News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dapat Hidayah Lewat Kartun, Muhammad Ali Mantap Menjadi Seorang Muslim: Kisah Mualaf Muhammad Ali, Ikon Legenda Tinju Dunia

Apa iya, legenda tinju dunia, Muhammad Ali jadi mualaf cuma gegara lihat ilustrasi kartun di koran? Simak penjelasannya berikut ini. Kisah mualaf Muhammad Ali: Dari Cassius Clay
Jumat, 26 September 2025 - 16:41 WIB
Muhammad Ali
Sumber :
  • Britannica

tvOnenews.com - Apa iya, legenda tinju dunia, Muhammad Ali jadi mualaf cuma gegara lihat ilustrasi kartun di koran? Simak penjelasannya berikut ini.

Nama Muhammad Ali tidak hanya harum di dunia olahraga, tetapi juga tercatat dalam sejarah sebagai sosok Muslim berpengaruh yang kisah hidupnya menginspirasi jutaan orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petinju legendaris asal Amerika Serikat ini dikenal bukan hanya karena gelar juara yang diraihnya, tetapi juga karena keputusan spiritual besar yang diambilnya di tengah puncak karier: meninggalkan nama Cassius Clay dan memeluk Islam.

Keputusan Ali menjadi mualaf bukanlah proses singkat. Sejak awal 1960-an, ia mulai tertarik pada ajaran Islam setelah bergabung dengan komunitas Black Muslims di Amerika Serikat. 

Dari sana, ia menemukan arah hidup baru yang selaras dengan perjuangan dirinya sebagai seorang kulit hitam yang menghadapi diskriminasi rasial di Amerika. Bagi Ali, Islam menawarkan keadilan, persamaan, dan ketenangan yang tidak ia temukan sebelumnya.

Perjalanan spiritual ini semakin menegaskan bahwa Muhammad Ali bukan hanya seorang juara dunia tinju, melainkan juga sosok yang membawa pesan keberanian, kemanusiaan, dan keyakinan. 

Seperti ucapannya yang dikutip dari NDTV (21/1/2021), “Saya percaya kepada Allah dan dengan damai. Saya bukan lagi orang Kristen. Saya tahu ke mana saya pergi dan saya tahu yang sebenarnya. Saya tidak harus menjadi apa yang Anda inginkan. Saya bebas menjadi apa yang saya inginkan.”

Legenda Tinju Dunia, Muhammad Ali
Legenda Tinju Dunia, Muhammad Ali
Sumber :
  • instagram Muhammad Ali

 

Dari Cassius Clay ke Muhammad Ali

Muhammad Ali lahir dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr. pada 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky. Ia mulai mengenal tinju sejak usia 12 tahun lewat bimbingan seorang polisi bernama Joe Martin. 

Kariernya melesat ketika meraih medali emas Olimpiade Roma 1960, lalu berlanjut dengan 19 kemenangan beruntun di level profesional.

Puncak kariernya datang pada 25 Februari 1964 ketika ia menumbangkan juara dunia kelas berat Sonny Liston. Kemenangan itu menggemparkan dunia, dan hanya beberapa hari berselang, Ali mengumumkan bahwa ia resmi menjadi Muslim serta mengganti namanya menjadi Muhammad Ali. 

Keputusan tersebut tidak hanya mengguncang dunia olahraga, tetapi juga menandai kelahiran ikon baru bagi komunitas Muslim di Amerika dan dunia.

Sejak September 1963, kabar mengenai Ali yang dekat dengan kelompok Black Muslims sudah santer diberitakan. Ayahnya bahkan mengonfirmasi bahwa putranya aktif menghadiri rapat dan berpidato di organisasi tersebut. 

Ali sendiri mengaku, “Tentu saja, saya bicara dengan organisasi Islam. Saya menyukai orang-orang Islam. Saya tidak akan mati-matian memaksa diri saya masuk ke suatu kelompok bila mereka tidak menghendaki saya,” sebagaimana dikutip dari Louisville Courier-Journal (21/1/2021).

Hidayah Lewat Kartun dan Alquran

Ketertarikan Ali pada Islam bermula dari hal sederhana. Saat remaja, ia pernah membeli koran terbitan Nation of Islam yang memuat kartun tentang budak kulit hitam dipaksa berdoa kepada Yesus oleh majikannya yang kulit putih.

Gambar itu menyadarkan Ali bahwa ada sesuatu yang keliru dalam pemahaman yang diwariskan kepadanya. Sejak itu, ia mulai serius mempelajari Islam.

Keputusannya memeluk Islam semakin mantap setelah membaca terjemahan Alquran. Ia mengaku semakin yakin bahwa Islam adalah agama yang benar dan tidak mungkin dibuat oleh manusia. 

Bagi Ali, Islam meniadakan diskriminasi warna kulit dan menegaskan bahwa semua manusia sama di hadapan Allah.

“Semuanya sama di hadapan Allah SWT. Yang paling utama di sisi Tuhan mereka adalah yang paling bertakwa,” tegasnya.

Belinda, istri Ali yang kemudian dikenal sebagai Khalilah Camacho-Ali, juga pernah menceritakan momen penting sang legenda. Dalam sebuah pertengkaran, ia meminta Ali menuliskan esai tentang alasan dirinya memeluk Islam. 

Esai itu akhirnya diserahkan ke Museum Nasional Sejarah dan Budaya Afrika Amerika pada 25 Oktober 2017, menjadi saksi perjalanan spiritual seorang juara dunia yang menemukan ketenangan lewat iman.

Muhammad Ali
Muhammad Ali
Sumber :
  • Britannica

 

Karier Gemilang dan Kontroversi

Di atas ring, Muhammad Ali adalah legenda sejati. Ia menjadi petinju pertama yang merebut gelar juara dunia kelas berat tiga kali serta mempertahankannya sebanyak 19 kali. Pertarungannya melawan Sonny Liston, Joe Frazier, dan George Foreman masuk daftar duel paling bersejarah dalam dunia tinju.

Namun, kariernya sempat terguncang ketika ia menolak wajib militer dalam Perang Vietnam pada 1967. Alasannya jelas: perang bertentangan dengan keyakinannya sebagai seorang Muslim. 

Penolakannya membuat sabuk juaranya dicabut, izin bertinjunya ditangguhkan, dan ia dijatuhi hukuman penjara lima tahun serta denda 10.000 dolar AS. 

Meski begitu, keputusan ini justru menegaskan prinsip teguh yang dipegang Ali: keberanian membela kebenaran meski harus kehilangan segalanya.

Setelah banding, Ali akhirnya kembali ke ring pada 1970 dan kembali merebut gelar dunia dari George Foreman pada 1974 dalam pertarungan legendaris “Rumble in the Jungle.” Hingga pensiun pada 1981, ia mencatat rekor 56 kemenangan (37 KO) dan hanya 5 kali kalah.

Parkinson, Kemanusiaan, dan Warisan Abadi

Pada 1984, Muhammad Ali didiagnosis menderita Parkinson akibat trauma kepala selama bertahun-tahun bertanding. Meski kondisi kesehatannya menurun, Ali tetap aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Salah satu momen paling dikenang adalah ketika ia bernegosiasi untuk pembebasan sandera Amerika di Irak pada 1990.

Ali menikah empat kali dan dikaruniai sembilan anak. Pada 3 Juni 2016, dunia kehilangan sang legenda ketika ia wafat pada usia 74 tahun. 

Prosesi pemakamannya di Louisville dihadiri ribuan orang dan disiarkan ke seluruh dunia, menegaskan bahwa Muhammad Ali bukan sekadar petinju, melainkan simbol keberanian, iman, dan kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warisan Ali tetap hidup hingga kini. Ia tidak hanya dikenang sebagai “The Greatest” di ring tinju, tetapi juga sebagai seorang mualaf yang menjadikan Islam sebagai pegangan hidupnya. 

Kisahnya adalah bukti bahwa ketenaran dan kekuatan sejati datang ketika seseorang menemukan keyakinan yang mampu menenangkan jiwa. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

'Dicurigai' Banser Soal Tiga Anak Buah Habib Bahar Tak Dilakukan Penahanan, Polisi Jawab Menohok

'Dicurigai' Banser Soal Tiga Anak Buah Habib Bahar Tak Dilakukan Penahanan, Polisi Jawab Menohok

Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Jerry Aurum Tak Ingin Konflik Denada dan Ressa Rizky Berdampak Buruk pada Aisha

Jerry Aurum Tak Ingin Konflik Denada dan Ressa Rizky Berdampak Buruk pada Aisha

Jerry Aurum, mantan suami Denada tegas mengimbau agar konflik sang mantan istri dengan Ressa Rizky jangan sampai memberi dampak negatif terhadap putrinya, Aisha
Laga Panas Liga Inggris: Brentford Sikat Newcastle Lewat Drama Menegangkan

Laga Panas Liga Inggris: Brentford Sikat Newcastle Lewat Drama Menegangkan

Brentford sukses memenangkan drama lima gol saat menaklukkan Newcastle United dengan skor 3-2 pada lanjutan Liga Inggris. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion St. James Park, Newcastle, Minggu (8/2/2026) dini hari WIB.
Hasil Liga Inggris: Everton Menanjak, Aston Villa Tertahan di Klasemen

Hasil Liga Inggris: Everton Menanjak, Aston Villa Tertahan di Klasemen

Everton sukses mengatasi perlawanan Fulham, sementara Aston Villa harus puas berbagi poin saat ditahan Bournemouth pada rangkaian pertandingan Liga Inggris pekan ke-25 yang digelar Sabtu (7/2/2026).
15 Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Orangtua, Sarat Akan Doa dan Harapan

15 Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Orangtua, Sarat Akan Doa dan Harapan

Kumpulan ucapan Selamat Imlek 2026 untuk orangtua tercinta yang sarat akan doa, harapan, sampai rasa terima kasih. Cocok dibagikan saat momen Tahun Baru Imlek.
Bek Timnas Indonesia Bikin Leverkusen Frustrasi, Kevin Diks Tampil Impresif di Bundesliga

Bek Timnas Indonesia Bikin Leverkusen Frustrasi, Kevin Diks Tampil Impresif di Bundesliga

Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, tampil solid dengan bermain penuh saat Borussia Monchengladbach menahan imbang Bayer Leverkusen dengan skor 1-1 pada lanjutan Bundesliga 2025/2026.

Trending

Gagal Juara Piala Asia 2026, Ketum FFI Sebut Timnas Futsal Indonesia Resmi Menapaki Level Dunia

Gagal Juara Piala Asia 2026, Ketum FFI Sebut Timnas Futsal Indonesia Resmi Menapaki Level Dunia

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Timnas Futsal Indonesia meski harus puas menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026.
Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua, Bambang Setyawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Sindiran Halus Hector Souto Seusai Final Piala Asia Futsal: Dunia Ada di Pihak Garuda

Sindiran Halus Hector Souto Seusai Final Piala Asia Futsal: Dunia Ada di Pihak Garuda

Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, melontarkan candaan bernada kebanggaan usai partai final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu.
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT