News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik AS–Israel dan Iran Memanas, Buya Yahya Jelaskan Sikap yang Tepat bagi Muslim

Konflik Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran memanas, begini sikap yang tepat bagi seorang muslim menurut Buya Yahya.
Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi perhatian dunia setelah Amerika Serikat-Israel melancarkan serangan ke Iran. 

Serangan dan aksi balasan membuat suasana global ikut tegang, sementara isu Palestina tetap menjadi inti persoalan yang belum juga menemukan titik damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kondisi ini, sebagian umat Islam bertanya-tanya: jika Iran menyerang Israel, bolehkah kita mendukungnya?

Apalagi Iran dikenal sebagai negara dengan mayoritas penganut Syiah, sementara di Indonesia mayoritas umat Islam berpegang pada Ahlusunah. Bagaimana seharusnya sikap kita?

Pertanyaan ini pernah dijawab oleh Buya Yahya dengan pendekatan yang menenangkan dan berfokus pada nilai kemanusiaan.

Asap mengepul setelah ledakan, usai Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan di Teheran, Iran pada 1 Maret 2026.
Asap mengepul setelah ledakan, usai Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan di Teheran, Iran pada 1 Maret 2026.
Sumber :
  • Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Memisahkan Urusan Akidah dan Urusan Kemanusiaan

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa persoalan perbedaan keyakinan adalah hal tersendiri dan tidak selalu relevan untuk dibahas dalam setiap situasi. 

Menurutnya, dalam konteks Palestina, yang sedang terjadi bukan sekadar persoalan agama, melainkan persoalan kemanusiaan.

“Perbedaan urusan keyakinan ini berbeda. Hari ini bukan waktunya kita bicara itu. Dan kita sudah terlambat bersama-sama meyakini bahwasanya Israel adalah musuh kita bersama dan dia telah menodai kemanusiaan bukan sekadar urusan agama,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa kezaliman terhadap rakyat Palestina telah melampaui batas, sehingga yang dihadapi hari ini adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai dasar kemanusiaan. 

Karena itu, siapapun yang berusaha menghentikan kezaliman tersebut patut didukung dalam konteks membela kemanusiaan.

Bentuk Dukungan yang Bijak dan Sesuai Syariat

Lalu bagaimana bentuk dukungan yang dimaksud?

Buya Yahya menjelaskan bahwa dukungan itu dimulai dari hal yang mampu kita lakukan: doa, bantuan harta, dan upaya menyuarakan kebenaran.

“Palestina harus kita bantu, kita tolong. Dimulai dari panjatan doa, dengan harta kita, dengan upaya apa yang bisa kita mampu,” kaya Buya Yahya.

Beliau juga menegaskan bahwa jika dalam upaya menghentikan kezaliman kita “bertemu” dengan orang-orang yang berbeda agama atau mazhab, itu adalah konsekuensi dari perjuangan kemanusiaan.

“Adapun nanti jika ada berakidah, firkah-firkah islamiah, bahkan agama-agama lain mendukung, ya itu sama-sama itu tugas bersama untuk membebaskan kezaliman kepada kemanusiaan di Palestina,” lanjutnya.

Dengan kata lain, dukungan terhadap langkah tertentu bukan berarti menyetujui seluruh keyakinan atau ideologi pihak tersebut. 

Ini adalah kerja sama dalam satu isu kemanusiaan yang jelas.

Hati-Hati dengan Sikap Meremehkan

Dalam ceramahnya, Buya Yahya juga mengingatkan agar tidak meremehkan atau bahkan menjadikan penderitaan Palestina sebagai bahan candaan.

“Yang aneh hari ini adalah ada orang justru merendahkan orang yang ingin membela Palestina bahkan jadi bahan guyonan. Nauzubillah,” ujarnya.

Ia mengajak setiap orang untuk bertanya kepada dirinya sendiri: apakah hati kita masih tergerak ketika mendengar penderitaan rakyat Palestina?

Kesimpulan: Sikap Tegas pada Kemanusiaan, Tetap Teguh dalam Akidah

Dari penjelasan Buya Yahya, dapat dipahami bahwa perbedaan akidah tetap diakui dan tidak dicampuradukkan.

Namun dalam konteks menghentikan kezaliman terhadap Palestina, itu adalah urusan kemanusiaan yang melibatkan nurani.

Siapa pun yang berperan menghentikan kezaliman tersebut, dalam konteks itu, patut didukung.

Dukungan tidak berarti melebur akidah, melainkan kerja sama dalam satu isu kemanusiaan.

Di tengah situasi global yang kompleks, sikap bijak adalah tetap teguh dalam akidah, namun luas dalam kemanusiaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membela yang tertindas adalah bagian dari nilai iman dan juga nilai kemanusiaan universal.

Semoga Allah memberi kita hati yang hidup, sikap yang adil, dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap peristiwa. Wallahu a’lam. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT