News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pembangunan Ka'bah di Masa Muda Nabi Muhammad SAW: Ketika Hajar Aswad Jadi Sengketa

Ka'bah bukan sekadar simbol agama Islam namun di balik kemegahannya, terdapat sejarah panjang yang sarat makna, pengorbanan, dan petunjuk ilahi. Berikut kisah pembangunan ka'bah di masa Nabi Muhammad SAW.
Rabu, 30 April 2025 - 13:46 WIB
Ilustrasi -Jamaah melakukannya tawaf mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Ka'bah, bangunan berbentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, adalah pusat spiritual umat Islam di seluruh dunia. Setiap hari, jutaan Muslim menghadap Ka'bah dalam shalat mereka. Namun, di balik kemegahannya, terdapat sejarah panjang yang sarat makna, pengorbanan, dan petunjuk ilahi.

Ka'bah bukan sekadar simbol agama Islam, tapi merupakan bangunan yang pertama kali ditinggikan atas perintah Allah SWT oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

وَاِذْ يَرْفَعُ اِبْرٰهٖمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَاِسْمٰعِيْلُۗ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Artinya: (Ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 127)

Setelah itu, Ka'bah kembali dibangun di zaman Nabi Muhammad SAW. Kala itu Baginda Rasul ketika usia 35 tahun dan sudah menikah dengan Siti Khadijah RA.

Berikut kisah lengkap Rasulullah SAW membangun Ka’bah dan menyelesaikan pertikaian antara para kabilah yang ada di suku Quraisy saat itu, dilansir tvOnenews.com dari buku Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri.

Pembangunan Ka’bah di masa Nabi Muhammad SAW ini dikarenakan kondisi fisiknya sebelum itu hanyalah berupa tumpukan-tumpukan batu-batu berukuran di atas tinggi badan manusia.

Adapun saat itu Ka’bah setinggi 9 hasta sejak dari masa Ismail AS dan tidak memiliki atap. Sehingga yang tersimpan di dalam Ka’bah dapat dicuri oleh segerombolan pencuri.

Di samping itu, karena merupakan sebuah peninggalan sejarah yang berumur tua, Ka’bah sering diserang oleh pasukan berkuda sehingga merapuhkan bangunan dan merontokkan sendi-sendinya.

Hal lainnya yang membuat rusaknya Ka’bah karena lima tahun sebelum Nabi Muhammad SAW diutus menjadi Rasul, Makkah pernah dilanda banjir bandang, air meluap dan mengalir ke Baitul Haram sehingga mengakibatkan bangunan Ka’bah hampir ambruk.

Orang-orang Quraisy akhirnya terpaksa merenovasi bangunan Ka’bah demi menjaga pamornya. Namun orang-orang Quraisy bersepakat untuk tidak membangun Ka’bah kecuali dari sumber usaha yang baik.

Mereka tidak mau mengambilnya dari dana mahar yang didapat secara zali, transaksi ribawi, dan hasil tindak kezaliman terhadap seseorang.

Semula mereka merasa segan untuk merobohkan bangunannya hingga akhirnya diprakarsai oleh al-Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi.

Setelah  setelah melihat tidak terjadi apa-apa terhadap diri al-Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi, barulah orang-orang mengikutinya untuk merobohkan bangunan Ka’bah.

Mereka terus melakukan perobohan terhadap Ka’bah hingga sampai ke pondasi pertama yang dulu diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS.

Kemudian orang-orang Quraisy ingin memulai membangun kembali Ka’bah, akhirnya masing-masing kabilah mendapatkan satu bagian.

Setiap kabilah mengumpulkan sejumlah batu sesuai dengan jatah masing-masing, lalu dimulailah pembangunan.

Sedangkan yang menjadi pimpinan proyek adalah seorang arsitek dari Romawi yang bernama Baqum. Kemudian ketika pengerjaan tersebut sampailah kepada peletakan Hajar Aswad.

Para kabilah bertikai mengenai siapa yang paling berkah mendapatkan kehormatan meletakkan Hajar Aswad ke tempat semula.

Pertikaian itu berlangsung sekitar empat atau lima malam. Bahkan semakin meruncing hingga hampir terjadi peperangan yang maha dahsyat di Tanah Haram.

Untunglah, Abu Umayah bin al-Mughirah al-Makhzumi menawarkan penyelesaian pertikaian di antara mereka melalui satu cara yaitu menjadikan pemutus perkara tersebut kepada siapa yang paling dahulu memasuki pintu masjid.

Tawaran ini dapat diterima oleh semua pihak dan atas kehendak Allah SWT, Nabi Muhammad SAW yang memasukinya.

Tatkala melihat Nabi Muhammad SAW memasuki masjid, mereka saling menyeru, “Inilah al-Amin (orang yang amanah)! Kami rela! Inilah Muhammad!”

Dan ketika Nabi Muhammad SAW mendekati mereka dan mereka memberitahukan kepadanya tentang kesepakatan itu.

Nabi Muhammad SAW kemudian meminta satu selendang dan meletakkannya Hajar Aswad di tengah-tengahnya.

Lalu Nabi Muhammad SAW meminta agar semua kepala kabilah yang bertikai memegangi ujung selendang itu.

Kemudian Nabi Muhammad SAW memerintahkan mereka mengangkat tinggi-tinggi hingga mereka telah mengangkatnya sampai ke tempatnya.

Nabi Muhammad SAW lalu mengambilnya dengan tangannya dan meletakkannya di tempat semula.

Ini merupakan solusi yang tepat dan jitu yang membuat semua pihak rela.

Namun orang-orang Quraisy kekurangan dana dari sumber usaha yang baik sehingga mereka harus meninggalkan pembangunan sekitar 6 hasta dari bagian utara Ka’bah yaitu dinamakan Hijir Ismail dan al-Hathim.

Lalu mereka meninggikan pintunya yang semula berada di tanah agar tidak ada orang yang memasukinya kecuali orang yang mereka kehendaki.

Tatkala pembangunan sudah mencapai 15 hasta, mereka mengatapi dan menjadikan 6 buah tiang sebagai penyangga.

Setelah proyek renovasi selesai, Ka’bah tersebut berubah menjadi hampir berbentuk kubus dengan ketinggal sekitar 15 meter, panjang sisi yang berada hajar aswad adalah 10 meter dan bagian depan yang berhadapan dengannya juga 10 meter.

Hajar Aswad sendiri dipasang di atas ketinggian 1,5 meter dari permukaan lantai thawaf. Adapun panjang sisi yang berada di bagian pintu depan yang sehadapan dengannya adalah 12 meter.

Sedangkan tinggi pintu Ka’bah adalah 2 meter dari permukaan tanah. Dan dari bagian luarnya dikelilingi oleh tumpukan baru bangunan, tepatnya di bagian bawahnya, tinggi rata-rata adalah 0,25 meter dan lebar rata-rata 0,30 meter.

Bagian akhir ini dikenal dengan asy-Syadzirwan yang merupakan bagian dari pondasi asal Ka’bah akan tetapi orang-orang Quraisy membiarkannya.

Itulah kisah pembangunan kembali Ka’bah, pusat peribadatan yang tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga spiritual yang sangat dalam. Dari Nabi Ibrahim hingga Rasulullah SAW, dari masa ke masa, Ka'bah menjadi saksi bisu keteguhan tauhid dan kecintaan umat Islam kepada Tuhannya. Semoga kita senantiasa diberi kesempatan untuk mengunjunginya dan merasakan kedekatan spiritual di rumah Allah yang agung ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Menkeu Purbaya mengakui dana investasi PFII berpeluang membiayai proyek Danantara hingga pembelian SBN. Namun, seluruh keputusan investasi tetap mengacu pada mekanisme pasar.
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Tantang Meksiko, Pelatih Inggris Thomas Tuchel Nantikan Karma Tangan Tuhan di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Tantang Meksiko, Pelatih Inggris Thomas Tuchel Nantikan Karma Tangan Tuhan di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Inggris akan menjalani babak 16 besar Piala Dunia dengan menghadapi tim tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca Mexico City, Meksiko, pada Senin (6/7/2026) pagi WIB. 

Trending

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

Baru-baru ini beredar kabar di media massa hingga media sosial terkait dugaan KPK lakukan OTT bupati di Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (2/7/2026) petang
Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Kawasan Blok M kembali menunjukkan geliatnya sebagai pusat ekonomi kreatif dan ruang berkumpul anak muda Jakarta.
Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Leon ten Voorde berusaha untuk mengejar Mees Hilgers, baik secara pribadi hingga sang agen, Khalid Sinouh. Keduanya dimintai konfirmasi atas mangkirnya Mees Hilgers dalam latihan FC Twente. 
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Sejumlah fasilitas khusus disiapkan untuk menarik investor asing agar mau investasi di PFII. Ada kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, perpajakan, hingga pengadilan khusus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT