GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baju Bekas Jadi Lap Bisa Menyempitkan Rezeki, Benarkah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Dalam kajian di kanal Youtube Al-Bahjah TV muncul pertanyaan di masyarakat tentang hukum menggunakan pakaian bekas sebagai kain lap. Buya Yahya menyebut bahwa -
Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:07 WIB
Buya Yahya kupas tuntas soal rezeki jadi sempit perkara baju bekas sebagai kain lap
Sumber :
  • Kolase iStockPhoto & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com – Dalam kajian di kanal Youtube Al-Bahjah TV muncul pertanyaan di masyarakat tentang hukum menggunakan pakaian bekas sebagai kain lap. 

Sebagian orang bahkan meyakini kebiasaan tersebut bisa menyempitkan rezeki. Lalu, bagaimana pandangan Buya Yahya terkait hal ini?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kajian, Buya Yahya menegaskan bahwa yang membuat rezeki menjadi sempit bukanlah semata-mata menjadikan baju bekas sebagai lap, melainkan sikap menyia-nyiakan nikmat Allah.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

 

“Yang menyempitkan rezeki adalah membuang-buang karunia, tidak mensyukuri nikmat. Misalnya, baju masih layak dipakai, tapi malah dijadikan lap, sementara tetangga mungkin membutuhkannya,” jelas Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, ada sebagian orang yang terlalu mudah menjadikan bajunya sebagai lap padahal kondisinya masih bagus. Sikap itu bisa menumbuhkan sifat sombong dan mengabaikan rasa syukur.

Jika seseorang sudah tidak ingin memakai baju lama karena memiliki yang baru, sebaiknya baju tersebut dirawat, dicuci, disetrika, dan dibungkus rapi untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan.

“Lebih baik baju itu dihadiahkan. Bisa jadi meski Anda sudah tidak suka, bagi orang lain baju tersebut masih sangat berharga,” tutur Buya Yahya.

Baju Tak Layak Pakai Boleh Jadi Lap

Namun, jika pakaian sudah benar-benar rusak atau robek sehingga tidak mungkin dipakai lagi, maka tidak masalah bila dijadikan kain lap, keset, atau digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya.

“Kalau baju sudah enggak bisa dipakai, ya boleh dimanfaatkan untuk lap. Justru itu bentuk pemanfaatan nikmat agar tidak terbuang sia-sia,” tambahnya.

Buya Yahya juga menekankan pentingnya memberi contoh yang baik kepada anak-anak. Jika orang tua biasa menjadikan baju bagus sebagai lap, anak bisa meniru kebiasaan tersebut hingga terbawa saat dewasa.

“Kalau anak melihat orang tuanya sembarangan, nanti mereka bisa menjadikan baju yang masih bagus untuk lap. Itu termasuk menyia-nyiakan rezeki,” tegas Buya Yahya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Peringatan Buya Yahya untuk Baju yang Tidak Menutup Aurat

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT