News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Memajang Foto Keluarga di Rumah Sebenarnya Haram atau Tidak? Buya Yahya Jelaskan soal Pendapat Ulama

Buya Yahya mengambil penjelasan dari pandangan ulama terkait hukum memajang gambar atau foto keluarga di dinding rumah dikatakan sesuatu yang sifatnya haram.
Senin, 21 April 2025 - 02:33 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif biasa disapa Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Rumah tidak sekadar menjadi tempat tinggal, tetapi juga mengabadikan foto keluarga agar selalu dikenang dan menciptakan keluarga yang harmonis.

Foto keluarga di dinding rumah biasanya juga berguna untuk mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, hingga semakin menyayangi keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ada beberapa orang termasuk dari ulama mengatakan bahwa hukum memajang foto atau gambar bernuansa keluarga di rumah dianggap haram.

Ada juga sebagian lainnya menganggap kalau memajang foto keluarga di dinding rumah tidak masalah, selama tak mengandung syirik dan hanya hiasan untuk dijadikan kenangan.

Terkait perbedaan pendapat ini, Buya Yahya mengupas tuntas persoalan hukum memajang foto di rumah.

Hukum Memajang Foto Keluarga di Rumah

Ilustrasi persiapan memajang gambar atau foto keluarga di dinding rumah
Ilustrasi persiapan memajang gambar atau foto keluarga di dinding rumah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Senin (21/4/2025), Buya Yahya memperoleh pertanyaan dari jemaahnya soal larangan dari ulama mengenai foto keluarga dipajang di rumah.

"Di rumah ada foto keluarga, tapi keluarga saya masih ragu-ragu buat majang foto keluarga tersebut di dinding rumah, karena pernah mendengar suatu pendapat dari ulama bahwasanya ketika di rumah dipasangi satu foto itu katanya malaikat rahmat tidak masuk," ujar seorang jemaah laki-laki kepada Buya Yahya.

Jemaah laki-laki tersebut juga membandingkan soal pendapat yang membolehkan foto keluarga dipajang di rumah.

Dengan santainya, Buya Yahya menjawab pertanyaan jemaahnya terkait ulama yang melarang jangan ada foto keluarga terpajang di rumah.

"Betul, bahwa memajang gambar bahasanya menjadikan malaikat rahmat tidak masuk, akan tetapi gambar yang diharamkan," jawab Buya Yahya.

Lantas, bagaimana hukum memajang foto yang bergambar keluarga dan bukan sesuatu yang haram? Buya Yahya mengatakan ada pembahasan terkait gambar diharamkan dan diperbolehkan dalam agama Islam.

Pendakwah bernama asli KH Yahya Zainul Ma'arif itu menerangkan dalam agama Islam, foto atau gambar terbagi menjadi lima model.

Buya Yahya menjelaskan model yang pertama adalah gambar yang sifatnya halal secara mutlak asalkan jangan berbentuk binatang atau bernyawa.

"(foto) patung pohon kurma, pohon pisang, pohon ini sebenarnya itu mutlak halal dan tak menjadikan malaikat pergi dari tempat kita," jelasnya.

Model gambar kedua yang bersifat keharamannya mutlak dan memang sangat dilarang. Ciri-cirinya adalah gambar sesuatu yang bernyawa dan berbentuk patung maupun sejenisnya.

"Nah itulah yang menjadikan malaikat rahmat tidak masuk ke rumah kita yang haram mutlak tadi," tuturnya.

Kemudian, Buya Yahya merincikan model yang ketiga masih berkaitan gambar yang mengandung unsur bernyawa.

"Yang ketiga, khilaf di antara para aimmah (imam), yaitu gambar dari sesuatu yang bernyawa tapi tidak berbentuk, misalnya lukisan burung unta dan sebagainya," terangnya.

"Lukisan dari sesuatu yang bernyawa ini khilaf dari para aimmah, kebanyakan mengatakan tidak haram karena selagi tidak berbentuk seandainya ditiupkan ruh enggak akan hidup," lanjut dia.

Buya Yahya memahami model ketiga ini mendapat pertentangan dari beberapa ulama yang mengharamkan lukisan bernyawa tetapi tidak berbentuk.

Menurut Buya Yahya, sejumlah ulama termasuk dari mereka di negara bukan mayoritas Islam sangat keras dalam urusan gambar atau lukisan berbentuk foto yang dipajang di rumah.

"Kita tidak boleh mencaci dan mengolok. Akan tetapi, ada dulu kita pernah punya kenalan dan sahabat seorang dosen dan guru, mereka punya agama Hindu tidak mungkin bawa patung ke mana-mana dan mereka punya gambar atau foto patung untuk ibadahnya," paparnya.

Walau demikian, Buya Yahya mengambil dari perspektif mayoritas ulama yang membolehkan model ketiga tersebut atau tak berbentuk meskipun bernyawa, dengan catatan tidak syirik.

"Gambar (dilarang) sesuatu yang diagungkan sebagai tuhan oleh agama lain atau bukan membuka aurat. Nanti lukisan yang buka aurat enggak boleh juga, ini ada rambu-rambunya," tegasnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menerangkan model gambar yang keempat hasil foto dari fotografer tidak menjadi masalah, dengan catatan tak ada unsur pornografi dan sesuatu yang haram.

"Ini boleh di saat bukan ada aurat yang membangkitkan syahwat dan seterusnya, maka fotografer kebanyakan mengatakan itu boleh dengan peringatan jangan ada yang seperti unsur tadi," imbuhnya.

Buya Yahya menerangkan model kelima identik gambar yang bernyawa dan berbentuk diperbolehkan, dengan catatan hanya untuk menjadi mainan anak kecil.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu mengibaratkan mengapa adanya boneka yang bentuknya bisa sesuatu bernyawa. Menurutnya, tidak ada masalah kalau sebagai mainan anak kecil.

"Kalau sudah gede atau dewasa hukum boneka menjadi haram. Maka seorang suami ngasih hadiah ke istrinya berupa boneka enggak boleh, tapi kalau kasih ke anak kecilnya boleh," tuturnya.

Pendakwah kelahiran 10 Agustus 1973 itu menjelaskan, alasannya adalah boneka tersebut untuk memberikan pendidikan, sekaligus melatih kemandirian anak kecil mempersiapkan setelah dewasa.

Perihal foto keluarga di rumah, Buya Yahya mengatakan hal tersebut masuk dalam model kelima dengan catatan harus melihat bentuknya apakah haram atau halal.

"Kalau patung ayahmu (di foto keluarga), ini nanti ada bab akhlak dan masalah kehormatan, misalnya adik, kakak perempuanmu, ibundamu masa dipajang ramai-ramai begitu, ini masalah kemuliaan diri," bebernya.

Menurut Buya Yahya, memajang foto di rumah meskipun bergambar keluarga harus mengikuti etika dan adab, minimal harus mendapat persetujuan dari pihak yang berkaitan.

"Biarpun boleh fikihnya memajang fotonya, dia akan marah, kenapa? Dia punya cemburu tidak ingin istrinya dipamerkan, tidak mungkin anak putrinya dipamerkan," sebutnya.

Jika melihat dari pengalamannya, Buya Yahya mengatakan tidak semua orang memiliki hobi memajang foto keluarganya.

Akan tetapi, memajang foto tidak ada masalah jika gambar yang akan dikenang diabadikan di dalam rumah, bukan di depan atau luar ruangan rumahnya.

"Tinggal golongan kita ini yang mana, kalau golongan keluarga kita adalah yang biasa-biasa itu sebenarnya biasa, walaupun sebagian orang yang tidak mau dengan foto itu," katanya.

"Ini sah, itu masalah kemuliaan keluarga. Maka, alangkah baiknya foto keluarga jika ada anak perempuan dan istrinya tidak dipajang untuk dilihat semua orang," tutupnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mau Lihat Produk Kerajinan Jabar Paling Keren? Yuk Datang ke Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026

Mau Lihat Produk Kerajinan Jabar Paling Keren? Yuk Datang ke Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026

Beragam produk kerajinan dari Jawa Barat bakal ditampilkan dalam acara Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 di Trans Studio Mall pada 26 - 28 Juni 2026.
Diduga Terlibat Penyelewengan BBM Subsidi, Truk Tangki Pertamina Disegel Polisi di Banyuwangi

Diduga Terlibat Penyelewengan BBM Subsidi, Truk Tangki Pertamina Disegel Polisi di Banyuwangi

Sudah tiga hari terakhir sebuah truk tangki milik Pertamina tertahan di SPBU 54.684.15 Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Hasil Piala Dunia 2026: Dramatis Kalahkan Kongo, Kolombia Resmi Lolos ke Babak 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Dramatis Kalahkan Kongo, Kolombia Resmi Lolos ke Babak 32 Besar

Kolombia berhasil memastikan tiket lolos ke babak 32 besar usai menang 1-0 atas RD Kongo di laga lanjutan Grup K Piala Dunia 2026, yang berlangsung di Stadion Guadalajara pada Rabu (24/6/2026).
19 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Masih Dirawat di Tanah Suci, 81 Meninggal Dunia

19 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Masih Dirawat di Tanah Suci, 81 Meninggal Dunia

Sebanyak 19 jemaah haji Debarkasi Surabaya masih belum dapat pulang ke Indonesia karena harus menjalani perawatan medis di rumah sakit di Tanah Suci.
Ada Cerita Lain di Balik Grand Final PFL 2026, Pelaku Usaha Mikro Ikut Panen Peluang

Ada Cerita Lain di Balik Grand Final PFL 2026, Pelaku Usaha Mikro Ikut Panen Peluang

Grand Final Pro Futsal League (PFL) 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antartim di lapangan.
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Langka di Piala Dunia, Ukir Sejarah yang Belum Pernah Diraih Lionel Messi dan Pemain Mana Pun

Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Langka di Piala Dunia, Ukir Sejarah yang Belum Pernah Diraih Lionel Messi dan Pemain Mana Pun

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa namanya layak ditempatkan di jajaran legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Portugal itu mencatatkan rekor baru di Piala Dunia, yang tak mampu dicetak oleh pemain manapun termasuk Lionel Messi.

Trending

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 25 Juni 2026: Leo Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 25 Juni 2026: Leo Panen Proyek Emas

Pada tanggal 25 Juni 2026, sejumlah zodiak diprediksi mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam aspek keuangan. Siapa zodiak yang paling bercuan deras?
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Taufik Hidayat Ditahan di Sel Khusus Seorang Diri dan dipantau CCTV, Polisi Juga Bakal Lakukan Tes Kejiwaan

Taufik Hidayat Ditahan di Sel Khusus Seorang Diri dan dipantau CCTV, Polisi Juga Bakal Lakukan Tes Kejiwaan

Terungkapnya dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dialami YTR (29) selama bertahun-tahun membuat polisi tidak hanya fokus pada aspek pidana.
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Jawaban Santai Pelaku Penyekapan Wanita di Cileunyi saat Digiring Jadi Sorotan, Hanya Ucap Dua Kata kepada Polisi

Jawaban Santai Pelaku Penyekapan Wanita di Cileunyi saat Digiring Jadi Sorotan, Hanya Ucap Dua Kata kepada Polisi

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung kini memasuki babak baru. Jawaban santai Taufik Hidayat jadi sorotan.
Pengakuan Taufik Hidayat Usai Ditangkap: Umbar Penyesalan Serta Dalih Mabuk Saat Siksa YTR

Pengakuan Taufik Hidayat Usai Ditangkap: Umbar Penyesalan Serta Dalih Mabuk Saat Siksa YTR

Setelah berhasil ditangkap usai menjadi buronan, Taufik Hidayat (30) akhirnya mulai mengungkap pengakuannya kepada penyidik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT