News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Tingkahnya Lucu dan Menggemaskan, Tolong Jangan Rawat Hewan ini di Rumah, Menurut Buya Yahya itu Masuk Jenis...

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengimbau umat Muslim tidak menjadikan rumah sebagai tempat saat memelihara hewan ini karena masuk jenis hewan buruk.
Sabtu, 3 Mei 2025 - 22:23 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Rumah sudah menjadi tempat terbaik bagi mereka yang mempunyai hobi ingin merawat atau memelihara hewan.

Dikutip dari buku 60 Hadits Shahih karya Faqihuddin Abdul Kodir, sebagaimana umat Muslim diajarkan untuk menyayangi seluruh makhluk hidup khususnya terhadap hewan, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمُكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ.

Artinya: "Sayangilah siapa yang ada di muka bumi, niscaya kamu akan disayangi oleh siapa saja yang ada di langit." (HR. At-Tirmidzi Nomor 1924).

Dalam hal ini, anjuran menyayangi hewan salah satunya adalah memelihara mereka di dalam rumah karena dianggap tempat terbaik agar binatang peliharaan bisa mendapat kenyamanan.

Walau demikian, pendakwah karismatik, Buya Yahya mengimbau agar jangan sembarangan menempatkan hewan terutama menjadi peliharaan di rumah.

Buya Yahya menyinggung satu hewan yang ukurannya kecil namun memiliki wajah imut dan menggemaskan. Walaupun sangat lucu, tidak boleh menjadi binatang peliharaan di rumah.

Hewan yang Tidak Boleh Dipelihara di Rumah

Ilustrasi seekor hewan dipelihara di rumah
Ilustrasi seekor hewan dipelihara di rumah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (3/5/2025), Buya Yahya memaparkan jenis-jenis hewan dilarang untuk dipelihara di rumah dalam ajaran agama Islam.

Dalam suatu tausiyahnya, Buya Yahya kembali mengingatkan bahwa, Islam memang mengajarkan umat Muslim tentang kasih sayang terhadap seluruh makhluk hidup, terutama pada hewan.

Buya Yahya mengatakan, ada jenis-jenis atau golongan hewan sekiranya boleh dibasmi atau dibunuh sesuai dengan anjuran dalam agama Islam, sebagaimana dari ajaran Rasulullah SAW.

"Nabi mengatakan tidak dilarang, artinya boleh, sesuatu menjadi wajib membunuh jika sudah pasti membahayakan," tegas Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan, daftar hewan yang boleh dibunuh mendominasi bisa memberikan tanda bahaya kepada manusia.

Ada juga hewan-hewan tersebut tidak membahayakan, namun masuk golongan yang mengandung mudharat, sehingga hanya merugikan manusia.

Jenis-jenis hewan tersebut bahkan sudah menjadi penjelasan yang ditegaskan dalam hadis riwayat Rasulullah SAW. Cuitan paling populer mengacu pada lima jenis hewan memberikan mudharat.

"Rasul mengatakan, ada lima jenis binatang (hewan) yang enggak apa-apa kalau mau dibunuh," cuit Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan, kelima hewan yang dipaparkan dalam hadis riwayat Rasulullah SAW, yakni memiliki ciri-ciri yang membahayakan manusia.

"Yang pertama adalah burung gagak, yang kedua adalah kalajengking, kemudian elang yang memakan binatang, kemudian tikus, kemudian anjing yang membahayakan," bebernya.

Pengasuh LPD Al-Bahjah itu tidak marah bahkan merasa senang kalau daftar hewan tersebut dibunuh, namun harus melakukan cara-cara yang baik tanpa menyakiti.

"Binatang-binatang tadi kalau pasti membahayakan harus dibunuh dong," katanya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menyinggung hewan peliharaan yang selalu menjadi langganan untuk mewarnai kebahagiaan bagi pemiliknya dan orang-orang di rumah.

Padahal, sejumlah hewan peliharaan tersebut sewaktu-waktu memberikan kerugian, bahkan mengancam nyawa majikan dan orang rumah, terkhusus jika memiliki sifat ganas dan mematikan.

"Kalau sudah membahayakan dan harus dibunuh ya jangan dipelihara," tegasnya.

Dengan demikian, Buya Yahya tidak ingin membatasi orang yang hobi memelihara hewan, hanya saja penjelasan ini menjadi imbauan untuk selalu waswas agar tidak merugi ke depannya.

"Kalau ternyata tidak membahayakan ya tidak wajib dibunuh, tapi kalau mau dibunuh silakan karena sudah disebut begini pada akhirnya membahayakan," paparnya.

Buya Yahya hanya berpesan untuk selalu mengingat imbauan dari para ulama agar tidak memelihara yang buruk, misalnya merawat hewan yang dilarang oleh agama Islam.

"Bahkan sebagian malah mengatakan selagi diizinkan dibunuh karena ada sesuatu membahayakan, sebagian mengatakan haram memeliharanya, paling tidak Anda menghindar deh," tegasnya lagi.

Salah satu hewan yang berbahaya adalah hamster. Buya Yahya menyinggung mengapa si mungil kerap dipelihara di dalam rumah.

Buya Yahya memahami ukurannya yang mungil dan wajah imutnya bisa menciptakan kebahagiaan. Terlebih lagi, tingkah laku hamster selalu membuat pemiliknya tertawa.

Akan tetapi, Buya Yahya mengimbau kalau hamster termasuk jenis hewan fasik, salah satunya adalah tikus telah mendapat label fuwaisiqah.

"Hamster itu kita pernah dengar termasuk jenis tikus. Berarti, kita masuk bab pembahasan tentang memelihara (hewan) tikus," terangnya.

Jika merujuk dalam hadis riwayat, hewan yang memiliki sejenis tikus sangat tidak boleh dirawat, misalnya tikus putih, tikus hitam, hamster dan sebagainya.

Sebagaimana dalam Hadis Riwayat Imam Muslim mengenai anjuran membunuh hewan yang dihalalkan tetapi dengan mengutamakan kelembutan saat membasminya.

Manfaat memelihara hamster memang akan diperlihatkan tingkat lucu dan menggemaskannya, tetapi tidak memberikan manfaat lainnya, seperti dagingnya tidak bisa dikonsumsi manusia.

"Enggak perlu lah memelihara itu, pelihara yang bermanfaat, ayam bisa beranak pinak disembelih, kambing bisa untuk kurban," pesannya.

Pendakwah kelahiran 10 Agustus 1973 itu berpendapat kalau hewan ternak sangat dianjurkan karena memberikan manfaat, baik dari segi menghasilkan ekonomi dan berdampak pada kesehatan tubuh.

"Mending pelihara kambing untuk kurban daripada hamster, hamster duitnya banyak capek sama kayak kambing," ucapnya.

Buya Yahya berharap agar orang yang memiliki kebiasaan memelihara hewan, harus bisa memilih secara benar dan sekiranya memberikan manfaat lebih besar daripada hamster dan kelima hewan tersebut.

"Enggak usahlah Anda pelihara hamster, kalajengking, tikus. Enggak dianjurkan juga, karena memang bukan sesuatu yang baik, rugi Anda bisa sia-sia, Anda istilahnya membubazirkan uang," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tolong dari sekarang ubah cara berpikirnya ketimbang memelihara hamster, lebih baik pelihara kelinci saja," tutupnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT