Jangan Anggap Sepele Wudhu, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Penentu Sah Tidaknya Shalat
- Ilustrasi AI
Ustaz Adi Hidayat kembali menegaskan konsekuensi dari meninggalkan wudhu.
"Jadi kalau Anda tidak wudhu kemudian shalat, shalat Anda tidak diterima," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Lebih jauh, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa wudhu tidak dimulai dari membasuh anggota tubuh, melainkan diawali dengan menyebut nama Allah SWT.
Pertanyaan yang sering muncul kemudian adalah: kapan menyebut nama Allah dalam wudhu?
Jawabannya dijelaskan melalui hadis yang diriwayatkan oleh pembantu sahabat Utsman bin Affan RA.Â
Dalam hadis tersebut, Utsman bin Affan mengajarkan tata cara wudhu dengan memulai basuhan tangan sambil mengucapkan basmalah.
Disebutkan bahwa beliau membaca:
'Bismillahirrahmanirrahim' atau paling singkat cukup dengan 'Bismillah'.
Wudhu sebagai Pondasi Ibadah
Dari penjelasan Ustaz Adi Hidayat ini, dapat dipahami bahwa wudhu bukan sekadar rutinitas sebelum shalat, tetapi pondasi utama yang menentukan sah atau tidaknya ibadah. Kesempurnaan shalat sangat bergantung pada kesempurnaan wudhu.
Maka, sebelum memperindah bacaan dan memperlama gerakan shalat, setiap Muslim seharusnya memastikan bahwa wudhunya telah dilakukan dengan benar, tenang, dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Sebab dari wudhu yang benar, lahirlah shalat yang diterima dan bernilai di sisi Allah SWT. (gwn)
Load more