GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat 11 Juli 2025: Muharram Sudah Separuh tapi Dosa Maksiat Masih Menggunung, Kapan Tobat Dimulai?

Berikut materi naskah khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 11 Juli 2025 dengan tema tentang anjuran bertobat ketika dosa atas perbuatan maksiat menggunung di pertengahan Muharram.
Jumat, 11 Juli 2025 - 04:07 WIB
Ilustrasi mabuk-mabukkan sebagai perbuatan maksiat
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Berikut materi naskah khutbah Jumat dengan tema tentang anjuran bertobat ketika dosa semakin menggunung di pertengahan Muharram.

Melalui naskah khutbah Jumat singkat ini, orang mukmin yang terjebak di zona maksiat segera tobat agar bulan Muharram penuh berkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit dari mereka yang senang berbuat maksiat berujung dosa besar, sehingga bulan Muharram 1447 H ini hanya menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, tvOnenews.com merekomendasikan materi naskah khutbah Jumat ini untuk khatib shalat Jumat, 11 Juli 2025.

Adapun tema naskah khutbah Jumat singkat tersebut diambil dengan judul "Muharram Sudah Separuh tapi Dosa Maksiat Masih Menggunung, Kapan Tobat Dimulai?".

Naskah Khutbah Jumat Singkat: Muharram Sudah Separuh tapi Dosa Maksiat Masih Utuh, Kapan Tobat Dimulai?

Ilustrasi menyimak naskah khutbah Jumat di masjid
Ilustrasi menyimak naskah khutbah Jumat di masjid
Sumber :
  • iStockPhoto

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Jemaah shalat Jumat yang dikaruniai Allah SWT,

Marilah kita panjatkan puji syukur atas hadirat Allah SWT yang tak lekang memberikan kenikmatan usia, kesehatan hingga rezeki pada momentum memasuki pertengahan bulan Muharram 1447 H, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh-Nya.

Marilah kita senantiasa menggetarkan sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, suri teladan dalam hijrah dari maksiat menuju ketaatan.

Kaum muslimin rahimahumullah,

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia pada 2025, 1 Muharram 1447 H jatuh pada 27 Juni 2025, tanda waktu kita sudah masuk Tahun Baru Hijriah.

Sementara akhir bulan Muharram 1447 H dari hitungan Kalender Hijriah akan jatuh pada Jumat, 25 Juli 2025. 

Seiring berjalannya waktu, saat ini kita sudah berada di tengah-tengah Muharram. Namun, sebuah pertanyaan penting patut direnungkan bersama.

Pertanyaan tersebut yang selalu di benak kita, mengapa dosa masih utuh dalam diri kita? Kapan kita benar-benar akan taubat?

Berdasarkan penjelasan dari Surat At-Taubah Ayat 36, Muharram seharusnya menjadi momentum hijrah spiritual, Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram" (QS At-Taubah: 36).

Sayangnya, banyak di antara kita yang masih merasa nyaman dalam zona maksiat. Hati tidak lagi gelisah saat melakukan dosa, padahal itulah tanda kerasnya hati.

Tanda-tanda hati yang keras akibat nyaman dengan maksiat dijelaskan dalam Surat Al-Mutaffifin Ayat 14, Allah SWT berfirman:

كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Artinya: "Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka." (QS Al-Muthaffifin, 83:14)

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Pertanyaannya adalah, mengapa kita menunda tobat, padahal ajal tak menunggu kesiapan?

Allah menyeru penuh kasih melalui Surat Az-Zumar Ayat 53, Allah SWT berfirman:

قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW): Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." (QS Az-Zumar, 39:53)

Dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap anak Adam pasti bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat." (HR. Tirmidzi)

Hadirin sekalian rahimahumullah,

Demikianlah khutbah pertama disampaikan pada kesempatan hari ini. Saatnya kita mengambil langkah nyata menuju tobat. Tinggalkan kebiasaan dosa, mulai dari yang paling sering dilakukan.

Mulai sekarang, ayo kita memperbanyak istighfar, lakukan shalat taubat, dan kuatkan hati dengan membaca Al-Quran serta bergaul dengan orang saleh.

Marilah menjadikan momentum pertengahan Muharram ini sebagai titik balik menuju hijrah batin. Jangan tunggu bulan berganti, apalagi umur berhenti. Kita tidak dijamin sempat kembali.

Semoga Allah SWT menerima tobat kita, melembutkan hati yang keras, dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan bersih.

لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, kitab Al-Jauhar al-Munazzham oleh Syekh Abu Bakar bin Muhyiddin, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Allegri Usai AC Milan Gagal ke Liga Champions: Kecewa dan Marah, Kami Harus Terima Kenyataan Ini

Reaksi Allegri Usai AC Milan Gagal ke Liga Champions: Kecewa dan Marah, Kami Harus Terima Kenyataan Ini

Massimiliano Allegri tidak mampu menyembunyikan rasa kecewa setelah AC Milan gagal lolos tiket Liga Champions musim depan. Pelatih Italia itu mengaku marah.
KDM Tanya soal Cinta, Mantan Istri Aman Yani Jawab: Paketnya Istimewa, Ada Perampokan dalam Rumah Tangga

KDM Tanya soal Cinta, Mantan Istri Aman Yani Jawab: Paketnya Istimewa, Ada Perampokan dalam Rumah Tangga

KDM tanya apakah mantan istri Aman Yani masih cinta, jawabannya mengejutkan. Ia sebut paketnya istimewa karena ada perampokan aset dalam rumah tangga mereka.
Perayaan Juara Berlanjut, Persib Sambangi Sumedang

Perayaan Juara Berlanjut, Persib Sambangi Sumedang

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar mengaku perayaan juara ini dilakukan berbeda dari tahun lalu mengingat pemain masih kelelahan karena konvoi juara pada hari sebelumnya. 
Kata-Kata Cesc Fabregas usai Como Resmi Raih Tiket ke Liga Champions usai Bikin Emil Audero Terdegradasi

Kata-Kata Cesc Fabregas usai Como Resmi Raih Tiket ke Liga Champions usai Bikin Emil Audero Terdegradasi

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyampaikan kata-kata pertamanya setelah berhasil meraih tiket ke Liga Champions. Mereka melakukannya dengan membuat terdegradasi Emil Audero dan klubnya, Cremonese.
Bilateral Sulteng-Hainan: Demi Akses Pendidikan Generasi Masa Depan

Bilateral Sulteng-Hainan: Demi Akses Pendidikan Generasi Masa Depan

Kunjungan bilateral Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid ke Provinsi Hainan di Tiongkok tidak lepas dari misi mengembangkan pendidikan.
Bantah The Economist, Ekonom: Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik

Bantah The Economist, Ekonom: Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik

Belakangan ini, The Economist (media berbasis di Inggris) gencar melancarkan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Juara Kelas Berat UFC Soroti Kontroversi Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven: Sungguh Kecurangan

Juara Kelas Berat UFC Soroti Kontroversi Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven: Sungguh Kecurangan

Juara kelas berat UFC, Tom Aspinall, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit dalam duel tinju Oleksandr Usyk melawan Rico Verhoeven yang dinilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT