News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pikiran ke Mana-mana saat Shalat sampai Lupa Rakaat, Ternyata Ini Penyebabnya Kata Ustaz Adi Hidayat

Saat shalat pikiran ke mana-mana sampai lupa rakaat, apa penyebabnya? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini lengkap dengan solusinya.
Senin, 26 Januari 2026 - 06:40 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

tvOnenews.com - Tidak sedikit orang yang merasa mampu fokus dalam berbagai aktivitas, namun justru kehilangan konsentrasi ketika berdiri di hadapan Allah dalam shalat

Pikiran tiba-tiba melayang ke urusan sepele, bahkan sampai lupa jumlah rakaat yang sudah dikerjakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini mendapat perhatian khusus dari Ustaz Adi Hidayat. Melalui penjelasannya di kanal YouTube pribadinya, ia mengungkap akar masalah sekaligus solusi agar shalat kembali menjadi ibadah yang menenangkan dan menjaga diri dari maksiat.

Ustaz Adi Hidayat mengawali penjelasannya dengan mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menumbuhkan amal saleh. 

Menurutnya, amal ibadah yang dilakukan secara konsisten bukan hanya bernilai pahala, tetapi juga menjadi penjaga diri dari perbuatan buruk di kemudian hari.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

“Bersabarlah Anda dalam meningkatkan amal shaleh. Karena amal shaleh itu yang bisa menjaga Anda dari maksiat di masa depan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa Allah SWT telah memberikan petunjuk dalam Al-Quran, bahwa kebiasaan beramal saleh akan membentuk benteng perlindungan dari sumber-sumber keburukan. 

Ketika ibadah menjadi rutinitas yang hidup dalam keseharian, maka ia akan berfungsi sebagai pengendali diri.

Dalam hal ini, shalat mendapat penekanan khusus. Ustaz Adi Hidayat menyebut shalat sebagai ibadah paling utama yang harus dijaga. 

Selain menjadi penahan dari maksiat, shalat juga merupakan amalan pertama yang akan dihisab dan menjadi jalan menuju surga.

Namun, ia mengingatkan bahwa menjaga shalat tidak cukup hanya dengan mengerjakan gerakannya. 

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

Umat Islam juga perlu memahami ilmunya dan mendalami maknanya.

“Pelajari cara-cara shalat, pelajari makna-makna shalat,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Awas ya. Karena banyak orang tau cara shalat tapi ia tak paham makna shalat,a” lanjutnya.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menyinggung persoalan yang sering dialami banyak orang, yaitu munculnya gangguan pikiran saat shalat, terutama ketika takbiratul ihram. 

Ia menjelaskan bahwa pada momen itulah setan berusaha mengalihkan fokus manusia.

“Kalau Anda belum shalat, itu bisa fokus. Tapi saat bertakbir, setan akan berbisik untuk mengingatkan ini-itu,” jelasnya.

Gangguan tersebut sering kali berupa hal-hal yang sebenarnya tidak mendesak.

“Allahu akbar, jemuran belum diangkat, kunci mobil di mana. Sampai ada orang shalat ia tak sadar berapa rakaat dia menunaikan shalatnya,” tambahnya.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Solusi dari kondisi ini, menurut Ustaz Adi Hidayat, adalah kembali belajar dan memahami makna shalat secara serius. 

Ia mengajak umat Islam untuk benar-benar menyadari apa yang diucapkan saat berdiri menghadap Allah.

“Ayo belajar, pahami makna shalat. Ketika bertakbir, pahami apa maksud Allahu akbar,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa shalat yang dipahami maknanya dan dikerjakan dengan benar memiliki kekuatan besar dalam menjaga akhlak.

“Kalau Anda paham makna shalat, kemudian dikerjakan dengan benar, itu yang bisa mencegah dua sumber keburukan,” lanjutnya.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, dua sumber keburukan tersebut adalah fahsya’, yaitu perbuatan buruk yang tampak akibat dorongan syahwat seperti zina dan pornografi, serta munkar, yaitu keburukan yang lahir dari keinginan hati, seperti berdusta, mencuri, bertengkar, hingga korupsi.

Karena itu, ia menegaskan bahwa shalat yang benar seharusnya membentuk karakter seseorang.

“Jadi mustahil ada orang shalat yang bisa berbuat fahsya’ dan munkar,” tegasnya.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

Ia menutup dengan pesan penguatan iman di tengah tantangan zaman.

“Jadi kalau shalat kita dekat dengan Allah, shalat kita baik, maka kita akan dijaga dari sifat semacam itu,” ucap Ustaz Adi Hidayat.

“Sekalipun nanti hidup di akhir masa, InsyaAllah semua hal itu membuat kita teguh dalam hal ibadah, dikuatkan oleh Allah SWT,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan ini menjadi pengingat bahwa lupa rakaat dan pikiran yang melayang saat shalat bukan sekadar persoalan konsentrasi, melainkan tanda perlunya memperdalam makna ibadah. 

Dengan memahami shalat secara utuh, ibadah tidak hanya menenangkan, tetapi juga menjadi pelindung diri dari berbagai bentuk keburukan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT