News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waktu Subuh Sudah Dekat, Apakah Shalat Tahajud Masih Sah? Ternyata Kata Buya Yahya Sebaiknya…

Waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi dan sebentar lagi masuk waktu subuh. Dalam kondisi seperti ini, apakah masih diperbolehkan melaksanakan shalat tahajud?
Rabu, 23 Juli 2025 - 03:07 WIB
Ilustrasi shalat Subuh
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi dan sebentar lagi masuk waktu subuh. Dalam kondisi seperti ini, apakah masih diperbolehkan melaksanakan shalat tahajud?

Seseorang mungkin sudah berniat untuk bangun malam dan mengerjakan tahajud, namun tanpa sadar waktu telah berlalu hingga mendekati subuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apakah shalat tahajud masih bisa dilakukan pada waktu tersebut?

Selain tahajud, amalan apa lagi yang dianjurkan untuk dikerjakan menjelang waktu subuh?

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Buya Yahya, jika seseorang sudah berniat untuk melaksanakan shalat tahajud, maka penting untuk memperhatikan kapan tepatnya waktu subuh tiba.

Perlu diketahui bahwa waktu subuh berbeda-beda di setiap wilayah. Misalnya, di wilayah A subuh masuk pukul 05.00, sementara di wilayah B bisa lebih lambat sekitar 15 menit.

Karena itu, sangat dianjurkan untuk mengecek jadwal subuh sesuai dengan lokasi masing-masing.

Buya Yahya pun mencontohkan waktu subuh di wilayah Cirebon sebagai acuan.

"Di sini 4.30 subuhnya di Cirebon, Anda bisa langsung ngambil air wudu melakukan shalat tahajud sebanyak-banyaknya, asalkan shalat itu Anda dahului dengan tidur ya masih waktunya," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube miliknya.

"Kalau sudah azan subuh enggak ada tahajud lagi," sambungnya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Berdasarkan penjelasan Buya Yahya, selama waktu subuh belum tiba, seseorang masih diperbolehkan untuk melaksanakan shalat tahajud.

Sebagai contoh, jika seseorang terbangun pukul 4 pagi sementara waktu subuh masuk pukul 4.50, maka waktu tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk menunaikan shalat tahajud.

"Masih sah ya, cuman kurang lama barangkali kalau jam 4 ngepres banget, tapi lumayanlah kan 30 menit ya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya juga menyarankan, daripada hanya diam atau tidak melakukan aktivitas apa pun sambil menunggu adzan subuh, sebaiknya waktu itu digunakan untuk menunaikan shalat tahajud.

"Gara-gara tidak punya ilmu dipikir sudah habis waktu tahajud, akhirnya bengong tok nunggu azan," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.
Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT