dan bersaudara," tegasnya.

"Jangan putus hubungan, apalagi hubungan keluarga. Ingat, bertumbuh itu bersama dan bersama tidak harus sama," tandas Yerry.

Ruben Onsu resmi menjadi mualaf tepat pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau pada 31 Maret 2025.

Ruben Onsu mengucapkan dua kalimat syahadat setelah dibimbing oleh suami dari Kartika Putri, Habib Usman Bin Yahya.

Dalam keterangannya, ayah tiga anak ini sempat mengungkapkan alasan keputusan besarnya menjadi mualaf karena mengalami tekanan batin.

Menurutnya, keputusannya berpindah dari kepercayaan Kristen ke agama Islam sudah menjadi jalan terbaiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah bersyahadat, Ruben langsung mempelajari seputar tata cara beribadah, seperti wudhu, shalat, membaca Al-Quran, dan sebagainya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, nonaktif Syamsul Auliya Rachman.
Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia meski tanpa darah keturunan. Tinggal selangkah jadi WNI, ini fakta menarik dan peluangnya di skuad Garuda!
Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Seorang pengusaha penyewaan alat kursi hingga blower berinisial ST (39) menjadi korban penipuan dan pencurian dengan modus sewa alat untuk kegiatan acara.
Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 yakni Marco Bezzecchi, tidak melihat perubahan tekanan meski rentetan kemenangannya harus terhenti di Sirkuit Jerez.
Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Otorita IKN menjelaskan bahwa investasi baru yang masuk sebesar Rp1,2 triliun akan mempercepat proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran serta fasilitas perkotaan.
‎Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Memanas, Dua Versi Berbeda Muncul soal Dugaan Rasisme

‎Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Memanas, Dua Versi Berbeda Muncul soal Dugaan Rasisme

Tudingan rasisme pada Marc Klok memicu polemik panas antara Bhayangkara FC dan Persib. Kedua kubu saling klaim, ini kronologi lengkap versinya.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT