News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Warisan ke Orang Tua yang Masih Hidup, Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Buya Yahya kembali menyinggung soal adab anak kepada orang tua, khususnya terkait pembagian harta. Dalam sebuah pengajian, ia menegaskan bahwa meminta warisan -
Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:45 WIB
Ilustrasi mendapat rezeki berupa uang
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com – Buya Yahya kembali menyinggung soal adab anak kepada orang tua, khususnya terkait pembagian harta.

Dalam sebuah pengajian, ia menegaskan bahwa meminta warisan kepada orang tua yang masih hidup merupakan perbuatan durhaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak yang durhaka halus, jahat halus, adalah ketika bapak atau ibunya masih hidup tapi sudah bicara tentang warisan. Kurang ajar sekali anak itu,” tegas Buya Yahya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

 

Menurutnya, warisan baru bisa dibicarakan setelah orang tua meninggal dunia.

Selama masih hidup, harta adalah sepenuhnya milik orang tua, dan mereka berhak mengatur atau membagikannya kepada siapa saja sesuai kehendak, selama dilakukan dengan adil.

“Kewajiban orang tua kalau memberi hendaknya adil. Jangan sampai ada anak yang dilebihkan, sementara yang lain diabaikan. Itu akan merusak hati dan menimbulkan kebencian antar saudara,” jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan agar anak tidak tergesa-gesa menuduh orang tua tidak adil.

“Kadang seorang anak diberi lebih dulu, yang lain menyusul. Kalau belum keburu diwujudkan lalu orang tua meninggal, bukan berarti orang tua tidak adil. Jadi jangan prasangka buruk,” ujarnya.

ilustrasi uang
ilustrasi uang
Sumber :
  • unsplah.com/Mufid Majnun

 

Buya Yahya menegaskan, meminta warisan kepada orang tua yang masih hidup sama saja seperti mendoakan kematian mereka. Anak yang melakukan hal tersebut, kata dia, tergolong durhaka dan hidupnya tidak akan bahagia.

“Alangkah sedihnya seorang ayah ditanya soal warisan, seolah-olah disuruh cepat mati. Itu anak durhaka. Orang yang durhaka pada orang tuanya tidak akan bahagia,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Buya Yahya mengingatkan agar berhati-hati memilih pasangan.

“Kalau ada laki-laki atau perempuan berani durhaka begitu pada orang tuanya, jangan dinikahi. Kalau sudah tunangan, batalkan. Jangan titipkan benih pada rahim orang yang durhaka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI mengatakan dukungan dari DPRD Provinsi Banten menjadi modal penting untuk menyukseskan forum tertinggi organisasi mahasiswa tersebut.
Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir atau tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa alasan yang sah.
Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.
Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT