News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat 12 Desember 2025: Infak untuk Korban Banjir Sumatera, Harta Tak Kurang Justru Rezeki Bertambah

Berikut bahan naskah khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 12 Desember 2025, dengan tema "Infak untuk Korban Banjir Sumatera, Harta Tak Kurang Justru Rezeki Bertambah".
Kamis, 11 Desember 2025 - 18:36 WIB
Suasana pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Rabu (3/12).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Bencana banjir bandang dan tanah longsor menimpa tiga provinsi di Pulau Sumatera, di antaranya Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan data dari BNPB, jumlah korban banjir Sumatera terus bertambah. Per Kamis, 11 Desember 2025, bencana ini telah memakan 990 orang meninggal dunia, 225 hilang, dan 5,1 ribu terluka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak banjir Sumatera juga meluluhlantakkan ribuan bangunan. Bahkan saudara di Pulau Sumatera membutuhkan pertolongan dari masyarakat Indonesia.

Melalui Naskah khutbah Jumat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 12 Desember 2025, sebagai umat Muslim, setidaknya bisa mengulurkan tangan melalui infak. Tema ini menjadi pengingat sedekah tidak membuat harta semakin sempit, justru rezeki berlipatganda.

Naskah Khutbah Jumat: Infak untuk Korban Banjir Sumatera, Harta Tak Kurang Justru Rezeki Bertambah

Ilustrasi Sedekah
Ilustrasi Sedekah
Sumber :
  • ANTARA

Khutbah Pertama

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah,

Pertama-tama, marilah kita senantiasa memuji Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang Maha Pemberi kenikmatan dan telah memberikan kasih sayang, sehingga kita masih diberikan rezeki yang cukup hingga saat ini.

Tak lupa, marilah kita sholawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Berkat beliau, kita terjaga untuk menyikapi setiap musibah sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Saudaraku sekalian yang berbahagia,

Khatib meminta izin kembali membahas bencana alam. Sejumlah wilayah Indonesia kembali dilanda musibah melalui bencana banjir, tanah longsor, gunung meletus hingga gempa bumi.

Hal ini mengingat Indonesia telah memasuki fase musim hujan. Tentu sangat rentan adanya terjadi musibah bencana banjir hingga tanah longsor.

Seperti diketahui, saudara kita di Aceh, Sumbar, serta Sumut kini menghadapi cobaan berat. Di balik bencana yang terjadi saat ini, tentu musibah menjadi pengingat bahwa hidup penuh ujian.

Di tengah-tengah itu, Islam mengajarkan solidaritas untuk tolong-menolong dalam kebaikan menjadi kewajiban untuk umat Muslim.

Saat ribuan bahkan jutaan saudara kita di Sumatera kehilangan rumah, harta, hingga akses kebutuhan pokok, inilah menjadi momentum bagi umat Muslim meneguhkan kepedulian terhadap sesama.

Sikap ini tidak sekadar menunjukkan empati saja, melainkan menjadi bagian dari menjalankan perintah agama.

Jemaah shalat Jumat yang dikaruniai Allah,

Umat Muslim mendapat anjuran untuk berinfak. Hal ini tertera dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-Baqarah Ayat 267, Allah SWT  berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Al-Baqarah, 2:267).

Tafsir ayat ini sudah sangat jelas, bahwa infak merupakan salah satu anjuran dari Allah SWT.

Melalui Surat Ali-Imran Ayat 92, umat Muslim juga mendapat tantangan dari-Nya, Allah SWT berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya: "Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya." (QS. Ali-Imran, 3:92).

Maka dari itu, infak bukan sekadar uang dan harta saja, tetapi bisa berbentuk lainnya seperti makanan, pakaian, tenaga hingga fasilitas untuk kebutuhan evakuasi. Kebetulan para korban terdampak banjir juga sangat membutuhkan ini, sebab daerah mereka telah hancur lebur karena banjir bandang.

Melalui infak dalam berbagai bentuk akan mendapat jaminan sebagai amal jariyah untuk para saudara kita yang kini diombang-ambing oleh situasi sulit.

Dalam sebuah hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah." (HR. Muslim).

Para ulama memberikan penegasan dari tafsir hadis ini. Maksudnya hal yang bertambah, yakni keberkahan, rezeki, kelapangan hidup, hingga ketenangan batin bagi mereka yang berinfak.

Kebanyakan umat Muslim berpikir semakin banyak untuk memberi atau bersedekah, maka Allah SWT semakin memudahkan urusan dan membuka pintu aliran rezeki bertubi-tubi dari langit.

Perihal infak untuk korban banjir, sedekah hingga membantu saudara terdampak bencana adalah hal paling utama. Ulama mengajarkan terkait kondisi darurat berkaitan dengan kaidah "adh-dharurah tuqaddam". Artinya, prioritas kita untuk memberi kepada mereka yang sedang dilanda situasi tidak baik.

Bantuan berupa logistik, obat-obatan, pakaian, peralatan mandi, hingga perahu untuk proses evakuasi merupakan bagian bentuk dari infak yang paling utama untuk saat ini.

Melalui infak untuk orang tertimpa musibah, Allah SWT telah menjanjikan ganjaran kepada hamba-Nya berupa 700 kali lipat rezeki. Hal ini sudah menjadi penjelasan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 261.

Meski begitu, rezeki tidak sekadar harta, tetapi bisa datang berupa kesehatan, kelancaran usaha hingga keluarga yang harmonis. Bagi mereka yang berinfak, pasti selalu merasakan keajaiban rezeki yang datang secara tak terduga.

Khutbah Kedua

Demikianlah khatib menjelaskan sedikit khutbah pertama pada hari ini. Musibah banjir merupakan bagian dari ujian. Tetapi ujian ini tidak hanya menyasar kepada para korban, melainkan sebagai pengingat bagi umat Muslim untuk saling peduli.

Marilah kita memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Setidaknya berinfak walaupun hanya sedikit yang disertai keikhlasan, maka akan menjadi pembuka rezeki hingga tabungan amal jariyah di akhirat nanti.

Penutup Doa

Tak lupa, marilah kita terus berdoa agar saudara yang terdampak banjir dan tanah longsor diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian.

Allahumma firli al-muslimina wal-muslimat, wal-mukminina wal-mu'minat. Allahumma farij 'an ikhwanina fi Sumatera.

Artinya: "Ya Allah, angkatlah kesedihan mereka, selamatkan yang hilang, sembuhkan yang terluka, lapangkan rezeki mereka, dan jadikan musibah ini sebagai jalan menuju kebaikan dan keimanan."

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, Muhammadiyah, Tafsir Ibnu Katsir, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT