News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Anggap Sepele! Sering Fantasi Seks dengan Wanita Lain Saat Sudah Menikah Hukumnya Tetap…

Fantasi seks membayangkan wanita lain saat berhubungan dengan istri ternyata tetap berdosa dalam Islam. Buya Yahya ungkap hukum lengkapnya, jangan anggap sepele
Minggu, 27 April 2025 - 22:06 WIB
ilustrasi hubungan intim suami istri
Sumber :
  • pexels

tvOnenews.com - Berhubungan intim adalah hal yang lumrah dan menjadi kebutuhan dalam rumah tangga.

Dalam ajaran Islam, hubungan suami istri tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga untuk mempererat kasih sayang dan menciptakan ketentraman dalam rumah tangga.

Namun, muncul sebuah pertanyaan penting yang perlu diperhatikan: bagaimana jika seorang suami atau istri berhubungan intim, namun dalam pikirannya membayangkan sosok orang lain?

Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya memberikan penjelasan tegas mengenai hukum suami yang mengkhayalkan wanita lain saat bersetubuh dengan istrinya.

"Jadi tidak dihukumi zina dan tidak kena hakimi secara zohir, akan tetapi dalam niatnya adalah niatnya dalam berzina di hadapan Allah berdosa," kata Buya Yahya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menegaskan bahwa perilaku tersebut tetap dinilai dosa meski tidak tampak secara fisik.

Buya Yahya

Oleh karena itu, seseorang yang melakukannya harus segera bertobat kepada Allah SWT.  

"Tinggal bertobat antara dia dengan Allah, dan tinggal istigfar yang banyak selesai," lanjut Buya Yahya.

Mengkhayal wanita lain ketika berhubungan dengan istri dianggap sebagai bentuk pelanggaran yang tersembunyi.

Meskipun tidak ada bukti fisik layaknya perbuatan zina, namun niat dalam hati tersebut tetap dicatat oleh Allah sebagai dosa.

Buya Yahya menekankan pentingnya menjaga hati dan pikiran bahkan di saat-saat paling pribadi sekalipun.

"Maka melanggar dan kekurang ajar inilah ditutup dengan istigfar," ujar Buya Yahya menambahkan.

Dalam Islam, setiap anggota tubuh manusia memiliki potensi untuk berbuat dosa, termasuk hati dan pikiran.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah menetapkan jatah zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkannya dan tidak bisa dihindari: Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa zina tidak hanya terjadi dengan perbuatan fisik, melainkan juga melalui pandangan, ucapan, bahkan hayalan dalam hati.

Zina hati terjadi ketika seseorang membayangkan hal-hal yang diharamkan, yang membangkitkan syahwat terhadap orang yang bukan pasangan halalnya.

Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu." (HR. Ahmad)

Dengan demikian, membayangkan wanita lain saat berhubungan intim dengan pasangan sah tetap masuk dalam kategori zina hati.

Meski fisik tidak melakukan perselingkuhan, namun dosa tetap tercatat karena melibatkan niat dan fantasi syahwat yang menyimpang dari ajaran Islam.

Buya Yahya mengingatkan bahwa mengkhayal wanita lain saat berhubungan dengan istri berpotensi menodai kesucian hubungan suami istri.

Hubungan yang seharusnya dilandasi rasa cinta, kasih sayang, dan keberkahan, justru ternodai dengan pikiran yang kotor dan dosa tersembunyi.

Jika hal ini terus dibiarkan, dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan mengurangi keberkahan dalam kehidupan berumah tangga.  

Hubungan intim yang dilakukan dengan penuh cinta kepada pasangan halal akan bernilai ibadah.

Namun sebaliknya, hubungan yang diwarnai dengan fantasi haram bisa menyebabkan berkurangnya pahala bahkan berubah menjadi dosa.

Karena itu, penting bagi setiap muslim untuk menjaga pandangan dan pikiran, serta memperkuat rasa syukur terhadap pasangan yang telah Allah anugerahkan.

Allah memerintahkan untuk menundukkan pandangan, menjaga kesucian hati, dan memperbanyak istigfar ketika pikiran mulai melenceng.

Menjaga kesucian pikiran saat berhubungan intim dengan pasangan adalah bentuk ketakwaan.

Ini menunjukkan rasa hormat terhadap pasangan dan terhadap ikatan suci pernikahan yang diridhai Allah SWT.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral