GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 02:45 WIB
Ilustrasi takbiratul ihram setelah membaca niat shalat pakai bahasa Indonesia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Shalat Idul Fitri dikenal sebagai ibadah tahunan. Pelaksanaan shalat Ied nama lainnya, biasanya berlangsung secara berjamaah dengan penuh khidmat.

Karena ingin mengejar kenikmatan shalat Ied, kebanyakan umat Muslim berusaha datang tepat waktu atau lebih awal. Namun tak sedikit jemaah terlambat menjadikan mereka sebagai makmum masbuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat datang terlambat ke masjid untuk shalat Idul Fitri, banyak orang mukmin bertanya apakah harus menambah takbir sendiri atau tidak. Ketika menjadi masbuk, tentu mereka ketinggalan jumlah rakaat maupun takbirnya.

Dalam suatu ceramah, ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab kebingungan ini. Saat ketinggalan, ia mulanya menjelaskan bahwa makmum masbuk harus menambah jumlah rakaat yang tertinggal sebelumnya.

"Kalau Anda shalat Dzuhur baru 3 rakaat dengan imam, tambah berapa? Satu. Kalau shalat Hari Raya Idul Fitri mestinya dua rakaat, kok Anda baru satu? Berarti tambah berapa? Satu," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, Sabtu (21/3/2026).

Haruskah Makmum Masbuk Tambah Takbir Sendiri saat Ketinggalan Rakaat Shalat Ied?

Ilustrasi shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
Ilustrasi shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
Sumber :
  • iStockPhoto

Buya Yahya memahami pertanyaan ini kerap kali muncul. Untuk urusan ketinggalan jumlah rakaat shalat Ied, tentu jemaah inisiatif menambah rakaat yang belum dikerjakan sebelumnya.

Namun banyak orang mukmin bertanya untuk urusan jumlah takbir dalam dua rakaat shalat Ied. Sebab, takbir pertama yang digetarkan sebanyak tujuh kali, sedangkan takbir kedua hanya lima kali.

"Mungkin ada pertanyaan yang kadang dihadirkan masalah takbirnya. Cara shalat Hari Raya Idul Fitri kan ada takbir tujuh dan lima kali," jelasnya.

Buya Yahya lebih dulu mengupas tuntas tentang takbir di shalat Ied. Menurutnya, hal tersebut tidak perlu diperhitungkan maka tak ada masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik itu, membaca takbir secara berulang-ulang dalam dua rakaat shalat Ied memiliki keutamaan sunnahnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan lantaran jemaah yang tertinggal merasa tidak mendapat keistimewaan shalat Ied secara penuh.

Menyikapi hal ini, Buya Yahya mengambil penjelasan soal ilmu fikihnya. Ia menjelaskan, takbir yang wajib hanya satu kali.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).
BKI Gandeng Mutuagung Lestari untuk Perkuat Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi Industri

BKI Gandeng Mutuagung Lestari untuk Perkuat Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi Industri

Kerja sama BKI dan MUTU mencakup pengembangan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, hingga dukungan tenaga profesional sesuai kebutuhan kedua perusahaan.
Resmi! I.League Umumkan Hasil Club Licensing 2025-2026, Persib Bandung dan Borneo FC Layak Tampil di AFC

Resmi! I.League Umumkan Hasil Club Licensing 2025-2026, Persib Bandung dan Borneo FC Layak Tampil di AFC

Hasil Club Licensing menjadi tolok ukur profesionalisme klub di Liga Indonesia berbagai kasta kompetisi sesuai standar nasional dari PSSI dan standar internasional di bawah naungan AFC.
5 Weton yang Diprediksi bakal Apes pada Tanggal 14 Mei 2026: Hati-hati Melangkah dan Harus Ekstra Waspada

5 Weton yang Diprediksi bakal Apes pada Tanggal 14 Mei 2026: Hati-hati Melangkah dan Harus Ekstra Waspada

Kamis Wage yang jatuh pada tanggal 14 Mei 2026 membuat pertemuan neptu ini justru bisa menciptakan hambatan atau yang disebut sebagai apes bagi beberapa orang.
Presiden Prabowo Senang Lihat Duit Triliunan Disita: Ini Suatu Kehormatan

Presiden Prabowo Senang Lihat Duit Triliunan Disita: Ini Suatu Kehormatan

Presiden RI, Prabowo Subianto mengaku selalu antusias menghadiri agenda penyerahan uang sitaan ke kas negara.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT