GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sepelekan Barang ini, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pahala Shalat Bisa Hilang

Ternyata barang atau benda ini sangat bermanfaat tetapi bisa menghilangkan pahala ibadahnya. Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Minggu, 29 Juni 2025 - 19:00 WIB
Jangan Sepelekan Barang ini, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pahala Shalat Bisa Hilang
Sumber :
  • YouTube Adi Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com- Ada satu barang yang umum dibawa dalam sehari-hari oleh manusia. Ustaz Adi Hidayat pernah sampaikan hal tersebut. 

Dengan ini, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan bahwa membawa barang ini saat shalat masuk kebiasaan buruk, kok bisa?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Sepelekan Barang ini, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pahala Shalat Bisa Hilang
Jangan Sepelekan Barang ini, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pahala Shalat Bisa Hilang
Sumber :
  • YouTube Adi Hidayat

 

Ternyata barang atau benda ini sangat bermanfaat tetapi bisa menghilangkan pahala ibadahnya.

Pendakwah Indonesia, yang disapa UAH ini mengatakan ada baiknya meninggalkan barang itu saat ibadah shalat. 

Sebab dianggap bisa buat ibadah lebih khusyuk. Simak selengkapnya dari Ustaz Adi Hidayat. 

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat mempertegas saat anda shalat harus dalam keadaan bersih. Hal inilah yang berkaitan dengan apa isi dari handphone anda.

Menurutnya, ketika anda memiliki hobi menonton film dewasa, atau menyimpan foto senonoh, hal negatif bisa tersimpan dalam Handphone harus hati-hati.  

Kendatinya, bisa saja, ibadah anda akan jadi sia-sia kata Ustaz Adi Hidayat. Coba dipikirkan kembali untuk membawanya saat shalat. 

Dalam ceramahnya, ia menjelaskan, bagaimana doa seseorang dikabulkan atau tidak juga dipengaruhi banyak hal.

"Jadi setiap detik itu kita bisa berpeluang salah (dalam pikiran). Contohnya, juga dulu Antum punya masalah dengan orang ini, lalu datang dengan menggunakan sepatu kotor juga datang untuk meminjam uang, dia berkata pinjam duit dong, antum masih pinjam kan nggak," kata Ustaz Adi Hidayat dalam YouTube Audio Dakwah, Minggu (29/6/2025)

UAH menyebutkan seseorang yang memiliki hobi menonton film dewasa. Bisa jadi doa sulit dikabulkan Allah SWT. 

Sebagaimana, kebiasaan buruk ditinggalkan. Bagian dari ikhtiar agar doa lekas dikabulkan dengan menjaga perilaku baik. 

Ia memberikan contoh, ada seseorang tiba-tiba mendatangi Rumah untuk pinjam uang. Padahal pernah bermasalah dan datang dengan kondisi kotor.

Umum manusia akan kesal dan menolak permintaan bantuannya. Hal ini sebagai bentuk penolakan secara langsung manusia dengan manusia. 

"Ketika seseorang datang dengan kotor maka hukuman manusia pun akan sulit untuk direspon," tambahnya.

"Sedangkan Antum datang kepada Allah dengan keadaan yang kotor. Lisan kotor mata kotor pikiran kotor, yang paling dahsyat itu handphone anda kotor tuh," tegas Ustaz Adi.

Disarankan, memperbaiki diri agar tidak lagi nonton film dewasa. Juga menyimpan hal-hal buruk dalam handphone. 

Penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari selalu digunakan, berpeluang dibawa kemanapun, seperti saat shalat. 

Apabila tidak disegerakan berhenti dan merubah diri. Katanya, berpeluang ibadah shalat akan sia-sia. 

"Bagaimana bisa diberi kolam Antum belum selesai dengan masalahnya. Banyak orang yang masuk ke fasik yang pertama itu, nggak dapat apa-apa dalam shalatnya," tegas UAH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Padahal apabila anda berdiri shalat berjamaah dan sebagai makmum dan mengatakan Amin itu seketika juga malaikat mengatakan Amin maka dosa anda seketika maka hilang," tegas Ustaz Adi lagi. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT