News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Usulkan Vasektomi, Buya Yahya Singgung Dedi Mulyadi soal Ketepatan Sasaran Syarat Penerima Bansos: Yang Dibidik...

Pendakwah karismatik menyoroti usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal keharusan pria wajib vasektomi menjadi syarat penerima bansos dinilai kurang tepat.
Senin, 5 Mei 2025 - 19:24 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi & Buya Yahya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Buya Yahya menyinggung usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang dinilai kontroversi akibat vasektomi sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos).

Menurut Buya Yahya, Dedi Mulyadi harus bisa menentukan ketepatan sasaran bagaimana para suami turut merasakan penerimaan bansos dari pemerintah Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini program di lingkup kecil perlu diperhatikan apalagi lingkup besar. Jadi, sepertinya yang dibidik adalah bagaimana mensejahterahkan dengan menyalurkan bantuan yang tepat," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Senin (5/5/2025).

Buya Yahya menganggap penyesuaian dalam memberikan bansos merupakan bagian penting agar masyarakat bisa sejahterah, terutama bagi mereka telah berkeluarga yang memiliki banyak anak.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tim tvOne/Cepi Kurnia

 

Walau demikian, Buya Yahya mengatakan setiap kebijakan ditentukan pasti sudah dirembuk ke depannya. Namun, harus tetap memperhatikan apakah vasektomi menjadi syarat tepat untuk penerima bansos.

"Jadi, jangan sampai terjadi polemik panjang, lalu caci maki, kita tidak merindu untuk itu semuanya, termasuk tolong pemimpinnya siapa pun, dia harus punya kaidah hidup yang baik," tuturnya.

Buya Yahya Soroti Dampak Vasektomi

Lebih lanjut, pengasuh LPD Al-Bahjah itu menjelaskan tentang vasektomi, sebagaimana salah satu bentuk metode kontrasepsi jangka panjang demi pencegahan kehamilan secara permanen.

Artinya, pria yang vasektomi harus melakukan operasi kecil dengan cara memotong saluran sperma (vas deferens), sehingga tidak akan mengalir misalnya saat hubungan intim.

"Salah satu cara menjauhkan dari kehamilan, sehingga seorang laki-laki tidak bisa membuahi baik dari operasi ringan atau berat. Nanti laki-laki bisa berhubungan suami istri dengan normal, bahasa lain pemandulan," jelas Buya Yahya.

Jika merujuk dalam fikih Islam, kata Buya Yahya, vasektomi sangat dilarang secara syariat dan hukumnya adalah haram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau pemandulan tidak diperkenankan karena sudah punya anak dua lalu dimandulkan. Oh jangan dimandulkan, kita tidak bisa menjamin anaknya, jangan-jangan besok anaknya diambil ke surga duluan," tegasnya.

Terkait hukum vasektomi diharamkan dalam Islam sejalan dengan hasil ketetapan Fatwa MUI pada 2012 tentang vasektomi atau pemandulan dinyatakan haram.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT