News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Sudah Tidak Cinta Lagi dengan Suami, Bolehkah Minta Cerai? Kata Ustaz Adi Hidayat...

Apabila seorang istri sudah tidak memiliki rasa cinta terhadap suaminya, bolehkah meminta cerai? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Selasa, 2 September 2025 - 08:03 WIB
Ilustrasi pasangan selingkuh
Sumber :
  • Getty Images

tvOnenews.com - Tidak sedikit istri yang merasa kehilangan cinta kepada suaminya karena perlakuan kasar, sering dibentak, bahkan sampai dipukul. 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah berdosa jika seorang istri sudah tidak mencintai suaminya, dan bolehkah ia meminta cerai?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan ini pernah disampaikan kepada Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam sebuah kajian yang ditayangkan di kanal YouTube Cahaya Dakwah pada 5 Maret 2020.

Ilustrasi pasangan paksu dan bunda
Ilustrasi pasangan paksu dan bunda
Sumber :
  • Istockphoto

 

Kisah Seorang Istri yang Kehilangan Cinta

Dalam kesempatan tersebut, seorang jamaah yang telah menjalani rumah tangga selama 10 tahun menceritakan bahwa dirinya sudah tidak memiliki rasa cinta kepada suaminya. Sang suami kerap kasar, membentak, bahkan memukul meski ia sudah berusaha berbicara baik-baik. 

Pertanyaan pun muncul: apakah berdosa jika seorang istri tidak lagi mencintai suaminya?

Menanggapi hal ini, UAH mengatakan:

"Saya ucapkan selamat kepada ibu (yang bertanya) karena Allah titipkan pria itu kepada ibu bukan yang lain. Dan hebatnya bisa bertahan sampai 10 tahun."

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Beliau menjelaskan, banyak perempuan mungkin tidak akan sanggup jika hanya dibentak sehari. Namun Allah memilih ibu tersebut untuk mendampingi suami yang demikian. Itu artinya ada hikmah besar yang ingin Allah hadirkan.

UAH mencontohkan kisah Asiyah yang Allah pasangkan dengan Fir’aun.

"Seperti Allah titipkan Fir'aun kepada Asiyah, karena yang kuat hanya Asiyah. Jadi yang kuat hanya ibu itu saja, bukan perempuan yang lain."

Rumah Tangga sebagai Jalan Dakwah

Menurut UAH, pernikahan sejatinya adalah bagian dari dakwah. Rumah tangga bukan sekadar wadah untuk menyalurkan cinta duniawi, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ilustrasi pasangan suami istri
Ilustrasi pasangan suami istri
Sumber :
  • Freepik

 

Beliau mengingatkan kembali tujuan utama pernikahan yang tercantum dalam QS. Ar-Rum ayat 21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau ada orang berumah tangga, tidak semakin dekat dengan Allah, ada yang salah dengan rumah tangganya, ada yang tidak tepat di dalamnya."

Setiap pasangan, lanjut UAH, dipasangkan oleh Allah agar saling mendekatkan kepada-Nya. Ada yang dipertemukan hingga akhir hayat, ada juga yang hanya sampai pertengahan jalan, seperti kisah Asiyah dan Fir’aun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT