GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 28 November 2025 Singkat Padat tentang Perceraian dalam Islam

Berikut teks Khutbah Jumat 28 November 2025 singkat dan padat tentang 'Perceraian dalam Islam'.
Kamis, 27 November 2025 - 18:04 WIB
Ilustrasi pasangan suami istri bercerai
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

tvOnenews.com - Perceraian bukanlah perkara ringan dalam kehidupan rumah tangga, dan dalam Islam, masalah ini memiliki aturan serta adab yang harus dipahami. 

Berkaitan dengan hal tersebut, teks khutbah Jumat kali ini akan membahas tentang perceraian dalam Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut teks Khutbah Jumat tentang perceraian yang pernah disampaikan Ustaz Syafiq Riza Basalamah, sebagaimana dikutip dari laman Ngaji.id.

Khutbah Pertama

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

Ashhadu an laa ilaaha illallah, wa ashhadu anna Muhammadan Rasulullah.

Kaum muslimin rahimakumullah, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Ketahuilah bahwa iman kita bisa naik dan turun, sehingga setiap pekan kita diingatkan agar kembali mengokohkan keimanan dan ketakwaan kita.

Ilustrasi shalat Jumat
Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Pexels/Mohammed Alim

 

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Syukurilah nikmat yang Allah berikan, taatilah perintah-Nya, jauhilah larangan-Nya, dan janganlah kita mati kecuali dalam keadaan Islam.

Ahibbati fillah,

Seringkali kita menerima undangan pernikahan, namun pernahkah kita menerima undangan walimatut thalaq, yaitu undangan perceraian? Tidak pernah. Tetapi mengapa perceraian justru banyak terjadi?

Karena perceraian adalah salah satu amalan paling disukai iblis. Dalam hadits Muslim disebutkan bahwa iblis mendirikan singgasananya di atas air, kemudian mengirim pasukannya untuk menyesatkan manusia.

Ada yang datang dan berkata: “Aku menggoda Fulan sampai melakukan ini dan itu.”

Iblis menjawab: “Engkau tidak berbuat apa-apa.”

Hingga datang seorang yang berkata: “Aku menggoda Fulan sampai dia menceraikan istrinya.”

Maka iblis pun berkata: “Na‘am anta…”

Lalu ia mendekatkan dan memeluknya, karena ia berhasil memisahkan dua manusia yang saling mencintai.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Betapa banyak rumah tangga yang awalnya indah, penuh cinta, namun hancur karena perceraian. Anak-anak menjadi korban. Bila tinggal bersama ayah, sering ditanamkan kebencian kepada ibunya. Bila tinggal bersama ibu, sering dijejali kebencian kepada ayahnya. Akhirnya tumbuhlah generasi yang jauh dari kasih sayang orang tua.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

 

Saudaraku,
Allah tidak membuat “Surat Pernikahan” dalam Al-Quran, tetapi Allah menurunkan Surat Ath-Thalaq, agar manusia memahami aturan perceraian dan tidak mengambil keputusan secara gegabah.

Mengapa harus bercerai, sedangkan solusi yang Allah berikan masih ada?

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan perempuan-perempuan yang kalian melihat dia tidak taat, berikanlah nasihat…” (QS. An-Nisa'[4]: 34)

Pertama, nasihati istri dengan lemah lembut, ingatkan dengan ayat-ayat Allah.

Jika tidak berhasil, maka:

وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ

“Pisahkan mereka dari tempat tidur.”

Dengan cara ini, istri akan sadar bahwa suami benar-benar serius dalam memberi nasihat.

Jika tetap tidak berubah, maka:

وَاضْرِبُوهُنَّ

“Pukul mereka."

Namun hanya jika bermanfaat dan tidak menyakiti. Jika tidak bermanfaat, maka jangan dilakukan.

Jika semua cara tidak membuahkan hasil dan konflik terus berlanjut, maka Allah berfirman:

فَابْعَثُوا حَكَمًا مِّنْ أَهْلِهِ وَحَكَمًا مِّنْ أَهْلِهَا**

Kirimlah mediator dari keluarga suami dan dari keluarga istri.”

Terkadang, pikiran kita tertutup oleh emosi, sehingga orang lain dapat memberikan penilaian lebih bijak.

Jika bisa rukun kembali, maka lanjutkan kehidupan rumah tangga. Tetapi jika tidak memungkinkan, barulah perceraian dilakukan sebagai upaya terakhir.

Jamaah sekalian,

Ketahuilah bahwa tidak semua rumah tangga dibangun atas dasar cinta, sebagaimana ucapan Umar bin Khattab:

لَيْسَ كُلُّ البُيُوتِ تُبْنَى عَلَى الْحُب

“Tidak semua rumah tangga dibangun atas dasar cinta.”

Banyak rumah tangga bertahan puluhan tahun bukan karena selalu penuh cinta, tetapi karena ilmu, akhlak, kesabaran, dan kebaikan.

Wahai kaum muslimin, berhati-hatilah dengan kalimat talak. Sekali terucap, iblis bergembira, sementara keluarga dan anak-anak menanggung luka.

Ilustrasi shalat Jumat di masjid
Ilustrasi shalat Jumat di masjid
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Khutbah Kedua

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah.

Jamaah jumat rahimakumullah,

Banyak di antara kita menikah tanpa ilmu, padahal bekerja saja perlu ijazah dan pelatihan. Maka tidak heran banyak rumah tangga tidak harmonis karena tidak memahami hukum-hukum pernikahan.

Ada dua pelajaran penting tentang talak.

Pertama, sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

ثَلَاثٌ جِدٌّهُنَّ جِدُّ وَهَزْلُهُنَّ جِدُّ: النِّكَاحُ، وَالطَّلَاقُ، وَالرَّجْعَةُ

“Tiga perkara yang seriusnya serius dan bercandanya pun serius: pernikahan, perceraian, dan rujuk.”

Maka, jika suami berkata kepada istrinya:

“Aku ceraikan engkau,”

meskipun bercanda, maka talak tetap jatuh.

Ada ucapan talak yang jelas, dan ada yang bermakna ganda, seperti: “Pulang ke rumah ibumu.”

Ini hanya menjadi talak jika disertai niat menceraikan.

Kedua, Allah berfirman:

الطَّلَاقُ مَرَّتَانِ

“Talak itu dua kali…”

Dua kali talak masih boleh rujuk. Namun jika suami menjatuhkan talak ketiga, maka **tidak boleh kembali kecuali perempuan tersebut menikah lagi dengan laki-laki lain secara syar’i.

Banyak orang yang tidak sadar telah mengucapkan talak lebih dari tiga kali. Maka pelajarilah hukum ini agar tidak salah langkah.

Jamaah Rahimakumullah,
Marilah kita belajar agama dengan sungguh-sungguh. Ilmu adalah bekal kita menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga Allah menjaga keluarga kita, menyatukan hati-hati kita, dan menjauhkan kita dari perceraian yang tidak perlu.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم…

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

قموا إلى صلاتكم يرحمكم الله.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT