Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur
- Ilustrasi AI
Fokus pada Istighfar, Tinggalkan Amalan Lainnya
Penekanan Syekh Ali Jaber mengenai istighfar di waktu sahur begitu kuat. Beliau menjelaskan bahwa pada waktu tersebut, seorang Muslim dianjurkan untuk benar-benar memfokuskan diri pada permohonan ampun kepada Allah SWT.
"Jadi tinggalkan semuanya. Tinggalkan baca Quran, tinggalkan shalat malam, tinggalkan dzikir, fokus hanya istigfar," lanjutnya.
Bukan berarti amalan-amalan tersebut tidak penting, namun pada waktu sahur, istighfar memiliki kedudukan yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT.
Inilah saat di mana hati ditundukkan sepenuhnya, kesombongan dilepaskan, dan seorang hamba mengakui kelemahannya di hadapan Sang Pencipta.
Bacaan Istighfar yang Dianjurkan
Syekh Ali Jaber juga menjelaskan bahwa bacaan istighfar yang diamalkan tidak harus panjang dan sulit.
Istighfar yang singkat pun sudah memiliki nilai yang besar jika dibaca dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Istighfar pendek yang bisa dibaca adalah:
Astaghfirullah wa atubu ilaih
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca istighfar yang lebih panjang dan dikenal sebagai sayyidul istighfar, yang memiliki keutamaan luar biasa.
Keutamaan sayyidul istighfar dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Syaddad bin Aus radiyallahu ‘anhu:
"Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga."
"Barangsiapa yang membaca sayyidul istigfar di malam hari dengan keyakinan, kemudian dia meninggal setelah membaca, akan masuk surga."
Mendengar keutamaan tersebut, Syekh Ali Jaber menegaskan betapa agungnya doa ini dalam kehidupan seorang Muslim.
"Berarti ini salah satu doa yang menjaminkan dengan mudah masuk surga," ucap Syekh Ali Jaber.
Bacaan doa sayyidul istighfar:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Load more