News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Muda tapi Sering Sakit-sakitan Itu Ujian atau Azab Banyak Dosa? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Kalau itu Sebenarnya Penyakit...

Memangnya benar, orang masih muda tapi sering sakit-sakitan itu akibat dosa? apakah termasuk ujian atau azab? Ustaz Adi Hidayat bongkar penyebab sakit-Sakitan ternyata
Jumat, 19 September 2025 - 17:48 WIB
Ilustrasi Masih Muda tapi Sering Sakit-sakitan Itu Ujian atau Azab Banyak Dosa? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Kalau itu Sebenarnya Penyakit...
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Memangnya benar, orang masih muda tapi sering sakit-sakitan itu akibat dosa? apakah termasuk ujian atau azab? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.

Banyak orang mengaitkan penyakit dengan dosa yang pernah diperbuat. Tak jarang, sakit dianggap sebagai bentuk azab Allah bagi hamba-Nya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, muncul pertanyaan: benarkah semua penyakit adalah akibat dari dosa? Bagaimana dengan orang saleh yang rajin ibadah tetapi tetap diuji dengan rasa sakit?

Dilansir dari tvOnenews.com melalui kanal YouTube Ustaz Adi Hidayat, pertanyaan ini sempat diajukan oleh salah satu jamaah dalam kajian. Menurut Ustaz Adi Hidayat, hubungan antara penyakit dan dosa tidak bisa dipukul rata.

“Bisa iya, bisa tidak,” jawabnya singkat.

Lantas Sering Sakit-sakitan Termasuk Ujian atau Azab?

{{imageId:355698}} mencontohkan kisah Nabi Ayub AS. Beliau adalah seorang nabi yang rajin ibadah, dekat dengan Allah, dan tidak pernah meninggalkan ketaatan. Meski demikian, beliau tetap diuji dengan penyakit yang berat.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

 

“Nabi Ayub misalnya, punya dosa apa? Nabi, Rasul, ibadahnya rajin, dekat dengan Allah, diuji dengan penyakit,” jelas Ustaz Adi Hidayat. “Jadi jangan disimpulkan setiap penyakit itu pasti punya dosa, belum tentu.”

Dalam Al-Qur’an, Allah menyebutkan ujian Nabi Ayub:

"Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia berdoa kepada Tuhannya: '(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang'." (QS. Al-Anbiya: 83).

Ayat ini menjadi bukti bahwa sakit bisa menjadi ujian, bukan semata-mata azab.

Penyakit Bisa Jadi Jalan Meningkatkan Iman

Menurut Ustaz Adi Hidayat, kadang sakit justru menjadi sarana untuk menguji kadar ketaatan seorang hamba. “Ini orang rajin ke masjid nih, diuji coba, dikasih sakit kakinya masih ke masjid enggak? MasyaAllah, dan tidak sedikit orang masih berangkat, nah itu ujian,” ungkapnya.

Artinya, sakit bukan hanya teguran, tapi juga bisa menjadi sarana mendekatkan diri pada Allah. Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah, rasa sakit, kelelahan, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dari dosa-dosanya.” (HR. Bukhari-Muslim).

Hadis ini menegaskan bahwa sakit bisa menjadi penghapus dosa, sekaligus bentuk kasih sayang Allah pada hamba-Nya.

Pengaruh Dosa terhadap Fisik dan Jiwa

Namun, Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa dosa memang dapat memengaruhi kondisi fisik seseorang. “Orang yang banyak dosa pasti berpengaruh pada keadaan fisiknya,” ujarnya.

Beliau memberi contoh sederhana: memakai barang orang lain secara diam-diam bisa menimbulkan rasa gelisah dan pikiran yang tidak tenang. “Pasti akan berpengaruh, ujung-ujungnya pusing, MasyaAllah enggak ada obatnya, enggak akan sembuh-sembuh karena yang bermasalah jiwanya,” tambahnya.

Inilah yang disebut penyakit hati. Al-Qur’an pun menyinggung hal ini:

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan bagi mereka azab yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (QS. Al-Baqarah: 10).

Penyakit hati seperti iri, dengki, dan munafik bisa menjalar ke fisik hingga menimbulkan sakit-sakitan.

Sakit, Istighfar, dan Jalan Kesembuhan

Ustaz Adi Hidayat menekankan pentingnya memperbanyak istighfar ketika sakit. “Kalau Anda sadar pernah berbuat salah dalam kehidupan, tidak ada salahnya kita beristighfar karena kita tidak bebas dari dosa,” katanya.

Beliau menambahkan sindiran halus: “Silakan begitu sakit istighfar, sehat enggak mau istighfar, dikasih sakit juga enggak mau istighfar, Anda musti dikasih apalagi supaya istighfar.”

Dari penjelasan Ustaz Adi Hidayat, sakit tidak selalu berarti azab akibat dosa. Ada sakit yang menjadi ujian untuk meningkatkan iman, ada pula sakit karena penyakit hati yang menular ke fisik. Namun, dosa memang bisa menjadi penyebab seseorang sakit-sakitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka, cara terbaik adalah menjaga hati, menjauhi dosa, serta memperbanyak istighfar. Dengan begitu, sakit bisa menjadi penghapus dosa dan jalan mendekatkan diri kepada Allah.

Wallahu a’lam.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT