News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa iya, Megawati Hangestri Masih Boleh Pakai Hijab di Liga Voli Turki? Ternyata Aturan Federasi Olahraga Turki Sejak 2012 sudah....

Megawati Hangestri masih boleh pakai hijab di Liga Voli Turki bersama Manisa BBSK? Bagaimana aturan Federasi Olahraga Turki? Selama berkarier di Liga Voli Korea (KOVO)
Senin, 18 Agustus 2025 - 17:46 WIB
Apa iya, Megawati Hangestri Masih Boleh Pakai Hijab di Liga Voli Turki? Ternyata Aturan Federasi Olahraga Turki Sejak 2012 sudah....
Sumber :
  • KOVO / Instagram Megawati Hangestri

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya memulai babak baru dalam perjalanan karier internasionalnya. Pada Minggu (17/8), pevoli andalan Indonesia itu resmi tiba di Turki bersama sang suami, Dio Novandra. 

Kehadirannya di Negeri Ottoman menandai langkah besar setelah dua musim penuh pengalaman bersama Red Sparks di Korea Selatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, Megawati siap memperkuat Manisa Büyükşehir Belediyespor (Manisa BBSK) untuk kompetisi musim 2025/26 di Sultanlar Ligi, salah satu liga voli paling bergengsi di dunia.

Sambutan hangat langsung diberikan klub promosi tersebut. Melalui unggahan resmi, Manisa BBSK menyapa kedatangan Megawati dengan kalimat spesial dalam dua bahasa: “?Manisa’mıza hoş geldiniz! ?? Selamat datang di Manisa kami!” 

Ucapan itu menjadi sinyal betapa besar harapan klub terhadap peran Megawati, yang tidak hanya diandalkan karena kemampuan tekniknya, tetapi juga reputasinya sebagai salah satu pevoli berhijab yang mampu bersaing di panggung internasional. 

Kehadirannya pun segera menimbulkan rasa bangga bagi publik Indonesia sekaligus pertanyaan: apakah Megawati tetap bisa tampil dengan hijab di liga Turki?

Sebagai atlet yang konsisten menjaga identitas, Megawati memang lekat dengan hijab yang selalu ia kenakan saat bertanding.

Selama berkarier di Liga Voli Korea (KOVO), ia tetap tampil berhijab meski berada di lingkungan yang terkenal kompetitif dan disiplin. 

Secara resmi, KOVO tidak memiliki larangan khusus terkait jilbab, namun iklim budaya dan atmosfer kompetisi di sana membuat sangat jarang ada atlet Muslim yang berani tampil dengan identitas religius secara terbuka. 

Kehadiran Megawati pun menjadi pengecualian mencolok, sekaligus inspirasi bagi banyak pihak.

Kini, ketika ia bergabung dengan Manisa BBSK, sorotan publik beralih pada bagaimana aturan yang berlaku di Turki terkait hijab dalam olahraga. 

Perlu diingat, Turki merupakan negara sekuler yang pada dekade 1980-an hingga awal 2000-an sempat melarang pemakaian jilbab di ruang publik, termasuk institusi pendidikan dan pemerintahan. 

Namun, kebijakan itu berubah total pada era 2010-an. Sejak tahun 2012, Federasi Olahraga Turki resmi mencabut larangan jilbab bagi atlet perempuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setahun kemudian, pemerintah Turki juga menghapus larangan jilbab di sekolah maupun parlemen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Meski tidak ada opsi penarikan, pemerintah memastikan aspek keselamatan seluruh personel TNI di wilayah konflik tetap menjadi perhatian utama.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT