Beginilah Adab dan Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Tuntunan Syariat
- envato
Menurut syara’ atau tuntunan, ada beberapa kebiasaan yang kurang sesuai, diantaranya mengenai adab atau tata cara berbuka puasa. Sebagian besar orang membaca doa berbuka puasa terlebih dahulu sebelum ia berbuka puasa (makan atau minum).
Padahal, dalam beberapa hadits dan kitab-kitab ulama yang disebutkan ada tata cara berbuka puasa yang benar, yakni membaca doa berbuka puasa dilakukan setelah berbuka puasa (‘aqib al-ifthar). Melansir dari situs NU online, berikut ini tata cara berbuka puasa sesuai tuntutan syara’.
1. Menyegerakan berbuka (ta‘jîl al-fithr)
Bila telah yakin masuknya waktu berbuka puasa (waktu maghrib), maka segeralah untuk berbuka (makan atau minum). Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (HR. Bukhari no 1957 – Muslim no.1098).
2. Berbuka terlebih dahulu sebelum sholat maghrib
Walaupun umat Islam disunnahkan untuk menyegerakan berbuka, akan tetapi harus tahu kapan waktu terbaik untuk berbuka, yakni saat maghrib, tepatnya sebelum sholat maghrib.
Selain itu, pada waktu berbuka puasa, umat Islam harus memperhatikan apa yang ia makan pada saat menyegerakan waktu berbuka. Walaupun menyegerakan berbuka itu sunnah, akan tetapi makan terlalu berlebihan saat berbuka juga tidak baik.
3. Sebelum berbuka puasa, awali dengan membaca basmalah
Saat berbuka puasa dan sebelum menyantap makanan atau minuman, terlebih dahulu diawali dengan membaca Basmalah, yakni Bismillâhir rahmânir rahîm secara lengkap atau secara singkat.
Membaca Bismillâh, merupakan perbuatan yang baik. Apabila lupa membaca Basmalah sebelum makan, maka ketika ingat membaca Bismillâhi awwalahu wa âkhirahu (Dengan menyebut nama Allah sejak awal dan akhir makan atau minum).
4. Berbuka puasa dengan memakan kurma
Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan memakan kurma. Disunnahkan makan kurma ganjil 3 (tiga) butir atau lebih (misalnya 5 butir), terutama kurma basah (ruthab). Bila tidak ada kurma basah, maka dengan kurma kering (tamr).
5. Dianjurkan buka puasa dengan minum
Jika tidak ada kurma basah atau kurma kering, maka disunnahkan berbuka dengan minum air, terutama air Zamzam sebanyak 3 (tiga) tegukan. Ada dua menu buka puasa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW, yaitu kurma dan air putih. Kedua menu ini juga biasa Beliau konsumsi pada saat buka puasa.
Load more