News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumus Doa Habib Novel dari Kisah Nabi Ibrahim: Kunci Terkabulnya Hajat

Habib Novel Alaydrus membagikan rumus doa. Rumus doa ini diambil dari doa Nabi Ibrahim AS. Bagaimanakah rumusnya? Berikut penjelasan lengkapnya.
Minggu, 13 April 2025 - 22:54 WIB
Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus

tvOnews.com - Habib Novel Alaydrus membagikan rumus doa. Rumus doa ini kata Habib Novel Alaydrus diambil dari doa Nabi Ibrahim AS.

Sebagaimana kita tahu, Nabi Ibrahim AS adalah bapak para Nabi. Salah satu anak Nabi Ibrahim yakni Nabi Ismail. Saat Nabi Ismail kecil, Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk meninggalkannya di tengah gurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gurun itu yang kini menjadi kota bernama Mekkah. Lalu rumus doa yang seperti apa yang dimaksud oleh Habib Novel Alaydrus? Berikut penjelasan Habib Novel Alaydrus yang dirangkum oleh tim tvOnenews.com dari YouTube Habib Novel Alaydrus.

“Ketika seseorang berdoa harus ada satu yang dipahami yaitu harus keluar (out of the box) dari pola pikirnya,” ujar Habib Novel.

“Keluar dari sebab akibat,” sambungnya.

Contohnya, ketika Nabi Ibrahim berdoa untuk anak dan istrinya yang ia tinggalkan di tengah gurun, Beliau tidak memikirkan sebab akibatnya.

Namun langsung terikat kepada Sang Pemberi sebab akibat yakni Allah SWT.

“Karena saat itu jelas, sebabnya tidak ada kehidupan , akibatnya kematian,” kata Habib Novel.

Namun meski sebab dan akibatnya jelas, Nabi Ibrahim AS tetap mengikuti perintah Allah SWT dan menyerahkan semuanya kepadaNya.

“Dan Allah SWT kabulkan doa Nabi Ibrahim AS,” jelas Habib Novel.

Maka setiap hamba yang berdoa, sebaiknya ikuti contoh yang diberikan Nabi Ibrahim AS.

Yakinlah bahwa Allah SWT Sebaik-baiknya Pengatur,  Sebaik-baiknya Perencana.

Kisah Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS merupakan seorang yang termasuk dalam golongan ulul azmi yakni seorang nabi yang ketabahannya sangat luar biasa dalam perjuangannya melakukan dakwah.

Sejak lahir hingga akhir hayatnya, kisah Nabi Ibrahim menjadi salah satu wujud ketaatan dan ketauhidan yang sungguh luar biasa. Selain itu, dalam kisah Nabi Ibrahim juga ditemukan sosok nabi, pemimpin, ayah, dan suami yang luar biasa.

Dikisahkan, Nabi Ibrahim dan Siti Sarah menikah sudah puluhan tahun. Namun hingga usia lanjut, keduanya belum juga dikaruniai dengan seorang anak.

Saat itu diriwayatkan, Nabi Ibrahim sudah menginjak usia 85 tahun. Kemudian atas izin Siti Sarah, Nabi Ibrahim akhirnya menikahi Siti Hajar.

Nabi Ibrahim memiliki dua orang anak yakni Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Dari keturunan Nabi Ismail inilah lahir Nabi Muhammad SAW.

Sementara dari dari keturunan Nabi Ishaq  lahir 15 Nabi, salah satunya adalah Nabi Isa. Oleh karena itulah Nabi Ibrahim AS dijuluki bapaknya para Nabi.

Kisah Nabi Ibrahim AS Meninggalkan Siti Hajar dan Anaknya di Tengah Gurun

Suatu hari, turunlah perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim untuk meninggalkan Nabi Ismail AS dan Siti Hajar di suatu tempat.

Kisah ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Dalam riwayatnya, Ibnu Abbas r.a. berkata:

Imam Al Tsa’labi (ahli tafsir, 350-430 H) meriwayatkan, saat itu datanglah perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim agar membawa istri Siti Hajar, dan Nabi Ismail ke tanah Makkah.

Maka berangkatlah Nabi Ibrahim dengan membawa Siti Hajar dan Nabi Ismail yang masih bayi menuju Makkah dengan menggunakan seekor uonta.

Dikisahkan, ketiganya akhirnya tiba di Makkah setelah berminggu-minggu perjalanan. Di tempat dimana Masjidil Haram sekarang berada, berhentilah unta Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim kemudian meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail dengan bekal satu rantang makanan dan minuman. 

Sementara, di sekitar mereka tidak ada tumbuh-tumbuhan dan air mengalir.  Siti Hajar pun mencoba memohon kepada Nabi Ibrahim AS.

Namun karena Nabi Ibrahim AS patuh pada perintah Allah SWT, beliau tetap meninggalkan istri dan anak yang telah dinantinya selama puluhan tahun itu.

Nabi Ibrahim berkata kepada Siti Hajar :

“Bertawakkallah kepada Allah SWT yang telah menentukan kehendak-Nya, percayalah kepada kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya. Dialah yang memerintah aku membawa kamu ke sini dan Dialah yang akan melindungimu dan menyertaimu di tempat yang sunyi ini. Sesungguh kalau bukan perintah dan wahyunya, tidak sesekali aku tergamak (bimbang) meninggalkan kamu di sini seorang diri bersama puteraku yang sangat ku cintai ini. Percayalah wahai Hajar bahwa Allah Yang Maha Kuasa tidak akan menelantarkan kamu berdua tanpa perlindungan-Nya. Rahmat dan barakah-Nya akan tetap turun di atas kamu untuk selamanya, insya-Allah.”

Setelah mendengar kata-kata itu, Siti Hajar melepaskan genggamannya. Nabi Ibrahim akhirnya meninggalkan Makkah menuju kembali ke Palestina.

Selama perjalanannya, Nabi Ibrahim memohon kepada Allah SWT untuk perlindungan, rahmat dan barakah serta kurniaan rezeki bagi Ismail dan Siti Hajar yang ia tinggalkan di tempat terasing itu. 

Berikut doa Nabi Ibrahim yang tercantum dalam surat Ibrahim ayat 37.

“Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizki mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)

Allah SWT akhirnya mengabulkan doa Nabi Ibrahim AS tersebut dengan mengirimkan Malaikat Jibril dan muncullah air zamzam.

Setelah itu mendatangkan suku yang akhirnya menemani Siti Hajar dan Nabi Ismail di tengah gurun. Gurun itu kini menjadi tempat yang kini disebut Masjidil Haram.

Itulah rumus doa yang dapat diambil hikmahnya dari kisah Nabi Ibrahim AS. Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama atau pendakwah atau ahli agama Islam. Hal itu senantiasa membuat Anda mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 zodiak karier makin bersinar besok 30 September 2026. Gemini, Virgo, Libra, Capricorn, dan Sagittarius punya peluang kerja menarik.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT