GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Berteman dengan Amalan ini, Cara Terbaik Dikepung Rezeki dan Penolong dari Siksa Kubur Pesan Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan cara terbaik mendapat rezeki setiap hari dan selamat dari siksa kubur hanya menjadikan amalan ini teman di dunia.
Rabu, 23 April 2025 - 12:54 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Camp Sholawat

tvOnenews.com - Cara mendapatkan rezeki dengan mudah dan terhindar dari siksa kubur, salah satunya hanya menjadikan amalan ini sebagai teman di dunia.

Dalam semasa hidupnya, almarhum Syekh Ali Jaber pernah memberikan pesan kalau berteman dengan satu amalan ini, maka Allah SWT akan melimpahkan rezeki dan menjauhkan hamba-Nya dari siksa kubur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, rezeki dan siksa kubur menjadi pusat perhatian umat Muslim, sehingga Syekh Ali Jaber membagikan amalan pamungkas ini.

Syekh Ali Jaber menganjurkan umat Muslim harus menjunjung tinggi amalan dahsyat tersebut, karena rezeki adalah suatu kebutuhan yang diharapkan oleh mereka.

Di sisi lain, Syekh Ali Jaber juga tidak menginginkan semua umat Muslim mendapatkan siksa kubur setelah mengalami kematian.

Dalam hal ini, seperti apa amalan mampu memberikan rezeki dan cara terbaik membekali diri terhindar dari siksa kubur? Simak penjelasan Syekh Ali Jaber.

Amalan Pembawa Rezeki dan Terhindar Siksa Kubur

Ilustrasi membaca Al-Quran
Ilustrasi membaca Al-Quran
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dilansir tvOnenews.com dari video short channel YouTube MBSA NEWS, Rabu (23/4/2025), Syekh Ali Jaber menerangkan tentang amalan sebagai pembekalan rezeki dan menolong dari siksa kubur.

Dalam suatu ceramah, Syekh Ali Jaber lebih dulu menerangkan rezeki setiap umat manusia sudah diatur oleh Allah SWT.

Dikutip dari Quran Kemenag RI, sebagaimana dalam dalil Al-Quran khususnya dari redaksi Surat Hud Ayat 6 tentang ketetapan rezeki makhluk hidup, Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

Artinya: "Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauhulmahfuz)." (QS. Hud, 11:6).

Walau demikian, rezeki akan mengguyur kepada seorang hamba yang beriman dengan cara bertawakal dan berikhtiar dalam mencari keberkahan hidupnya.

Oleh karena itu, Syekh Ali Jaber menjamin, amalan yang wajib dijadikan teman selama di kehidupan, yakni dengan menyematkan Al-Quran di dalam hati.

"Wallahi jemaah sekalian, yang bersama Al-Quran tidak akan merugi. Berkah rezekinya, berkah umurnya, terjamin kebahagiaan," ujar Syekh Ali Jaber.

Mantan Imam Besar Masjidil Haram itu memahami betul penyematan Al-Quran sangat berat dilakukan. Terlebih lagi, seiring perkembangan zaman, sudah banyak orang mukmin mulai melupakan Al-Quran.

Syekh Ali Jaber meyakini, orang yang menjadikan Al-Quran sebagai teman di hidupnya, maka sudah memenuhi salah satu permintaan dari Allah SWT.

"Allah Subhanahu wa ta'ala hanya minta satu, yakni berkenan bersama Al-Quran di dunia," pesan Syekh Ali Jaber.

Selain rezeki dan kebahagiaan, kata Syekh Ali Jaber, seorang mukmin yang melakukan hal tersebut akan menjadi tameng dari kesesatan di dunia.

Kemudian, Al-Quran juga akan menjadi teman di alam kubur, sebagaimana keistimewaan dampak dari mengamalkan Al-Quran di sepanjang hidupnya.

"Kalau pun saya mati, (Al-Quran) akan menemani kita saat sakaratul maut, akan temani kita di kuburan untuk membela (dari siksa kubur), akan menemani kita saat dibangkitkan oleh Allah," jelasnya.

Bagi Syekh Ali Jaber, tidak ada seorang pun yang bisa selamat dari siksa kubur karena hal tersebut menjadi gambaran dalam menuju akhirat.

Syekh Ali Jaber kembali mengingatkan, hal yang mampu menemani manusia setelah meninggal dunia, hanyalah amal jariyah, ibadah, dan mengamalkan Kitab Suci Al-Quran.

Lebih lanjut, ulama besar kelahiran asal Madinah ini menjelaskan, keistimewaan Al-Quran lainnya ketika proses penghisaban di Padang Mahsyar.

Saat di Padang Mahsyar, seluruh umat manusia akan berkumpul setelah kembali dibangkitkan dari kuburnya oleh Allah SWT.

Mereka akan berada dalam kondisi tidak mengenakan pakaian atau telanjang, tidak berkhitan, bahkan sama sekali tak menggunakan alas kaki.

Jarak matahari hanya sejengkal kepala dan memberikan cuaca panas yang begitu ekstrem. Salah satu cara menyelamatkan saat menuju jembatan Shiratal Mustaqim adalah mengamalkan Al-Quran.

"(Al-Quran) akan menemani kita saat berjalan di atas Shiratul Mustaqim yang sangat tipis dan panjang, bahkan kejam jalanannya," terangnya.

Dengan gaya ceramahnya yang menyentuh hati, Syekh Ali Jaber menjelaskan, Al-Quran juga akan menemani orang beriman selama berada di surga.

"Begitu sampai ke surga, apakah Al-Quran melepas? Tidak akan melepas sama sekali. Al-Quran masih berkenan, padahal kita hanya cuma sekali berteman sama Al-Quran di dunia," tuturnya.

Dari sejumlah keistimewaan itu, Syekh Ali Jaber tidak bisa berkata-kata lagi mengapa Al-Quran begitu dahsyat, walaupun hanya benda berbentuk buku tetapi keutamaannya sangat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Begitu luar biasa panjangnya bertemanan sama kita sampai ke surga, bahkan akan temani kita masuk surga," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpegang teguh kepada satu hal untuk menghadapi Bulgaria. Skuad Garuda diharapkan mampu tampil kuat sejak awal.
Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia Veda Ega Pratama bernasib sial setelah mengalami kecelakaan hingga akhirnya tak bisa menyelesaikan balapan.
Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Kabar meninggalnya seorang dokter karena campak, membuat masyarakat harus lebih aware terhadap kesehatan diri dan anak.
Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menaruh kesan mendalam terhadap atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah melakoni laga debutnya.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan di balik keputusannya memasukkan nama Jens Raven dalam skuad terbaru skuad Garuda.

Trending

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Meski menang telak 10-2 atas Kepulauan Solomon, Bulgaria justru mendapat kritik pedas dari publik sendiri jelang final FIFA Series 2026 kontra Timnas Indonesia.
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

Bahkan ketika di masa Aleksandar Dimitrov bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk Ivan Kolev, duo pelatih Bulgaria ini memaksimalkan tenaga pemain lokal untuk tampil di Piala Asia 2007. 
Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

​​​​​​​Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

​​​​​​​Kades Sabajaya mengaku khawatir ke Dedi Mulyadi soal narasi medsos yang melencengkan kasus Ustaz Karawang, ini fakta sebenarnya di balik kejadian tersebut.
Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Gelaran FIFA Series 2026 turut menarik perhatian mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev. Ia berharap Timnas Bulgaria mampu meraih hasil maksimal di turnamen
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT