GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulan Rajab Hari Apa? Berikut Waktu Mulainya dan Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Umat Islam

1 Rajab 1447 H jatuh pada 21 Desember 2025. Buya Yahya jelaskan hukum puasa Rajab, amalan sunnah, dan keutamaannya bagi umat Islam.
Jumat, 19 Desember 2025 - 10:26 WIB
Ilustrasi Bulan Rajab
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Bulan Rajab menjadi salah satu bulan yang paling istimewa dalam kalender Hijriah.

Dalam Islam, Rajab termasuk ke dalam empat bulan haram atau bulan suci, di mana amal kebaikan akan diganjar pahala berlipat, sementara perbuatan dosa juga dianggap lebih berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran jika umat Muslim di seluruh dunia menyambut datangnya bulan ini dengan penuh rasa syukur dan semangat beribadah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), 1 Rajab 1447 Hijriah jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.

Dalam sistem penanggalan Hijriah, pergantian hari terjadi saat Maghrib, bukan pukul 00.00 seperti pada kalender Masehi.

Artinya, malam 1 Rajab 1447 H dimulai sejak Sabtu malam, 20 Desember 2025, dan umat Islam sudah bisa mulai melaksanakan berbagai amalan sunnah bulan Rajab sejak waktu tersebut.

Sebagai bulan yang dimuliakan, Rajab menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal saleh, seperti puasa sunnah, istighfar, sedekah, salat malam, dan memperbanyak doa.

Salah satu amalan yang paling sering dibahas adalah puasa di bulan Rajab. Namun, di tengah banyaknya anjuran, muncul juga perdebatan mengenai hukum puasa Rajab, apakah dianjurkan, makruh, atau bahkan dianggap bid’ah.

Menanggapi hal ini, Buya Yahya memberikan penjelasan yang menenangkan dan berdasarkan sumber yang shahih.

Dalam kajiannya, Buya Yahya menegaskan bahwa tidak ada satu pun hadis sahih yang melarang puasa di bulan Rajab.

Ia menjelaskan bahwa beberapa riwayat yang menyebutkan larangan puasa Rajab adalah hadis palsu, sehingga tidak boleh dijadikan pegangan.

“Tidak ada riwayat yang benar dari Nabi SAW yang melarang puasa Rajab. Hadis-hadis yang mengatakan Nabi melarang puasa Rajab itu palsu,” tegas Buya Yahya.

Namun, Buya Yahya juga mengingatkan agar umat Islam berhati-hati terhadap hadis-hadis lemah atau palsu yang terlalu melebih-lebihkan keutamaan Rajab.

Menurutnya, cara terbaik adalah mengambil jalan tengah, yaitu melaksanakan puasa Rajab dengan niat ibadah tanpa menganggapnya sebagai kewajiban atau ibadah yang memiliki keutamaan khusus seperti Ramadan.

Buya Yahya menjelaskan, berdasarkan pandangan empat mazhab besar, puasa di bulan Rajab termasuk ibadah sunnah karena tidak ada larangan untuk berpuasa di bulan mana pun selama tidak bertentangan dengan waktu yang diharamkan, seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha, dan hari-hari tasyrik.

“Puasa adalah amal saleh yang disenangi Allah. Jadi selama tidak ada larangan, maka puasa boleh dilakukan kapan saja, termasuk di bulan Rajab,” ujar Buya Yahya.

Ia juga menambahkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berpuasa di bulan Rajab secara intensif, hingga para sahabat mengira beliau tidak pernah berhenti berpuasa.

Namun di waktu lain, Nabi juga tidak berpuasa di bulan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa puasa Rajab bukan kewajiban, tetapi amalan sunnah.

Buya Yahya mengutip riwayat dari Sayyidina Abdullah bin Abbas, yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah berpuasa di bulan Rajab hingga hampir tidak berbuka, lalu di waktu lain beliau tidak berpuasa sama sekali.

Dari situ, para ulama menyimpulkan bahwa puasa Rajab adalah sunnah, bukan bid’ah dan bukan pula wajib.

Selain puasa, amalan lain yang dianjurkan di bulan Rajab antara lain memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta salat malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rajab juga menjadi pintu pembuka menuju bulan Sya’ban dan Ramadan, sehingga banyak ulama menyebutnya sebagai bulan persiapan spiritual bagi umat Islam untuk menyambut bulan puasa dengan hati yang bersih.

Bagi umat Islam, momentum datangnya bulan Rajab 1447 H pada 21 Desember 2025 menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT