Penting! Buntut Konflik AS-Iran Penerbangan Umrah Indonesia Terancam Tertunda, Begini Penjelasan Kemenhaj
- Tovic/Media Center Haji 2024
Jakarta, tvOnenews.com- Melihat eskalasi konflik AS-Iran berbagai negara mulai mengambil sikap untuk menyesuaikan situasi. Salah satunya Indonesia dalam penerbangan Umrah.

- VIVA.co.id/Natania Longdong
Pemerintah melihat adanya maskapai dilaporkan adanya perubahan rute, maupun penundaan jadwal penerbangan sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika situasi regional.
Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia, baik yang saat ini berada di Arab Saudi maupun yang masih berada di Tanah Air.
Dengan demikian, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau agar calon jamaah atau jamaah di Tanah Suci untuk menunda terlebih dahulu.
Dalam keterangannya, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa pemerintah terus memonitor perkembangan situasi secara cermat.
"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo di Jakarta, Sabtu (28/2/2026)
Lebih lanjut, dikatakan agar seluruh PPIU senantiasa menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh memastikan setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

- Tovic/Media Center Haji 2024
“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain itu, terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat dampak terhadap persiapan yang sedang berjalan.
Sehingga seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.
Berdasarkan informasi dilansir dari Antara, melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), diketahui sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.
Atas situasi genting ini, Pemerintah memastikan jamaah dalam kondisi terpantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan RI dan otoritas setempat.
Seperti diketahui, konflik AS-Iran telah memakan banyak korban, salah satu yang tewas ada Petinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ia dikabarkan syahid atas peristiwa ini.(ant/klw)
Load more