GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Birahi dan Beranak Banyak, Bolehkah Kucing Disteril? Ternyata dalam Islam Ditegaskan Hukumnya…

Kucing dikenal sebagai hewan yang disukai banyak orang karena bulunya yang halus dan tingkahnya yang menggemaskan. Bagaimana pandangan Islam mengenai tindakan mensteril kucing?
Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:11 WIB
ilustrasi kucing di rumah
Sumber :
  • pexels.com/David Yu

tvOnenews.com - Kucing dikenal sebagai hewan yang disukai banyak orang karena bulunya yang halus dan tingkahnya yang menggemaskan.

Namun, hewan satu ini termasuk cepat berkembang biak sehingga sering kali membuat pemiliknya kewalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengendalikan jumlah anak kucing, sebagian orang memilih melakukan sterilisasi sebagai solusi.

Bahkan, tak sedikit pecinta kucing yang meyakini bahwa kucing yang sudah disteril justru akan memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat.

Meski demikian, muncul pertanyaan bagaimana pandangan Islam mengenai tindakan mensteril kucing ini? Apakah dibolehkan atau justru dilarang?

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan ibadah kurban dengan menggunakan kambing yang telah dikebiri.

Para ulama pun berpendapat bahwa mengebiri hewan yang halal dikonsumsi diperbolehkan apabila tujuannya untuk membuat hewan tersebut lebih gemuk dan sehat.

Hal ini diperkenankan karena dilakukan demi kemaslahatan atau kebaikan bagi manusia.

"Mengebiri untuk penggemukan itu berarti untuk maslahat manusia," ujar Buya Yahya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Lalu, bagaimana bila melakukan steril pada hewan yang tidak halal dimakan, seperti kucing?

Awalnya, Buya Yahya menanyakan apa tujuan mengebiri hewan tersebut.

"Adapun jika binatang yang tidak halal dimakan. Pertama, iseng banget. Untuk apa tujuanmu?" kata Buya Yahya. 

Menurutnya, bila mengebiri binatang yang tidak halal dimakan ini diperbolehkan, dengan catatan tidak membahayakan binatang tersebut.

"Jika binatang yang tidak halal dimakan, ya nggak ada masalah. Dengan catatan tidak membahayakan binatang yang tidak boleh dibunuh. Kalau binatangnya boleh dibunuh ya suka-suka," jelas Buya Yahya.

Menurut pandangan madzhab Syafi’i, mengebiri hewan yang haram dimakan, seperti kucing hukumnya tidak diperbolehkan, kecuali jika ada alasan yang jelas dan kuat.

Contohnya, ketika kucing menimbulkan gangguan, seperti membuat suara berisik saat masa birahi, atau jumlahnya sudah terlalu banyak hingga sulit untuk dirawat.

Dalam kondisi seperti itu, sterilisasi dilakukan bukan karena iseng, melainkan untuk mengendalikan populasi dan menjaga kenyamanan lingkungan.

Buya Yahya menjelaskan bahwa tindakan mengebiri dengan tujuan kemaslahatan seperti ini justru lebih menunjukkan rasa kasih sayang dibandingkan membiarkannya atau bahkan membunuhnya.

Para ulama juga menyatakan, selama tujuannya demi kebaikan, misalnya untuk mengurangi gangguan atau menjaga kesehatan hewan maka tindakan tersebut diperkenankan.

Sementara dalam madzhab lain, karena kucing termasuk binatang, maka kebiri dianggap tidak menjadi masalah selama tidak menimbulkan penderitaan berlebihan.

Lagi pula, proses kebiri hanya menimbulkan rasa sakit sesaat, dan bahkan dalam beberapa kasus dapat membuat kucing menjadi lebih sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi intinya boleh, baik binatang yang halal dimakan dan tidak halal dimakan, itu diperkenankan. Hanya dalam madzhab Syafi'i, ada sedikit aturan yaitu harus ada hajat yang jelas. Kalaupun tidak, ikut madzhab lain," tutur Buya Yahya.

"Dan jangan menganggap ini sebuah kedzoliman, asalkan caranya benar. Justru binatang seperti kucing semakin sehat, hanya tidak bisa berkembang lagi," pungkasnya. (gwn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Iran tegaskan tidak akan memenuhi tuntutan yang berlebihan dari musuh-musuhnya. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan mengutuk perang ekonomi terhadap Iran sebagai kelanjutan perang dengan kekerasan.
Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga mengalami serangan jantung, seorang calon haji asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah.
Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan ajakan yang menarik perhatian bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang. 
Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Berikut alasan umat Islam disunnah untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum melakanakan shalat Idul Adha, begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.

Trending

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT