GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia, Ternyata Pernah Jadi Petugas Kebersihan hingga Tukang Pukul di Klub Malam

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus pernah menjadi petugas kebersihan dan tukang pukul di klub malam atau bar di pinggiran Roma pada 2013 silam.
Minggu, 27 April 2025 - 19:51 WIB
Paus Fransiskus
Sumber :
  • Akbar Nugroho Gumay-Antara

tvOnenews.com - Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus pernah menjadi petugas kebersihan dan tukang pukul di klub malam atau bar di pinggiran Roma terjadi jauh sebelum meninggal dunia.

Kisah perjalanan Paus Fransiskus pernah melakukan dua pekerjaan ini menarik dibahas. Sebab, kabar beliau meninggal dunia masih menyimpan duka bagi umat Katolik se-dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) siang hari WIB. Pemimpin umat Katolik dunia itu wafat di kediamannya di Vatikan.

Kabar Paus Fransiskus wafat mengingatkan keteladanan yang dimiliki sang pemimpin umat Katolik itu masih menjadi inspirasi bagi seluruh umat di dunia.

Lantas, seperti apa kisah Paus Fransiskus dari menjadi petugas kebersihan sampai tukang pukul di klub malam? Simak baik-baik di bawah ini!

Cerita Paus Fransiskus Jadi Petugas Kebersihan dan Tukang Pukul di Bar

Paus Fransiskus
Paus Fransiskus
Sumber :
  • Reuters

 

Dilansir dari laporan harian Vatikan, L'Osservatore Romano, Paus Fransiskus saat itu menyempatkan sebuah kunjungan ke sebuah gereja di pinggiran Roma.

Menurut kabar dari Philly, Paus Fransiskus mengunjungi Gereja San Cirillo Alessandrinoa yang berlangsung selama empat jam di dekat Roma pada Minggu (1/12/2013) silam.

Ketika di Gereja di pinggiran Roma itu, Paus Fransiskus menceritakan perjalanan hidupnya, baik dari hobi hingga catatan kariernya yang masih belum dikenal oleh khalayak.

"Selain pernah jadi tukang sapu dan asisten di laboratorium kimia saat remaja, Paus Fransiskus juga mengungkap dia pernah jadi tukang pukul (bouncer)," demikian kabar dari Philly dalam keterangan resminya.

Paus Fransiskus menyampaikan karier di masa lalunya saat di depan paroki kelas pekerja atau biarawan yang berkumpul di Gereja San Cirillo Alessandrinoa.

Berdasarkan pengakuan tersebut, hal ini membuktikan bahwa, Paus Fransiskus pernah bekerja sebagai tukang sapu atau petugas kebersihan dan tukang pukul di klub malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merujuk dari laporan harian Italia, Gazzetta del Sud dan Telegraph, pria bernama Jorge Mario Bergoglio muda itu uniknya menjadi tukang pukul di klub malam yang terletak di Buenos Aires.

Paus Fransiskus menjalani profesi tersebut ketika masih muda, tepatnya saat berstatus sebagai mahasiswa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT