News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Senin, 2 Februari 2026 - 01:52 WIB
Ilustrasi berdoa di malam Nisfu Sya'ban
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Jelang pertengahan bulan Sya'ban, pertanyaan seputar keutamaan dan amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Sya'ban kembali ramai dibahas di tengah masyarakat. 

Tidak sedikit umat Islam yang ingin menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, namun di sisi lain juga muncul kebingungan terkait amalan apa saja yang benar-benar memiliki dasar hadis dan mana yang justru perlu dihindari karena tidak memiliki landasan yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan rinci mengenai hadis-hadis yang berkaitan dengan pertengahan bulan Sya'ban, termasuk klasifikasi hadis shahih, dhaif, hingga palsu yang selama ini kerap beredar di masyarakat.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa banyak pertanyaan tentang Nisfu Sya'ban terus ia terima. Ia menegaskan pentingnya memahami kualitas hadis agar umat Islam tidak salah dalam beribadah.

Ia menyampaikan bahwa jika ditelusuri secara ilmiah, hadis-hadis yang berbicara tentang keutamaan dan amalan di pertengahan Sya'ban memiliki kualitas yang berbeda-beda.

Doa Menyambut Bulan Nisfu Sya ban
Doa Menyambut Bulan Nisfu Sya'ban
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

“Setidaknya hadis-hadis seputar pertengahan Sya'ban kita bisa dapati ada satu yang kualitasnya shahih, ada satu yang kualitasnya dhaif, dan selebihnya umumnya palsu,” jelasnya.

Hadis Palsu yang Perlu Diwaspadai

Ustaz Adi Hidayat kemudian mencontohkan salah satu hadis populer yang sering dijadikan dasar amalan di malam Nisfu Sya'ban, namun ternyata berstatus palsu. 

Hadis tersebut menyebutkan anjuran untuk memperbanyak shalat di malam Nisfu Sya'ban dan berpuasa di siangnya.

“Pernah dengar hadis ini ‘Telah tiba malam pertengahan bulan Sya'ban, malamnya dengan banyak menunaikan shalat dan siangnya lakukan dengan puasa’ nah itu statusnya palsu ya, hadisnya palsu,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kepalsuan hadis tersebut disebabkan oleh perawi bernama Ibnu Abi Shorrah yang dinilai oleh para ulama sebagai orang yang sering memalsukan hadis.

“Cacat palsunya ada pada seorang bernama Ibnu Abi Shorrah, orang pertamanya ini dinilai oleh para ulama hadis sebagai orang yang sering memalsukan hadis,” lanjutnya.

Ilustrasi Al-Quran
Ilustrasi Al-Quran
Sumber :
  • Freepik

Hadis Dhaif dan Hadis Shahih tentang Nisfu Sya'ban

Selain hadis palsu, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan adanya hadis yang berstatus dhaif, salah satunya riwayat dari Aisyah radhiyallahu anha yang menceritakan Rasulullah SAW berdoa di pemakaman Baqi pada malam Nisfu Sya'ban.

“Statusnya dhaif, tapi juga disahihkan oleh Syekh Muhammad Nasiruddin Albani,” jelasnya.

Sementara itu, hadis yang benar-benar shahih tentang malam Nisfu Sya'ban berasal dari riwayat Abu Musa Al-Asy'ari.

“Yang shahih itu riwayat Abu Musa Al-Asy'ari, Nabi SAW menyampaikan Allah SWT mengamati hamba-Nya di malam pertengahan Sya'ban dan mengampuni yang memohon ampunan,” paparnya.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa hadis shahih ini menunjukkan keutamaan malam Nisfu Sya'ban sebagai momentum ampunan, namun tidak menyebutkan amalan khusus secara spesifik.

Amalan yang Dianjurkan, Bukan Dikhususkan

Menurut Ustaz Adi Hidayat, amalan di malam Nisfu Sya'ban sejatinya sama dengan amalan ibadah sunnah yang biasa dilakukan pada malam-malam lainnya, seperti qiyamul lail, tahajud, membaca Al-Quran, dan memperbanyak istighfar.

“Tidak ada amalan spesifik, sahabat itu banyak beramal saja, ada yang shalat, ada yang banyak beristighfar, macam-macam,” jelasnya.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Ia menekankan bahwa hadis-hadis yang menyebutkan shalat dengan jumlah rakaat tertentu atau bacaan khusus pada malam Nisfu Sya'ban merupakan hadis palsu.

“Hadis yang mengatakan bangun di malam Sya'ban tunaikan shalat sekian rakaat, itu saking palsunya hadis itu enggak ada,” tegasnya.

Puasa di Siang Hari Nisfu Sya'ban

Terkait puasa di siang hari, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa puasa tetap diperbolehkan, selama tidak disandarkan pada hadis yang bermasalah. 

Puasa tersebut dapat diniatkan sebagai puasa sunnah biasa, seperti puasa Ayyamul Bidh.

“Kalau siangnya ingin puasa boleh, sah-sah saja, tapi jangan disandarkan pada keterangan-keterangan hadis yang bermasalah,” ujarnya.

Meluruskan Mitos Penutupan Buku Amal

Ustaz Adi Hidayat juga meluruskan anggapan populer bahwa pada malam Nisfu Sya'ban buku catatan amal manusia ditutup. Menurutnya, anggapan tersebut tidak memiliki dasar yang benar.

“Mustahil buku catatan amal seorang hamba ditutup kecuali dia telah wafat,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa amal manusia terus dicatat selama masih hidup, kecuali pada tiga golongan yang disebut dalam hadis rofi’ul qalam, yakni anak kecil hingga baligh, orang yang hilang kesadaran, dan orang yang sedang tidur.

“Bukunya tetap terbuka, enggak ditutup, kalau ditutup artinya sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa beramal di malam Nisfu Sya'ban bukanlah sesuatu yang keliru, selama amalan tersebut dilakukan berdasarkan tuntunan umum yang shahih dan tidak mengada-ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak sepenuhnya keliru juga beramal di pertengahan Sya'ban, tapi juga tidak sewajarnya jika kita melakukan amalan yang tidak pernah ada dalilnya,” pungkasnya.

Dengan pemahaman ini, umat Islam diharapkan dapat menghidupkan malam Nisfu Sya'ban dengan ibadah yang benar, tenang, dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, tanpa terjebak pada amalan yang tidak memiliki dasar syariat. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TAP untuk Negeri Perkuat Hunian Layak bagi Lansia di Kaltim, Atap hingga Senitasi Jadi Perhatian

TAP untuk Negeri Perkuat Hunian Layak bagi Lansia di Kaltim, Atap hingga Senitasi Jadi Perhatian

TAP Untuk Negeri melalui program PONDASI menggelar renovasi rumah lansia di Desa Tepian Terap, Kalimantan Timur, agar lebih layak, aman, nyaman, dan sehat.
Apakah Hari Pramuka 14 Agustus 2026 termasuk Tanggal Merah dan Libur Nasional?

Apakah Hari Pramuka 14 Agustus 2026 termasuk Tanggal Merah dan Libur Nasional?

Apakah tanggal 14 Agustus 2026 yang ditetapkan sebagai Hari Pramuka juga termasuk tanggal merah dan libur nasional? Begini jawabannya!
Identitas 4 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Terungkap, 2 Langsung Ditahan Polisi

Identitas 4 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Terungkap, 2 Langsung Ditahan Polisi

Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah miras di The Sounds Project Ancol. Dua orang, termasuk MC, langsung ditahan
Tok! AFC Resmi Tolak Sepenuhnya Banding Persib Atas Sanksi Akibat Ulah Bobotoh, Bayar Denda Rp3,57 Miliar Hingga Laga Tanpa Suporter di Kompetisi Asia

Tok! AFC Resmi Tolak Sepenuhnya Banding Persib Atas Sanksi Akibat Ulah Bobotoh, Bayar Denda Rp3,57 Miliar Hingga Laga Tanpa Suporter di Kompetisi Asia

Keputusan Komite Banding AFC yang diumumkan Kamis (13/8/2026) ini pun memastikan Persib Bandung tak bisa menggelar pertandingan dengan penonton, sanksi denda hingga pantauan ketat AFC sepanjang kompetisi Asia. 
Andi Gani Ngaku Kantongi Nama Partai Politik yang Tidak Berpihak ke Buruh

Andi Gani Ngaku Kantongi Nama Partai Politik yang Tidak Berpihak ke Buruh

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku mengantongi nama partai politik (parpol) yang tidak memikir keberpihakan kepada buruh.
Nasib Keuangan Weton Jumat Kliwon Tanggal 14 Agustus 2026, Siap-siap Hujan Rezeki sambil Awasi Potensi Apesnya

Nasib Keuangan Weton Jumat Kliwon Tanggal 14 Agustus 2026, Siap-siap Hujan Rezeki sambil Awasi Potensi Apesnya

Di satu sisi, celah rezeki nomplok terbuka lebar. Namun, di sisi lain ada potensi ancaman pengeluaran tak terduga juga mengintai pemilik weton Jumat Kliwon.

Trending

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Agustus 2026: Ada yang Dipercaya Atasan hingga Dapat Peluang Baru

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Agustus 2026: Ada yang Dipercaya Atasan hingga Dapat Peluang Baru

Ramalan karier besok 14 Agustus 2026 mengungkap 5 zodiak paling beruntung di dunia kerja. Ada yang berpeluang mendapat kepercayaan atasan hingga proyek baru.
Besok Presiden Prabowo Bakal Pidato Nota Keuangan, DPR Harap Gaji dan Tunjangan Guru Naik

Besok Presiden Prabowo Bakal Pidato Nota Keuangan, DPR Harap Gaji dan Tunjangan Guru Naik

Presiden RI, Prabowo Subianto akan memberikan pidato nota keuangan dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat, 14 Agustus 2026 besok.
Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT