GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak yang Tahu, Selama ini Kampung Halaman Kevin Diks Ternyata Tempat Sejarah Penyebaran Agama, Begini Kisahnya

Kevin Diks bisa membela Timnas Indonesia karena memiliki darah keturunan Maluku Tengah. Sesungguhnya kampung halamannya memiliki sejarah panjang sebagai tempat penyebaran agama.
Rabu, 7 Mei 2025 - 10:38 WIB
Kevin Diks
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Banyak yang belum mengetahui kisah kampung halaman pemain andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks Bakarbessy merupakan salah satu tempat sejarah dalam penyebaran agama.

Kevin Diks bisa memperkuat Timnas Indonesia berkat mempunyai darah keturunan dari marga Bakarbessy yang mendominasi sekaligus marga khusus di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih memiliki darah keturunan dari Maluku Tengah, Kevin Diks akhirnya dapat membela Timnas Indonesia sejak mengambil sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 November 2024 lalu.

Sejarah marga Bakarbessy yang berasal dari nama sang ibu, Natasja Diks-Bakarbessy terbilang masih menjadi rahasia publik hingga saat ini.

Walaupun banyak yang mengetahui kalau marga Bakarbessy dari Negeri Waai, tetapi sesungguhnya di daerah tersebut menjadi tempat penyebaran agama dan sejarahnya cukup panjang.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Sumber :
  • Instagram @kevindiks2

 

Sejarah Kampung Halaman Kevin Diks sebagai Tempat Penyebaran Agama

Merujuk dari Pusat Studi Maluku Universitas Ambon pada 2012 tentang Sejarah Negeri Waai dan Lumatau karya Maria Palijama dan Selek, terdapat sejumlah mitos dan legenda soal Negeri Waai.

Hal ini tigak lepas dari penduduk Seram sebagai leluhur pertama Negeri Waai. Tak hanya itu, orang Tuban, Jawa Timur juga memiliki sejarah terbentuknya negeri tersebut.

Orang-orang dari Seram sesungguhnya pernah tiba di wilayah pesisir timur di bagian Pulau Ambon.

Ketika sampai Pulau Ambon, warga Waai saat itu langsung mendaki Gunung Salahutu dan suasananya masih belum memiliki penghuni asli di wilayah tersebut.

Karena tidak memiliki penduduk, akhirnya warga Waai membuat pusat utama pemukiman di Gunung Salahutu.

Seiring berjalannya waktu, orang-orang dari Belanda menyambangi tempat tersebut sekitar abad ke-17. Mereka tidak sekadar datang, tetapi juga membawa misi kristenisasi dikenal misi zending.

Pendeta asal Belanda, Van Horen bernama Hoeden Horen merupakan sosok tersohor di umat Kristen berasal dari negeri Rumahtiga. Ia datang tidak sendirian saat melakukan misi zending.

Ketiganya menginginkan penduduk di Gunung Salahutu mempelajari ajaran Injil. Namun, pada awalnya, Pendeta Van Horen menuntun para penduduk turun ke tepi pantai untuk berdiam diri.

Cara berdiam diri atau biasa dikenal bertapa ini tidak sekadar mengosongkan pikiran, namun sebenarnya bisa membantu penduduk untuk meminta segala hajat agar kebutuhannya tercukupi.

Sementara, orang-orang dari Negeri Nani juga ikut turun ke pantai demi mencari tempat pemukiman berdasarkan hasil dari kesepakatan musyawarah mereka.

sayangnya tujuan mereka mencari pemukiman gagal akibat daerah yang ditemukan selalu mengalami banjir.

Johanis Tuhalauruw akhirnya menggantikan posisi Sultan Nuhurela. Johanis langsung melempar tombak pusaka dan kiming berbentuk kelopak kering bunga kelapa ke bagian wilayah daratan.

Hasil dari lemparan tersebut memunculkan sebuah perbukitan yang berbentuk karang setelah tombak pusaka dan kiming tersebut ditancapkan ke daratan.

Atas hasil ketetapan musyawarah dari raja kampung Negeri Nanii, Moyang Barnadus Reawaruw terpilih sebagai pemimpin baru mereka dan memunculkan nama Waai.

Kemunculan Negeri Waai di wilayah tepi pantai daerah pegunungan Salahutu akhirnya membuat empat marga keluarga menajdi penduduk di sana, yakni Bakarbessy, Tahitu, Lumasina, dan Matapere.

Moyang Barnadus pada awalnya memilih Matapere untuk menjadi raja. Sayangnya, peran tersebut tidak bertahan lama karena diuji harus berhadapan dengan orang-orang Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marga Bakarbessy akhirnya mengisi peran pemimpin di daerah tersebut yang sebellumnya dipegang oleh Matapere.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Clairmont resmi laporkan kembali Codeblu ke Bareskrim atas dugaan rekayasa informasi dan cyber bullying. Kuasa hukum beberkan alasan dan pasal baru.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
WBC Panaskan Persaingan: Michael Magnesi vs Mark Magsayo Jadi Penentu Arah Gelar Dunia

WBC Panaskan Persaingan: Michael Magnesi vs Mark Magsayo Jadi Penentu Arah Gelar Dunia

Peta persaingan kelas bulu super (58,9 kg) versi World Boxing Council (WBC) kembali memanas.
Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Jakarta Popsivo Polwan menjaga peluang lolos ke final four Proliga 2026 usai menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor akhir yang cukup dramatis 3-2
Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Burela FS, klub tujuan abroad pemain Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara ternyata punya sejarah panjang di liga Spanyol, kompetisi futsal terbaik dunia.
Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Keterlambatan itu diketahui berlangsung sekitar lima jam. Maskapai pun akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi pada salah satu penerbangannya tersebut.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Jaksa Penuntut Umum dalam sidang mengatakan, anak pengusaha Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza dituntut hukuman 18 tahun penjara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT