News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Panjang Jimat Cirebon Peringati Maulid Nabi: Warisan Sunan Gunung Jati yang Sarat Makna, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Memangnya boleh melakukan tradisi panjang jimat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW? Begini penjelasan Buya Yahya dalam hukujm Islam.
Sabtu, 6 September 2025 - 22:24 WIB
Tradisi Panjang Jimat Cirebon Peringati Maulid Nabi: Warisan Sunan Gunung Jati yang Sarat Makna, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?
Sumber :
  • Antara / YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Memangnya boleh melakukan tradisi panjang jimat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW? Begini penjelasan Buya Yahya dalam hukujm Islam.

Tradisi dan budaya sering kali menjadi jembatan antara nilai keagamaan dan identitas masyarakat. Di Cirebon, salah satu ritual yang masih bertahan hingga kini adalah Gelar Tradisi Panjang Jimat yang digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai perayaan keagamaan, melainkan juga sebagai simbol pelestarian warisan leluhur yang diturunkan sejak masa Sunan Gunung Jati, salah satu tokoh Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di tanah Jawa.

Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Keraton Kasepuhan Cirebon saat Panjang Jimat berlangsung.

Tradisi ini dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, hingga pembacaan kitab Barzanji yang menceritakan keagungan Nabi Muhammad SAW. 

Puncak prosesi ditandai dengan keluarnya pusaka-pusaka keramat milik keraton yang diarak menuju mushola untuk ditahlilkan, sebelum akhirnya dikembalikan ke tempat penyimpanan semula. 

Momen ini sarat akan nuansa khidmat, mempertemukan nilai spiritualitas, sejarah, dan budaya dalam satu bingkai.

Kehadiran tokoh adat, ulama, perwakilan pemerintah, hingga tamu mancanegara menegaskan bahwa Panjang Jimat bukan sekadar tradisi lokal, melainkan peristiwa kebudayaan yang bernilai universal.

Menurut Patih Sepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat, acara tahunan ini bukan hanya agenda budaya, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kelahiran Rasulullah SAW.

Masyarakat pun menyambut dengan penuh antusias, berharap mendapatkan keberkahan dari peringatan Maulid Nabi yang digelar dengan penuh kekhidmatan.

Nilai Religius dalam Tradisi Panjang Jimat

Tradisi Panjang Jimat memiliki makna mendalam bagi masyarakat Cirebon. Selain menjadi sarana memperingati kelahiran Rasulullah SAW, acara ini juga mengingatkan generasi penerus akan pentingnya menjaga warisan leluhur. 

Kehadiran pusaka keraton dalam prosesi, doa bersama, hingga pembacaan kitab Barzanji, menjadi simbol bahwa sejarah, budaya, dan agama dapat berpadu harmonis tanpa kehilangan nilai esensialnya.

Dengan digelarnya tradisi ini, Keraton Kasepuhan menegaskan kembali posisinya sebagai pusat spiritual dan budaya Islam di Cirebon. 

Ribuan orang yang hadir membuktikan bahwa Panjang Jimat tidak hanya dipandang sebagai ritual semata, tetapi juga sebagai ajang memperkuat identitas keislaman sekaligus menjaga ikatan sosial masyarakat.

Bagaimana Hukumnya Menurut Syariat Islam?

Meski tradisi Maulid Nabi sudah berlangsung berabad-abad, tidak sedikit kelompok yang menganggap perayaannya sebagai bid’ah lantaran tidak pernah dilakukan langsung pada masa Rasulullah SAW.

Pandangan ini sering menimbulkan perdebatan di tengah umat. Untuk menjawab hal tersebut, KH Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) memberikan penjelasan yang lebih luas.

Menurut Buya Yahya, Rasulullah SAW memang tidak pernah merayakan hari kelahirannya secara khusus. Namun, beliau memperingati hari kelahirannya dengan berpuasa setiap hari Senin. 

Kendati demikian, inti dari peringatan Maulid Nabi bukanlah pada acaranya, melainkan pada usaha menghadirkan akhlak, teladan, dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan umat.

“Jadi, semua yang ada pada Nabi perlu dihadirkan. Cara menghadirkan semua yang ada pada Nabi adalah dengan cara semacam ini (memperingati Maulid Nabi),” jelas Buya Yahya dalam ceramahnya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV. 

Ia menambahkan, perayaan Maulid Nabi sejatinya adalah wadah untuk memotivasi umat agar semakin mengenal, mencintai, dan membela Nabi Muhammad SAW.

Maulid Nabi: Antara Tradisi dan Kecintaan pada Rasulullah

Buya Yahya menegaskan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa istimewa yang patut disyukuri. Meski sahabat Rasul tidak merayakan Maulid sebagaimana saat ini, hal tersebut bukan berarti dilarang. 

“Sahabat sudah berada di puncak kecintaan kepada Nabi. Pertanyaannya, bagaimana dengan cintamu kepada Rasulullah?” ujar Buya Yahya.

Ia menekankan bahwa perayaan Maulid Nabi tidak boleh didefinisikan semata sebagai acara seremonial, tetapi harus dipahami sebagai sarana untuk menghadirkan sunnah Nabi, meneladani akhlak beliau, dan memperkuat rasa cinta umat kepada Rasulullah SAW. 

Dengan demikian, tradisi seperti Panjang Jimat di Cirebon dapat dilihat sebagai bentuk ekspresi kecintaan umat kepada Nabinya, selama tetap berada dalam bingkai syariat Islam.

Tradisi Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon menjadi bukti nyata bagaimana warisan budaya dan nilai agama dapat berjalan beriringan. 

Prosesi yang sakral ini tidak hanya memperkaya identitas budaya masyarakat Cirebon, tetapi juga menjadi sarana mempertebal kecintaan umat kepada Rasulullah SAW. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan Buya Yahya menegaskan bahwa esensi Maulid Nabi adalah menghadirkan keteladanan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, tradisi Panjang Jimat bukan hanya sekadar acara adat, melainkan juga bentuk rasa syukur dan ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Inilah yang membuatnya tetap relevan hingga kini, sekaligus menjadi jembatan antara warisan leluhur dan nilai Islam yang abadi. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ole Romeny Bongkar Rahasia Chemistry Timnas Indonesia: Bukan Soal Sering Bertemu, Ada Peran Besar John Herdman

Ole Romeny Bongkar Rahasia Chemistry Timnas Indonesia: Bukan Soal Sering Bertemu, Ada Peran Besar John Herdman

Ole Romeny mengungkap rahasia chemistry Timnas Indonesia. Menurutnya, kejelasan peran dari John Herdman dan suasana kekeluargaan bikin pemain cepat menyatu.
Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT