Kapan Niat Puasa Ramadhan Dibaca? Banyak yang Masih Salah Paham, Begini Penjelasannya
- Pexels/timur-weber
Namun ada pendapat lain dalam mazhab Maliki:
Boleh satu niat untuk sebulan penuh di awal Ramadhan, selama tidak terputus oleh hal yang membatalkan puasa (misalnya safar atau sakit).
Meski demikian, untuk kehati-hatian, banyak ulama menganjurkan tetap berniat setiap malam.
Bagaimana Jika Sudah Yakin Akan Puasa?
Pada praktiknya, seorang Muslim yang sadar bahwa esok hari masih Ramadhan, lalu ia makan sahur dan bersiap berpuasa, pada dasarnya niat sudah ada dalam hati. Tidak perlu merasa was-was berlebihan.
Niat bukanlah ritual yang memberatkan, tetapi kesadaran batin.
“Saya besok berpuasa Ramadhan karena Allah.”
Itu sudah cukup sebagai niat.
Niat adalah fondasi ibadah puasa. Tanpanya, puasa kehilangan makna syar’i. Waktu terbaik untuk menghadirkan niat adalah di malam hari, sebelum tidur atau saat sahur.
Tidak harus panjang, tidak harus dilafalkan, yang terpenting adalah keikhlasan dan kesadaran hati.
Semoga Allah SWT menerima puasa kita dan menjadikannya sebagai amal yang penuh keberkahan. (gwn)
Load more