Bolehkah Istri yang Bekerja dan Suami Mengurus Rumah Tangga? Ternyata Zaman Sekarang Itu...
- Istockphoto
Rasulullah memberikan dua pilihan kepada wanita tersebut.
“Solusi pertama, kau minta cerai. Kalau suami tidak memberi nafkah, maka minta cerai. Karena urusan nafkah kan tidak bisa ditunda, tidak ada yang membiayai,” kata Buya Yahya menjelaskan.
Namun, Rasulullah juga menawarkan pilihan lain.
“Pilihan kedua, engkau (istri) yang mencukupi seperti yang sudah kau lakukan. Kau akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat, pahala sedekah, pahala menyenangkan suami, dan pahala silaturahmi," lanjut Buya Yahya.
- Pexels/Timur Weber
Wanita tersebut akhirnya memilih untuk tetap membantu suaminya, karena ingin memperoleh pahala yang lebih besar.
Hukum Istri Bekerja Menurut Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menegaskan bahwa wanita karier atau istri yang bekerja diperbolehkan dalam Islam, selama memenuhi beberapa syarat.
“Wanita karier itu boleh, wanita bekerja itu boleh, dengan catatan yang pertama, izin suami, yang kedua kerjaannya halal, yang ketiga terhormat, dan yang keempat tidak meninggalkan tugasnya sebagai istri,” jelasnya.
Buya Yahya juga mengingatkan agar wanita yang sudah berkarier tidak menjadi sombong atau merasa lebih tinggi dari suami.
“Yang kelima paling penting, tidak boleh menjadi sombong, sehingga wanita yang sudah punya karier gampang bercerai. Kalau punya masalah sama suaminya, langsung tinggalin saja saya, saya bisa mandiri, lihat akhirnya janda-janda cenderung punya kekayaan atau di saat punya kekayaan, mudah menjanda. Hati-hati. Jangan mau dibodohi dengan harta Anda, dikit-dikit minta cerai,” tutup Buya Yahya.
Dari penjelasan Buya Yahya, dapat dipahami bahwa istri boleh bekerja selama mendapat izin suami, menjaga kehormatan, dan tetap menjalankan kewajiban rumah tangga.
Namun, tanggung jawab utama mencari nafkah tetap berada di pundak suami. Bila keadaan sulit, saling membantu dengan niat tulus akan menjadi ladang pahala bagi keduanya.
Dengan demikian, keseimbangan peran, saling pengertian, dan keikhlasan menjadi kunci utama agar rumah tangga tetap harmonis, meski kondisi ekonomi tak selalu ideal. (gwn)
Load more