GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuma Modal Menggunakan Doa, Memangnya Ampuh Bisa Bikin Kaum LGBT Sadar? Menurut Ustaz Felix Siauw...

Ketika ingin menyadarkan kaum LGBT agar tidak menjadi penyuka sesama jenis, Ustaz Felix Siauw membagikan cara menasehatinya apakah cukup lewat doa atau tidak.
Senin, 14 Juli 2025 - 16:30 WIB
Ustaz Felix Siauw
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Felix Siauw

tvOnenews.com - Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dalam agama Islam menjadi larangan keras dan harus dihindarkan umat Muslim.

LGBT contoh penyimpangan akidah agama Islam, perbuatannya sangat bertentangan pada fitrah manusia. Dalam penjelasan Surat Ar-Rum Ayat 30, Allah SWT berfirman:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُۙ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

Artinya: "Maka, hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam sesuai) fitrah (dari) Allah yang telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah (tersebut). Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Ar-Rum, 30:30).

Akibat hal ini, perbuatan LGBT tidak boleh merebak terutama di lingkungan umat Muslim.

Beberapa orang mukmin berspekulasi cara menasehati dan berdakwah kepada kaum LGBT yang paling ampuh, yakni menggunakan doa.

Ilustrasi LGBT
Ilustrasi LGBT
Sumber :
  • Freepik

 

Apakah benar mendoakan orang yang terjebak LGBT bisa terlepas dari homoseksual?

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Ceramah Islami, Senin (14/7/2025), berikut penjelasan Ustaz Felix Siauw soal menangani kaum LGBT.

Dalam ceramahnya, Ustaz Felix Siauw mulanya mencontohkan ketika ia punya murid namun gerak-geriknya sebagai sosok LGBT.

"Bagaimana caranya kita untuk mengajarnya? Saya misalkan Guru Matematika. Jangan salah orang Matematika bisa menyadari keberadaan Tuhan," ucap Ustaz Felix Siauw.

Melalui pengalamannya, ada keinginan berdakwah di tengah kaum LGBT, terutama bagi mereka punya kelainan sulit menyukai perempuan.

Ustaz Felix Siauw pun membagikan formula pertamanya tidak boleh membenci orang yang tergabung di kelompok LGBT.

"Bukan orangnya yang kita benci, yang kita benci adalah aktivitasnya, maksiatnya," pesan Ustaz Felix Siauw.

Pendakwah mualaf itu menjelaskan penyuka sesama jenis cenderung sudah mengetahui perbuatannya tidak normal.

Ketidaknormalan tersebut disebabkan sulit punya hasrat seksual kepada perempuan dipengaruhi adanya gangguan dari faktor genetiknya.

"Kamu merasa itu normal bagi kamu, kemudian suka sesama jenis. Tapi, kamu harus tahu bahwa, melakukannya itu tetap pilihan," tuturnya.

Lebih parahnya lagi, jika sudah masuk kategori LGBT, mereka yang merasakan hal tersebut tidak akan melakukan pernikahan.

Walaupun begitu, kondisi seperti ini, kata Ustaz Felix, tidak masuk perbuatan maksiat yang disengaja.

Menurut Ustaz Felix, setiap pelaku LGBT sangat resah terhadap kondisinya yang tidak normal.

Para pelaku LGBT juga punya keinginan kelainan genetik hasrat seksualnya sebagai penyuka sesama jenis hilang.

"Saya berharap mudah-mudahan Allah tolong dia, karena dia sudah merasa 'saya tahu ini salah, tapi saya belum bisa suka yang normal'," jelasnya.

Lebih lanjut, orang terjerat LGBT yang memahami agama pasti akan semakin sadar perbuatannya sangat berdosa.

Lantas, bagaimana cara melepasnya? Ustaz Felix Siauw mengatakan jika menyadarkan merupakan sikap yang salah.

"Menyadari itu bukan kodrat," imbuhnya.

Menurutnya, cara ampuh adalah menjauhi segala perbuatan maksiat, walaupun langkah seperti ini sangat berat dilakukan pelaku LGBT.

"Jangan terus bermaksiat karena yang dihitung oleh Allah itu maksiatnya," paparnya.

Kemudian, langkah terbaik menasehati pelaku LGBT adalah memotivasi mereka agar berusaha sembuh.

"Kedua, berusaha untuk jadi sembuh. Insya Allah bisa," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, cara menyadarkan kaum LGBT tidak sekadar doa, tetapi butuh aksi memberikan dukungan dan motivasi terhadap mereka agar sembuh.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PMI Buka Layanan Cek Narkoba bagi Sopir Bus Dalam Rangka Siaga Lebaran 2026

PMI Buka Layanan Cek Narkoba bagi Sopir Bus Dalam Rangka Siaga Lebaran 2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) membuka layanan pemeriksaan narkoba bagi sopir bus di Terminal Lebak Bulus dalam rangka siaga Lebaran 2026.
Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Trio Bek Gladbach Ini Jadi Kunci Kemenangan Penting di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Trio Bek Gladbach Ini Jadi Kunci Kemenangan Penting di Bundesliga

Nama bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, kembali menjadi perhatian di Jerman setelah tampil solid di Bundesliga. Trio bek Gladbach diakui jadi kunci kemenangan.
Truk Pengangkut Sapi Terguling di Cikaledong Bandung, Tiga Ekor Sapi Kabur dan Ada Korban Tewas

Truk Pengangkut Sapi Terguling di Cikaledong Bandung, Tiga Ekor Sapi Kabur dan Ada Korban Tewas

Sebuah truk pengangkut sapi terguling di tanjakan Cikaledong, Kabupaten Bandung, pada Rabu (18/3/2026) pagi.
Lonjakan Pemudik Capai 70 Persen, Pelabuhan Tobaku Tambah Jadwal Penyeberangan

Lonjakan Pemudik Capai 70 Persen, Pelabuhan Tobaku Tambah Jadwal Penyeberangan

3 hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik Pelabuhan Penyeberangan Tobaku melonjak signifikan. Otoritas pelabuhan catat penumpang meningkat hingga 70 persen
Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, harga emas Antam hari ini 18 Maret 2026 berada di angka Rp2.996.000 per gram.
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Berikut teks khutbah khusus Idul Fitri. Semoga kebiasaan baik di Ramadhan bisa diteruskan di bulan Syawal

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT