News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Perjalanan Mualaf Putra Altar, Malam Semarakkan Natal Paginya Sudah Peluk Agama Islam karena Perkara ini

Mantan Putra Altar asal Pagerharjo ini menceritakan kisah perjalanan mualaf dan resmi memeluk agama Islam di pagi hari setelah malam harinya merayakan Natal.
Minggu, 20 April 2025 - 22:48 WIB
Mantan putra Altar asal Pagerharjo, Toto cerita kisah mualaf dan peluk agama Islam setelah merayakan Natal di malam hari
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Wakaf TV

tvOnenews.com - Kisah seorang mantan putra Altar bernama Toto memiliki perjalanan spiritual menjadi mualaf yang unik.

Toto selaku mantan putra Altar asal Pagerharjo memutuskan mualaf di pagi hari setelah merayakan Natal di malam harinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana kisah Toto sebagai mantan putra Altar dari Pagerharjo bisa menjadi mualaf? Simak di bawah ini!

Perjalanan Spiritual Mantan Putra Altar

Mantan putra Altar, Toto pilih mualaf dan peluk agama Islam perkara ini
Mantan putra Altar, Toto pilih mualaf dan peluk agama Islam perkara ini
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTUbe Wakaf TV

Ā 

Dilansir tvOnenews.com dari sesi perbincangan di kanal YouTube Wakaf TV, Minggu (20/4/2025), Toto mulanya menceritakan lebih dulu perjalanan spiritual hidupnya.

Toto mengaku sebelum mualaf menjadi non-Muslim yang taat. Terlebih lagi, ia merupakan anak dari Putra Altar.

Ketika bercokol di bangku kelas 1 SMA pada 1999 silam, Toto harus hidup du tengah keluarga yang menjunjung tinggi toleransi.

Keluarga Toto sebenarnya tidak hanya menganut satu agama, tetapi sangat beragam. Dari contoh kecilnya adalah sang ayah memegang keyakinan agama Katolik, sedangkan ibunya adalah Islam.

Saat menginjak usia 14 tahun, Toto sebenarnya sudah diajak oleh sang ayah agar menjadi Muslim, walaupun ayahnya menganut kepercayaan agama Katolik.

Ajakan tersebut membuat Toto selalu sedih betapa sayangnya sang ayah agar anaknya bisa memeluk agama Islam dan menjadi Muslim yang taat kepada Allah SWT.

"Sebelumnya saya menangis ketika ingat dengan bapak saya ayah saya waktu itu dengan ikhlas dengan tulus mengajak kami sekeluarga dan beberapa saudara itu untuk hijrah atau memeluk agama Islam," ujar Toto.

"Pada waktu itu saya masih berusia sekitar berapa ya, kira-kira 13 atau 14 tahun," sambung dia.

Lebih lanjut, Toto mengakui ajakan ayahnya masih diabaikan karena hatinya sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan untuk memeluk agama Islam.

Terlepas dari itu, berbagai kebaktian di gereja menjadi kegiatan yang sangat ditekuni olehnya saat masih menjadi anak kecil.

"Pada waktu itu saya ketika diajak oleh bapak saya, batin saya itu untuk tidak ikut mengikuti ayah saya atau keluarga saya untuk memeluk agama Islam dikarenakan pada waktu itu saya sangat aktif sekali di gereja," jelasnya.

Toto melanjutkan bahwa, kesibukannya di gereja mengantarkan dirinya dinobatkan sebagai Putra Altar atau Misdinar, sehingga sangat sulit bisa masuk agama Islam.

"Saya sudah sering melayani Romo dari Paroki dan lain sebagainya kemudian saya juga sudah sering mengiringi koor di semua perayaan-perayaan," terangnya.

"Karena kebetulan saya pada waktu itu bisa memainkan alat musik karena di gereja itu kan identik dengan bernyanyi atau namanya koor gitu ya," lanjutnya lagi.

Mualaf setelah Perayaan Natal

Bergeser ke pembahasan mualaf, Toto mengatakan dirinya memeluk agama Islam terjadi pada tahun 1999.

Toto mengucapkan dua kalimat syahadat pada 26 Desember 1999. Uniknya, ia merayakan Natal tepat pada 25 Desember 1999.

"Tanggal 25 di bulan Desember tahun 1999 itu, malam hari saya masih merayakan Natal bersama keluarga, tapi di tanggal 26-nya kita sudah bersama-sama mengikuti syahadat di sebuah masjid di Pagerharjo," ungkap Toto.

Terkait statusnya menjadi Putra Altar, kata dia, dirinya memang sudah menjalani pembaptisan karena sebuah pedukuan di Suren seabgai pusat kegiatan berbasis agama Katolik.

Namun, hal tersebut harus menghilang begitu saja setelah melalui waktu berpikir yang tidak sebentar.

Dalam suatu waktu, Toto mulai merasakan keresahannya karena harus hidup di tengah perbedaan agama di dalam keluarganya.

Menurut Toto, ada kejanggalan dalam keluarganya mengapa ia harus hidup di antara dua agama yang berbeda dianut oleh kedua orang tuanya.

Toto bahkan membandingkan dan merasa iri mengapa keluarga lainnya sangat kompak menganut satu agama, sedangkan kedua orang tuanya menganut kepercayaan agama yang berbeda.

Pada akhirnya, Toto bersama keluarganya sangat kompak memutuskan mualaf dan mengucapkan dua kalimat syahadat di Pagerharjo setelah di malam harinya berpesta untuk menyemarakkan Natal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemungkinan adalah hidayah dari Allah, kemudian karena permintaan dari ibu saya, saya kemudian mengikuti jejak orang tua dan keluarga untuk bersama-sama masuk ke Islam," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Zinedine Zidane Ikut Berselebrasi usai Michael Olise Cetak Gol Kemenangan Prancis atas Belgia

Alasan Zinedine Zidane Ikut Berselebrasi usai Michael Olise Cetak Gol Kemenangan Prancis atas Belgia

Zinedine Zidane ikut berselebrasi dalam gol kemenangan Prancis atas Belgia yang diukir oleh Michael Olise. Sang pelatih Timnas Prancis mengaku ingin ambil bagian dalam perayaan.
Namanya Menggema di GBK, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Siap Comeback ke Timnas Indonesia

Namanya Menggema di GBK, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Siap Comeback ke Timnas Indonesia

Nama Shin Tae-yong kembali mencuat setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia. STY pernah menegaskan dirinya terbuka kembali melatih Garuda jika ditawari PSSI.
Sekalipun Timnas Indonesia Menang Atas Bangladesh, Skuad Garuda Berpotensi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Hal Ini

Sekalipun Timnas Indonesia Menang Atas Bangladesh, Skuad Garuda Berpotensi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Hal Ini

Timnas Indonesia belum aman untuk ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan atas Bangladesh pada laga terakhir belum cukup mengantar Garuda ke partai puncak.
Ternyata Ini Alasan KM Virgo Belum Juga Diangkat ke Permukaan, Kemenhub Tegur Keras Pihak Asuransi P&I

Ternyata Ini Alasan KM Virgo Belum Juga Diangkat ke Permukaan, Kemenhub Tegur Keras Pihak Asuransi P&I

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan kabar duka, atas tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Kini kabar terbarunya dari Kemenhub.
Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Oknum Guru yang Viral Diduga Rekam Bawah Rok Siswi di Subang, Desak Pelaku Diberi Efek Jera

Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Oknum Guru yang Viral Diduga Rekam Bawah Rok Siswi di Subang, Desak Pelaku Diberi Efek Jera

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) murka hingga minta polisi hukum oknum guru SMPN 2 Pagaden, Subang yang viral diduga merekam bawah rok siswi SMAN 1 Pagaden.
Diharapkan Bisa Sehebat Megawati Hangestri, Zhong Hui Bicara Jujur soal Target Besarnya Bersama Red Sparks

Diharapkan Bisa Sehebat Megawati Hangestri, Zhong Hui Bicara Jujur soal Target Besarnya Bersama Red Sparks

Red Sparks memasuki musim baru Liga Voli Korea 2026/2027 dengan sosok berbeda di slot pemain kuota Asia tanpa Megawati Hangestri. Ini target besar Zhong Hui.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT