News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi ChaoDo di Lestari Memorial Park: Warisan Budaya, Merajut Doa Leluhur dan Kebersamaan Keluarga

Tradisi ChaoDo merupakan salah satu warisan budaya Tionghoa yang masih dijaga hingga kini. Ritual ini dikenal sebagai momen doa bersama untuk menghormati leluhur
Minggu, 7 September 2025 - 23:19 WIB
Ilustrasi Tradisi ChaoDo di Lestari Memorial Park: Warisan Budaya, Merajut Doa Leluhur dan Kebersamaan Keluarga
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Tradisi ChaoDo merupakan salah satu warisan budaya Tionghoa yang masih dijaga hingga kini. Ritual ini dikenal sebagai momen doa bersama untuk menghormati leluhur, yang sarat akan nilai spiritual, kebajikan, serta bakti anak kepada orang tua. 

Bagi masyarakat Tionghoa, ChaoDo bukan hanya sekadar ritual sembahyang, melainkan wujud nyata dari rasa syukur sekaligus bentuk penghormatan yang telah mengakar selama ribuan tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarah ChaoDo berakar dari ajaran Konfusianisme yang menekankan nilai filial piety atau bakti kepada orang tua. Tradisi ini diwariskan lintas generasi sebagai cara menjaga hubungan antara keluarga yang masih hidup dengan leluhur yang telah tiada. 

Setiap doa, dupa yang menyala, hingga persembahan makanan, semuanya mengandung makna simbolis: menghubungkan dunia nyata dengan dunia roh, serta mempererat ikatan batin dalam keluarga besar.

Seiring perkembangan zaman, ChaoDo tetap relevan sebagai sarana memperkuat ikatan antar-generasi. Anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga warisan leluhur, sementara orang tua dan kakek-nenek memberikan teladan nyata dalam melestarikan tradisi. 

Dengan demikian, ChaoDo tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga ruang kebersamaan, pendidikan moral, dan pengingat akan jati diri budaya. Tahun ini, Lestari Memorial Park kembali menjadi tuan rumah acara ChaoDo 2025. Lebih dari 500 peserta hadir dengan penuh antusias, dipimpin oleh Suhu 释迦法慈法师 (Shi Jia Faci Fashi) dari Mongolia. 

Prosesi dimulai dengan doa khidmat, penyalaan dupa, serta persembahan, menciptakan suasana sakral yang mendalam. Aroma dupa dan lantunan doa membawa ketenangan sekaligus menjadi simbol keterhubungan batin antara keluarga dengan leluhur mereka.

Usai doa bersama, suasana berubah hangat dengan interaksi antar-keluarga. Banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk berbagi cerita, mengenang leluhur, dan menanamkan nilai budaya kepada anak-anak mereka. 

Ilustrasi Tradisi ChaoDo di Lestari Memorial Park Warisan Budaya, Merajut Doa Leluhur dan Kebersamaan Keluarga
Ilustrasi Tradisi ChaoDo di Lestari Memorial Park Warisan Budaya, Merajut Doa Leluhur dan Kebersamaan Keluarga
Sumber :
  • Ist

 

“Bagi kami, Lestari Memorial Park bukan sekadar pemakaman modern, tetapi ruang budaya yang menjembatani tradisi leluhur dengan kehidupan masa kini. ChaoDo adalah momen penuh makna yang memperkuat nilai bakti, kebersamaan, dan penghormatan kepada leluhur. Kami merasa terhormat dapat memfasilitasi acara ini,” ujar Johanes Ribli, Vice President Lestari Memorial Park.

Lingkungan asri dan fasilitas modern di Lestari Memorial Park membuat prosesi berlangsung damai, jauh dari kebisingan perkotaan. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, ramah tamah ringan, serta berbagi hidangan, yang semakin memperkuat nuansa kekeluargaan. 

Dokumentasi foto dan video menjadi kenangan berharga bagi para peserta, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga tradisi di tengah modernitas.

Lebih dari sekadar acara tahunan, ChaoDo di Lestari Memorial Park mengandung pesan moral bagi generasi muda: menghormati leluhur adalah fondasi nilai kemanusiaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan perpaduan antara tradisi leluhur dan fasilitas modern, Lestari Memorial Park berkomitmen menjaga agar ChaoDo tetap lestari lintas generasi. 

Doa, tradisi, dan kebersamaan dapat menyatu dalam harmoni, menjadikan tempat ini bukan hanya ruang persemayaman, melainkan pusat budaya dan spiritual yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

KPK mendalami soal dugaan setoran-setoran yang dilakukan sejumlah Kantor Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Italia meraih kemenangan meyakinkan atas Turkiye pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27. Ini jadi kemenangan perdana pelatih Roberto Mancini.
Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT