GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masya Allah! Ternyata Kisah 'Wak Haji' Ragnar Oratmangoen Jadi Mualaf Cuma Gegara Hal ini

Lahir dan besar di Oss, Belanda, Ragnar Oratmangoen  awalnya menganut agama Kristen. Namun akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf gegara hal ini
Rabu, 24 September 2025 - 17:03 WIB
Ternyata Kisah 'Wak Haji' Ragnar Oratmangoen Jadi Mualaf Cuma Gegara Hal ini
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

tvOnenews.com - Ternyata Ragnar Oratmangoen menyimpan kisah unik sebelum dirinya memutuskan untuk menjadi seorang mualaf. Simak kisah Wak Haji Ragnar sebelum menjadi mualaf berikut ini.

Tidak hanya soal ketajamannya di lapangan hijau, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengubah jalan hidup Ragnar akan di ulas pada artikel ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir dan besar di Oss, Belanda, Ragnar awalnya menganut agama Kristen. Namun, ketika beranjak remaja, ia mulai tertarik pada Islam karena pergaulan dengan teman-temannya yang banyak beragama Muslim, terutama dari komunitas keturunan Maroko. 

Ajakan sederhana untuk ikut ke masjid membuat Ragnar merasakan ketenangan yang selama ini ia cari. Saat usianya menginjak 15 tahun, Ragnar akhirnya mantap mengucapkan syahadat dan resmi menjadi mualaf. 

Perubahan keyakinan itu bukan hanya langkah besar dalam hidupnya, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan iman yang hingga kini dijalani dengan penuh keyakinan. 

“Saya tidak lahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen. Tapi setelah tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,” ujar Ragnar, dikutip dari Media Day Timnas Indonesia.

Awal Ketertarikan pada Islam

Ragnar mengakui bahwa awal mula dirinya mendekat pada Islam berasal dari interaksi sehari-hari. Ia sering diajak teman ke masjid, hingga akhirnya berdiskusi soal ketuhanan. Dari momen itulah, ia mulai merasakan bahwa Islam memberi arah dalam hidupnya. 

“Teman-teman saya ketika itu membawa saya ke masjid. Mereka mengajari saya tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana agama bisa membantu kehidupan Anda. Itu menyentuh hati saya dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim,” ungkapnya.

"Saya pertama kali mendengarnya [adzan] saat di tempat latihan. Saya mendengar azan saat latihan dan menurut saya itu indah sekali. Saya senang bisa mendengar azan dan merasakan suasana ini," tambah Wak Haji.

Bagi Ragnar, pengalaman spiritual ini semakin lengkap ketika ia mendengar adzan untuk pertama kalinya. Ia menggambarkan suara azan begitu indah dan menyentuh batinnya. Sejak resmi menjadi mualaf, Ragnar tak pernah absen menjalani ibadah puasa Ramadhan

“Sejak usia 15 tahun, saya sudah menjalankan Ramadan. Jadi sekarang sudah lebih dari 10 tahun saya melaksanakannya,” kata pemain berusia 26 tahun ini.

Menunaikan Umrah dan Identitas Baru

Sebagai bukti keseriusannya, Ragnar telah menunaikan ibadah umrah pada September 2024. Langkah ini memperkuat hubungannya dengan Islam sekaligus menunjukkan bagaimana keyakinan menjadi bagian penting dalam hidupnya. 

Tidak heran jika rekan-rekan setim di Timnas Indonesia menjulukinya “Wak Haji”. Identitas barunya sebagai seorang Muslim kini semakin lekat, terlebih setelah ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2024.

Karier Sepak Bola dan Timnas Indonesia

Di luar kisah spiritualnya, Ragnar juga sedang berada dalam salah satu fase terbaik dalam kariernya. Setelah berkarier di Belanda bersama NEC Nijmegen, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, hingga Fortuna Sittard, pada Agustus 2024 ia hijrah ke klub Belgia FCV Dender EH. Perpindahan itu sekaligus menjadi awal petualangan barunya di luar Belanda.

Sejak resmi menjadi WNI, Ragnar langsung menjadi bagian penting Timnas Indonesia. Ia sudah mencatat 10 caps dengan torehan dua gol untuk Garuda. 

Salah satu gol pentingnya tercipta saat Indonesia menghadapi Vietnam di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Kiprahnya semakin dinanti publik, terutama ketika skuad asuhan Shin Tae-yong berjuang lolos ke putaran berikutnya. Dengan kecepatan dan visi bermainnya, Ragnar diyakini bisa menjadi senjata utama Timnas.

Menurut data Transfermarkt, Ragnar memiliki nilai pasar sekitar 600 ribu euro atau Rp 11,5 miliar. Meski nilai tersebut tidak selalu mencerminkan gaji sebenarnya, angka itu menunjukkan posisinya sebagai pemain berpengalaman di level Eropa. 

Saat masih di Fortuna Sittard, Ragnar dikabarkan menerima sekitar 60 ribu euro per musim (Rp 1,15 miliar). 

Nilai kontraknya di FCV Dender EH memang belum diketahui, tetapi fokus utamanya kini tampaknya bukan lagi soal finansial, melainkan kontribusinya untuk Timnas Indonesia.

Kisah Ragnar Oratmangoen adalah gambaran nyata bahwa perjalanan hidup seorang atlet bisa penuh kejutan. Dari seorang remaja yang tumbuh di lingkungan Kristen di Belanda, ia menemukan Islam lewat ajakan teman ke masjid. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, sebagai seorang Muslim sekaligus WNI, Ragnar bukan hanya membawa nama Indonesia di panggung sepak bola, tetapi juga menjadi contoh tentang keberanian dalam memilih jalan hidup.

Perjalanan imannya yang penuh ketulusan berpadu dengan kiprahnya di lapangan hijau, menjadikannya salah satu sosok paling inspiratif di Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sikap MPR soal SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang: Tak Boleh Ada Intimidasi

Sikap MPR soal SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang: Tak Boleh Ada Intimidasi

SMAN 1 Pontianak secara resmi menolak untuk terlibat dalam lomba cerdas cermat ulang. Menyikapi hal ini, MPR melalui Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy
Igli Tare Terancam Jadi Kambing Hitam di AC Milan, Transfer Aneh Jashari dan Nkunku Mulai Dipertanyakan

Igli Tare Terancam Jadi Kambing Hitam di AC Milan, Transfer Aneh Jashari dan Nkunku Mulai Dipertanyakan

Situasi internal AC Milan menjadi sorotan setelah muncul kritik terhadap kebijakan transfer. Nama direktur olahraga Rossoneri, Igli Tare, berada dalam tekanan.
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Cartridge Narkotika di Apartemen Tangerang

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Cartridge Narkotika di Apartemen Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis etomidate di sebuah apartemen di wilayah Kabupaten Tangerang. Polisi amankan
Kapolri: Polri Miliki Ribuan SPPG di Seluruh Indonesia

Kapolri: Polri Miliki Ribuan SPPG di Seluruh Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.
Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT