News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata Aa Gym soal Islamophobia Jadi Kekhawatiran Pembangunan Islamic Centre Indonesia di Melbourne Australia

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym memberikan pandangan soal peningkatan Islamophobia sebagai kekhawatiran pembangunan Islamic Centre di Melbourne, Australia.
Senin, 19 Januari 2026 - 00:32 WIB
Aa Gym usai konferensi pers pembangunan Islamic Centre Melbourne, Australia, di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym memberikan pandangan terkait Islamophobia di tengah pembangunan Islamic Centre di Kota Melbourne, Australia.

Gedung Islamic Centre dengan ukuran 1.800 meter persegi itu merupakan proyek digagas oleh Komunitas Muslim Indonesia di Australia. Tujuan utamanya sebagai langkah strategis memperluas dakwah di Negeri Kanguru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya terkait Islamophobia sebagai salah satu kekhawatiran pembangunan Islamic Centre di gedung bekas kantor polisi, Aa Gym meyakini hal itu bukanlah sebagai penghambat syiar agama Islam melalui Kota Melbourne.

"Tenang aja. Yang Islamophobia itu bukan musuh," ujar Aa Gym saat ditemui tvOnenews.com di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Aa Gym setelah konferensi pers perkembangan pembangunan Islamic Centre Melbourne, Australia, di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026)
Aa Gym setelah konferensi pers perkembangan pembangunan Islamic Centre Melbourne, Australia, di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Berdasarkan laporan dari Aljazeera dan The Guardian, Islamophobia semakin meningkat di Australia sejak insiden dua tersangka penembakan massal dan serangan teror anti-Semit, Sajid Akram (50) dan anaknya, Naveed Akram (24) di Pantai Bondi, Sydney, Australia pada 14 Desember 2025.

Dari laporan Perdana Menteri New South Wales Chris Minns, setidaknya insiden penembakan itu mengakibatkan 16 orang tewas dan 42 orang lainnya terluka, termasuk di antaranya dua petugas polisi.

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese menganggap aksi tragedi penembakan dan serangan teroris ini sebagai sejarah terburuk keamanan Australia. Motif serangan itu diduga terinspirasi dari Islamic State Ideology atau ideologi negara Islam (ISIS).

Albanese tak membantah insiden anti-Muslim semakin meningkat tajam. Akan tetapi, hal itu telah terjadi sejak dimulainya perang Israel-Palestina di Jalur Gaza hingga adanya penembakan tersebut.

"Warga Australia seharusnya bisa merasa aman di rumah mereka di komunitas mana pun. Kita harus memberantas kebencian, ketakutan, dan prasangka yang mendorong Islamofobia dan perpecahan dalam masyarakat kita," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Parlemen Persemakmuran di Sydney, Australia.

Aa Gym memahami peningkatan Islamophobia semakin tajam. Tetapi mereka bukanlah musuh, hanya saja belum memahami tentang betapa indahnya agama Islam.

Kata Aa Gym, hal itu tidak akan menjadi penghambat selama tujuan perluasan dakwah lewat Kota Melbourne, dilakukan dengan cara positif.

"Bukan masalah Islamofobia itu. Yang jadi masalah, kita membantu mereka paham (agama Islam) atau tidak, kita jadi contoh Islam yang baik atau tidak begitu," katanya.

Pendapat Aa Gym soal Komunitas Muslim Indonesia Bangun Islamic Centre di Melbourne

Jajaran Komunitas Muslim Indonesia di Australia bersama Aa Gym dalam konferensi pers perkembangan pembangunan Islamic Centre di Kota Melbourne, Australia di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026)
Jajaran Komunitas Muslim Indonesia di Australia bersama Aa Gym dalam konferensi pers perkembangan pembangunan Islamic Centre di Kota Melbourne, Australia di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Sabtu (17/1/2026)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Aa Gym berbagi pendapat terkait rencana pembangunan tersebut. Ia sangat mendukung dengan gebrakan dari Komunitas Muslim Indonesia di Victoria bagian Australia, yang ingin menghadirkan adanya Islamic Centre di Kota Melbourne.

"Sangat bahagia, sangat bersyukur Allah memberikan jalan karena yang membolak-balik hati adalah Allah," kata Aa Gym.

Menurutnya, pembelian gedung bekas kantor polisi Laverton meski dari hasil lelang sebagai pencapaian terbaik. Ia tidak menyangka kantor polisi akan berubah menjadi masjid dan pusat dakwah Muslim di Australia.

"Bayangkan kantor polisi dijual jadi masjid, ini sebuah sejarah baru. Oleh karena itu, ini harus disikapi bukan minta sumbangan, tetapi menginformasikan adanya ladang amal," jelasnya.

Pendakwah berusia 63 tahun ini berharap pembangunan Islamic Centre digagas Komunitas Muslim Indonesia di Australia, harus mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

"Harusnya masyarakat melihat ini tuh menjadi kesempatan besar supaya mendapatkan pahala amal jariyah yang melimpah," pesannya.

Aa Gym bersyukur langkah baik dari Komunitas Muslim Indonesia untuk membangun pusat dakwah di Kota Melbourne, mendapat sambutan dan antusias besar bagi umat Muslim di Australia.

Sementara, Presiden IMCW, Andri Nursafitri mengatakan, pembelian hasil lelang gedung kantor polisi Laverton itu telah berlangsung pada Desember 2025 lalu. Pasalnya, jarak gedung tersebut hanya 150 meter dari Masjid Baitul Makmur di Melbourne, Australia.

Andri mengatakan, pihaknya telah membeli gedung itu dari hasil lelang sebesar Rp14 miliar. Adapun tenggat waktu untuk melunasi pembelian gedung kantor polisi itu hanya sampai Maret 2026.

Pihaknya masih membutuhkan setidaknya Rp28 miliar untuk pelunasan. Berdasarkan perjanjian dengan pemerintah setempat, apabila tidak dapat melunasi pembelian lelang itu, maka akan kehilangan uang muka sebesar Rp2,8 miliar.

"Sekaligus menghapus peluang memperluas dakwah Islam di Melbourne," kata Andri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkini, Komunitas Muslim Indonesia bagian Victoria, Australia, tengah meminta izin pembangunan Islamic Centre tersebut. Kehadiran gedung itu diharapkan sebagai solusi di tengah peningkatan jemaah Muslim di Masjid Baitul Rahman, yang sudah tidak lagi menampung aktivitas ibadah dan dakwah di Kota Melbourne, Australia.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPP PIKI Bakal Ganjar Penghargaan Tokoh dan Insan Inspiratif

DPP PIKI Bakal Ganjar Penghargaan Tokoh dan Insan Inspiratif

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) bakal menggelar PIKI Award 2026 yang direncanakan pada Oktober 2026.
Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim Esport Polda Jatim Sabet Juara III

Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim Esport Polda Jatim Sabet Juara III

Tim Esport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Polda Jawa Timur berhasil meraih Juara III dalam ajang MLBB Esport Kapolri Cup 2026.
Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim Esport Polda Jatim Sabet Juara III

Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim Esport Polda Jatim Sabet Juara III

Tim Esport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Polda Jawa Timur berhasil meraih Juara III dalam ajang MLBB Esport Kapolri Cup 2026.
Lensa Berbicara: Diduga Korsleting Listrik, Lapak Barang Bekas di Tanah Abang Ludes Terbakar

Lensa Berbicara: Diduga Korsleting Listrik, Lapak Barang Bekas di Tanah Abang Ludes Terbakar

Lapak jual beli barang bekas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terbakar pada Selasa (11/8) siang. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.
PDIP Lantik Taruna Merah Putih Hari Ini, Fokuskan untuk Rangkul Generasi Muda

PDIP Lantik Taruna Merah Putih Hari Ini, Fokuskan untuk Rangkul Generasi Muda

PDI Perjuangan menegaskan fokus partai dalam merangkul generasi muda melalui pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP) masa bakti 2025–2030.
FIFA Beri Jalan, John Herdman Bisa Panggil Pemain Naturalisasi Baru ke Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026

FIFA Beri Jalan, John Herdman Bisa Panggil Pemain Naturalisasi Baru ke Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 membuka peluang pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia tampil setelah sebelumnya absen di ajang Piala AFF karena tak dilepas klubnya.

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT