News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Gus Fuad Plered Imbas Ujaran Kebencian, Buntut Kemenkum Sebut Guru Tua Diakui Negara sebagai WNI

Kabar Kemenkum mengesahkan Guru Tua telah diakui negara sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) mengingat Gus Fuad Plered telah menyebar dugaan ujaran kebencian.
Rabu, 9 April 2025 - 16:38 WIB
Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua & Gus Fuad Plered
Sumber :
  • Kolase Media Alkhairaat & Instagram/@gusfuadplered

tvOnenews.com - Nama Muhammad Fuad Riyadi alias Gus Fuad Plered sempat mencuri perhatian atas dugaan penghinaan terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua.

Gus Fuad Plered sempat melontarkan ucapan "pengkhianat & mony*t" untuk Guru Tua dalam sebuah perbincangan atau diskusi melalui tayangan channel YouTube pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenkum Sahkan Guru Tua sebagai WNI

Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua
Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua
Sumber :
  • Media Alkhairaat

 

Diskusi Gus Fuad seolah-olah terbantahkan setelah Kementerian Hukum (Kemenkum) RI mengutarakan bahwa, Guru Tua selaku pendiri Alkhairaat memiliki status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah Rakhmat Renaldy menyampaikan, Guru Tua juga sudah diakui negara. Maka dari itu, status kewarganegaraannya tidak perlu dipertanyakan lagi.

"Guru Tua merupakan WNI sah, pengakuan ini telah dikuatkan secara administrasi dan konstitusional oleh negara," ujar Rakhmat Renaldy dalam keterangannya di Palu dikutip, Rabu (9/4/2025).

Rakhmat mengungkapkan, status WNI didapatkan oleh Guru Tua secara resmi pada 18 Juli 2024 lalu. Artinya, pendiri Alkhairaat itu sudah resmi disetujui oleh negara hampir setahun lalu.

Ia menjelaskan, alasan negara mengesahkan status Guru Tua karena tidak lepas dari peran Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Tak hanya itu, ada peran pemerintah daerah bekerja sama dengan Kemenkumham Sulteng untuk mengurus legalitas Guru Tua terkait persoalan kewarganegaraannya yang selalu disorot berbagai pihak.

Pengusulan legalitas itu tertuju ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI.

"Berdasarkan data kependudukan dan dokumen-dokumen yang dimiliki serta dukungan pemerintah daerah, Guru Tua dinilai memenuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya.

Ia melanjutkan dari data tersebut memberikan penghormatan sekaligus pengakuan hak asasi manusia terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006.

Berdasarkan usulan dari Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum resmi mengesahkan status kewarganegaraan Guru Tua.

Beberapa pihak seperti Gubernur Sulawesi Tengah, Wali Kota Palu hingga pemerintah daerah juga sangat antusias mendukung upaya tersebut karena Guru Tua telah memiliki jasa besar.

Bagi mereka, Guru Tua tidak hanya sekadar ulama, tetapi juga menjadi sosok yang bergerak memberikan ilmu di bidang pendidikan, dakwah, serta perjuangan kebangsaan.

"Pengakuan ini adalah bentuk keadilan historis dan penghormatan terhadap tokoh yang telah memberi sumbangsih besar bagi bangsa," ujar Rakhmat.

Nasib Gus Fuad Plered atas Ujaran Kebencian ke Guru Tua

Muhammad Fuad Riyadi alias Gus Fuad Plered
Muhammad Fuad Riyadi alias Gus Fuad Plered
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

 

Status kewarganegaraan itu mengingatkan ucapan Gus Fuad Plered yang sempat gempar dan viral di media sosial.

Diskusi tersebut membahas status kewarganegaraan Guru Tua, sehingga Gus Fuad Plered mempertanyakan apakah pendiri Alkhairaat itu layak dianggap pahlawan nasional.

Namun begitu, ucapannya mendapat pertentangan dari Pengurus Besar (PB) Alkhairaat dan berbagai pihak, khususnya umat Muslim di wilayah Timur Indonesia.

Mereka sangat menyayangkan atas ucapan yang tidak pantas dilontarkan oleh Gus Fuad, karena hanya menimbulkan kegaduhan dan memecah belah persatuan umat.

Sementara, Gus Fuad Plered mengklarifikasi karena berkaitan dengan status kewarganegaraan Guru Tua dipertanyakan, sehingga usulan pahlawan nasional tertunda dari 2006.

"Merespons para kiai-kiai pendukung kajian tesis batalnya nasab Balawi dan pihak-pihak lain terkait yang memperkuat mempertanyakan pernyataan saya tentang pengusulan pahlawan nasional Guru Tua, Idrus bin Salim Al Jufri, di mana kiai-kiai mempertanyakan maksud pernyataan saya yang menyebut istilah monyet itu, saya perlu klarifikasi," klarifikasi Gus Fuad Plered disadur dari kanal YouTube Gus Fuad Channel.

Gus Fuad mengibaratkan usulan tersebut sebagai akal-akalan orang Yahudi saat mengambil salah satu redaksi dari dalil Al-Quran.

"Lalu mereka menyiapkan perangkap di hari Sabtu dan memburunya di hari lainnya, akhirnya Tuhan mengatakan, jadilah kalian semua monyet yang hina," tutur Gus Fuad.

"Kepada pihak-pihak yang terkait saya menyatakan memohon maaf, semata-mata apa yang saya nyatakan tentang usulan pahlawan nasional itu adalah untuk menjaga kewibawaan pemerintah dan dalam upaya menjaga kebesaran nama pahlawan yang telah berjuang kemerdekaan bangsa dan demi ketinggian martabat bangsa Indonesia," sambungnya.

Terkini, nasib Gus Fuad meski sudah mengklarifikasi dan meminta maaf tidak berhenti begitu saja, perkara masih mendapat pertentangan dari berbagai pihak.

Komisariat Wilayah Alkhairaat Sulawesi Tengah, Arifin Sunusi menyampaikan bahwa, Guru Tua telah mempunyai sejarah panjang di wilayah timur, khususnya Sulawesi.

Arifin menuturkan, perjuangan Guru Tua begitu berat karena harus berjuang keras selalu berkutat dengan masyarakat untuk memberikan pendidikan sekaligus berdakwah.

"Sekarang ada orang yang mungkin tidak memiliki informasi, tidak memiliki referensi tentang keberadaan Guru Tua sepanjang hidupnya,  dengan seenaknya saja berbicara di ruang publik, di media sosial menyampaikan, mengungkapkan ujaran kebencian, rasis, penghinaan, merendahkan harkat, martabat, kehormatan dan khususnya kemuliaan seorang ulama, Guru Tua," tegas Arifin Sunusi.

Sementara, ratusan massa dari Konsorsium Pendukung Guru Tua Sulawesi Tenggara melakukan aksi damai di sekitar area Mapolred Konawe pada Selasa, 8 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa aksi tidak diam atas ujaran kebencian dan dugaan penghinaan Gus Fuad Plered terhadap sosok Guru Tua. Bagi mereka, Gus Fuad sudah merendahkan martabat ulama besar dari Sulawesi Tengah.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT