News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Setan Dibelenggu saat Bulan Ramadhan? Begini Penjelasannya

Benarkah setan dibelenggu saat bulan Ramadhan? Simak penjelasan arti kalimat tersebut, oleh Buya Yahya.
Senin, 16 Februari 2026 - 20:12 WIB
Ilustrasi setan dibelenggu saat bulan Ramadhan
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana batin umat Islam biasanya mulai berubah. 

Ada rasa rindu, harap, sekaligus semangat untuk memperbaiki diri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ramadhan bukan sekadar peristiwa tahunan, melainkan kesempatan spiritual yang selalu dinanti. 

Di tengah antusiasme itu, satu pertanyaan yang kembali mengemuka: benarkah setan dikurung/dibelenggu/dirantai selama Ramadhan?

Ungkapan bahwa Ramadhan adalah bulan yang “bebas dari setan” memang sangat populer. Sebagian orang memahaminya secara harfiah, seolah-olah seluruh setan benar-benar dirantai sehingga manusia sepenuhnya terbebas dari godaan. 

Ilustrasi Ramadhan 2026
Ilustrasi Ramadhan 2026
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Hal ini pernah dibahas oleh Buya Yahya dalam salah satu kajiannya.

Buya Yahya menyampaikan kabar gembira yang bersumber dari sabda Nabi SAW.

"Kabar gembira dari Nabi Muhammad SAW ketika bulan Ramadhan, setan-setan dibelenggu, pintu neraka ditutup," ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Penjelasan ini tidak berhenti pada makna tekstual semata. Buya Yahya menguraikan bagaimana para ulama memahami maksud dari “setan dibelenggu”. 

"Maknanya setan dibelenggu, para ulama menjelaskan setan dibelenggu di bulan Ramadhan itu maknanya godaan-godaan dikurangi," lanjutnya.

Artinya, Ramadhan menghadirkan kondisi yang lebih kondusif bagi kebaikan. 

Godaan tetap ada, tetapi intensitasnya tidak seperti di luar Ramadhan. 

Ibarat jalan yang biasanya ramai dan penuh gangguan, di bulan suci ini jalur menuju ibadah terasa lebih lapang.

Fenomena ini mudah kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Saat Ramadhan, ajakan berbuat baik seolah datang dari berbagai arah. 

"Kalau mau shalat kawannya banyak. Shalat tarawih 20 rakaat sudah tidak susah lagi karena kawannya juga shalat 20 rakaat semua," ujar Buya Yahya,

Lingkungan yang serempak beribadah menciptakan energi kolektif. 

Orang yang berpuasa tidak merasa sendiri, sebab satu keluarga, satu kampung, bahkan satu kota menjalani hal yang sama. 

Kebiasaan baik menjadi norma bersama, bukan perjuangan individual.

Ilustrasi Ramadhan 2026
Ilustrasi Ramadhan 2026
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Lalu bagaimana dengan makna “pintu neraka ditutup”? 

Buya Yahya menjelaskan bahwa ini berkaitan erat dengan kondisi keimanan seorang mukmin.

"Pintu neraka ditutup, maknanya susah bagi orang yang punya iman melakukan kejahatan di bulan Ramadhan karena imannya yang menyuruhnya menghindari kemaksiatan," kata Buya Yahya.

Ramadhan memperkuat dorongan batin untuk menjauhi keburukan. 

Hati yang beriman cenderung lebih peka, lebih mudah tersentuh, dan lebih berat melakukan maksiat. 

Bukan semata karena takut, tetapi karena suasana spiritual Ramadhan mendorong manusia untuk kembali kepada fitrah kebaikan.

Di samping memperbanyak ibadah, Ramadhan juga identik dengan pembersihan hati. 

Menyadari hal ini, Buya Yahya mengingatkan pentingnya saling memaafkan sebelum memasuki bulan suci. 

Hubungan antarmanusia yang retak, sekecil apa pun, layak diperbaiki.

Ramadhan adalah bulan ampunan. Maka, segala rasa gengsi, malu, atau kesombongan yang menghalangi permintaan maaf sepatutnya ditanggalkan.

Inilah saat yang tepat untuk meluruskan kembali hubungan, baik dengan pasangan, orang tua, anak, maupun sesama.

Pada akhirnya, pemahaman tentang setan yang “dibelenggu” tidak semata berbicara tentang makhluk gaib. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyentuh realitas diri: bahwa Ramadhan adalah bulan ketika jalan menuju kebaikan dipermudah, godaan diperingan, dan pintu taubat dibuka selebar-lebarnya. 

Tinggal bagaimana manusia memanfaatkan kesempatan agung tersebut. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.
Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026, jadi sorotan usai muncul dugaan meminta kekasihnya aborsi. Benarkah ia anak pejabat? Simak fakta selengkapnya.
Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Ini menjadi kembalinya Persib Bandung ke turnamen setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Bali United pun akhirnya membuka persiapan untuk menatap musim 2026-2027. 
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas
Polda Sumut Sita 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Orang Ditangkap di Deli Serdang

Polda Sumut Sita 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Orang Ditangkap di Deli Serdang

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan pengungkapan berawal dari informasi mengenai sebuah mobil minibus yang diduga membawa ganja dari Aceh menuju Medan.
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana

Kasus tewasnya Sutrimo saat ini naik ke penyidikan. Polda Metro Jaya menerangkan dalam peristiwa ini, pasal yang dilaporkan yakni pembunuhan dan pembunuhan berencana.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT