News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ada Sisa Makanan di Mulut Saat Shalat, Dianggap Batal atau Tetap Sah? Ini Penjelasannya

Buya Yahya jelaskan hukum sisa makanan di mulut saat shalat. Jika tidak ditelan sengaja, shalat tetap sah, tapi tetap jaga kebersihan mulut sebelum ibadah.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:55 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/SERHAT TUĞ

tvOnenews.com - Masalah sisa makanan di mulut saat shalat sering menjadi pertanyaan di kalangan umat Islam.

Tidak sedikit yang merasa waswas ketika menyadari ada remah kecil makanan yang tertinggal di antara gigi atau di dalam mulut setelah makan, lalu khawatir shalatnya dianggap tidak sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai hal ini agar umat tidak salah paham dalam memahami hukum fiqih terkait.

Dalam sebuah kajian yang diunggah di kanal YouTube resminya, Buya Yahya menjelaskan bahwa shalat tetap sah meskipun ada sisa makanan di mulut, selama seseorang tidak menelannya dengan sengaja.

“Setelah salat ada sisa makanan di mulut, apakah harus mengulang shalatnya? Oh tidak, karena Anda tidak makan dan tidak menelan,” jelas Buya Yahya.

Ia memberikan perumpamaan yang cukup menarik untuk memudahkan pemahaman.

“Bahkan sepanjang shalat Anda menyimpan kelereng di mulut Anda juga sah. Cuman, ngapain Anda main-main begitu,” ujarnya sambil tersenyum.

Namun, beliau menegaskan bahwa menyimpan sesuatu di dalam mulut saat shalat tanpa alasan yang jelas, apalagi untuk main-main, merupakan perbuatan yang tidak pantas dan bisa mengurangi kekhusyukan ibadah.

Lebih lanjut, Buya Yahya menekankan bahwa shalat akan batal jika seseorang menelan sisa makanan dengan sengaja.

“Kalau Anda telan dengan sengaja sisa makanan itu, maka batal shalat Anda,” tegasnya.

Sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut sebaiknya segera dikeluarkan sebelum shalat dimulai.

Jika baru menyadari saat sedang shalat, umat dianjurkan untuk tidak panik dan tetap fokus beribadah, asalkan sisa makanan itu tidak ditelan.

“Kalau ternyata makanan masih ada di mulut, asalkan Anda tidak menelannya, maka salat Anda sah, gak perlu mengulang,” terang Buya Yahya.

Ada kalanya sisa makanan tertelan tanpa disengaja, misalnya karena terlalu kecil atau licin.

Dalam kondisi seperti ini, Buya Yahya menjelaskan bahwa shalat tetap sah selama tidak ada unsur kesengajaan dan jumlah makanan yang tertelan sangat sedikit.

“Kalau seandainya ada sisa makanan di dalam mulut tapi ketelan, bukan karena sengaja, dan makanannya sedikit, tidak batal shalatnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan batasan mengenai “sedikit” dalam konteks ini, yaitu ukuran yang sebanding dengan biji sawi atau remah kecil makanan yang tidak dapat dihindari.

Jika sisa makanan cukup besar hingga bisa dianggap sebagai aktivitas makan, maka shalat otomatis batal.

Buya Yahya juga berpesan agar umat Islam memperhatikan kebersihan mulut sebelum shalat, terutama setelah makan.

Hal ini selain untuk menjaga kekhusyukan, juga termasuk bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW.

“Kalau ada sisa makanan keluar, keluarkan mereka dengan cara yang baik. Jangan di masjid. Karena bisa menimbulkan najis, mengotori pakaian, atau area sekitar kita,” imbaunya.

Membersihkan mulut menggunakan siwak atau sikat gigi sebelum shalat sangat dianjurkan.

Selain membuat mulut segar dan bersih, kebiasaan ini juga termasuk amalan sunnah yang sangat dicintai Rasulullah SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menambahkan, terkadang sebagian umat terlalu berlebihan dalam merasa waswas terhadap hal-hal kecil saat shalat, termasuk urusan sisa makanan di mulut.

Padahal, Islam tidak menghendaki umatnya menjadi sulit dalam beribadah. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT