News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Buya Yahya mengungkapkan soal hukum seorang perempuan atau janda menggunakan alat pemuas nafsu demi menyalurkan syahwat yang bergejolak tanpa tersentuh zina.
Selasa, 7 April 2026 - 23:33 WIB
Ilustrasi wanita menahan nafsu di atas kasur
Sumber :
  • Freepik/Diana grytsku

Jakarta, tvOnenews.com - Ulama kharismatik KH Yahya alias Buya Yahya mendapat pertanyaan mengejutkan. Ia ditanya terkait seorang janda memuaskan nafsu batin menggunakan alat bantu seksual.

Buya Yahya sering mendengar alasan utama perempuan tanpa bersuami alias menjadi janda rela menggunakan alat bantu pemuas syahwat. Mereka beranggapan hal itu guna menghindari zina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjawab hal ini, Buya Yahya lebih dulu menjelaskan seputar kedudukan zina dalam agama Islam. Bagi dia, zina adalah perbuatan hina dan dosa besar.

"Wahai hamba Allah, siapapun Anda, zina adalah hina, hina dan hina. Hapus dari kehidupan kita soal zina," ujar Buya Yahya dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (7/4/2026).

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube Buya Yahya

Buya Yahya menekankan masih banyak pintu halal untuk bisa dicapai manusia. Ia memahami ada beragam faktor menyebabkan seseorang sulit terlepas atau menjadi korban zina.

Namun demikian, perbuatan tersebut tidak boleh berlarut-larut tertanam dalam pikiran. Bagi yang pernah melakukannya, segera meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah SWT.

"Jangan pernah ceritakan kepada siapapun dari bangsa manusia. Jika kita bisa menyembunyikan kisah perzinaan di masa lalu, kemudian menyesal, niscaya Allah Maha Pengampun," pesannya.

Hukum Janda Pakai Alat Pemuas Nafsu

Lebih lanjut, Buya Yahya menjawab pertanyaan hukum janda atau perempuan menggunakan alat menyalurkan syahwat. Ia menyarankan sebaiknya jangan nekat.

"Bagaimana urusan syahwat? Apakah boleh seorang wanita menggunakan alat untuk memuaskan diri? Jangan pilih itu," tegasnya.

Ia memahami pilihan itu biasanya terjadi saat kebutuhan masturbasi dan syahwat tidak tertahan lagi. Alih-alih halal, justru perbuatan itu termasuk zina yang mengarahkan dosa besar, baik di dunia maupun akhirat.

Ia menuturkan perbuatan mengeluarkan air mani menggunakan atau dibantu dengan anggota tubuhnya sendiri. Tindakan seperti ini membawa dosa besar.

"Mengeluarkan air mani dengan tangan sendiri, bukan tangan istri atau suami, ada juga dosa. Dosanya memang beda, tapi ini dosa besar zina," bebernya.

Ia mengingatkan, meski perbuatan mengeluarkan air mani bikin puas, sebaiknya jangan meremehkan dampaknya.

Ia menyikapi apabila gejolak syahwat tidak bisa tertahan lagi. Ia menyarankan untuk mengambil yang lebih ringan, dengan catatan perbuatan ini juga tidak bisa dibenarkan.

"Bukan masturbasi menjadi boleh dan hal yang mutlak. Tapi mengambil yang ringan untuk menghindari yang besar," lanjutnya.

Ia menyampaikan sejumlah syarat untuk pengetatan saat dihadapi ujian gejolaknya syahwat. Pertama, perbuatan tersebut guna menghindari efek nyata dari zina hingga tidak dibalut dengan kepuasan nafsu.

Kedua, kata Buya Yahya, seseorang terutama janda tidak menyertakan khayalan kotor. Biasanya hal ini akan membawa pikiran menjadi fantasi untuk memikirkan orang lain.

Ketiga, seseorang tidak boleh mempersiapkan segala hal yang membuatnya nyaman atau manja saat menyalurkan nafsunya. Contoh yang sering terjadi ditambah dengan tontonan video atau film tak senonoh.

"Itu bukan jalan keluar, itu justru media pembuka gerbang dosa," tambahnya.

Terkait alat pemuas nafsu, Buya Yahya tidak habis pikir dengan pilihan tersebut. Sebab, perbuatan itu tidak dapat dibenarkan dan dihalalkan.

"Kalau orang sudah beli alat, itu namanya sudah niat. Melihat dan mengkhayalkan alatnya saja sudah termasuk membangkitkan syahwat. Itu tidak boleh," katanya.

Ia justru lebih menyikapi syahwat yang datang secara tiba-tiba. Bagi dia, hal itu mudah cepat dikendalikan dengan kegiatan positif, seperti beribadah, wudhu, mengaji, dan upaya mengingat Allah SWT.

"Syahwat yang diundang justru susah diusir. Tapi kalau datang tiba-tiba, minimal mengalihkan pandangan, berwudhu, shalat, dan sebagainya. Selesai," paparnya.

Dalam hal ini, Buya Yahya berpesan kepada orang mukmin, termasuk perempuan maupun janda yang pernah terjebak dalam zina. Ia meyakini dengan penjelasan ini, bisa mengarahkan mereka lebih baik dan semakin dekat dengan Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mendukung niat baik janda menghindari zina saat memuaskan nafsu. Akan lebih baik, caranya harus tetap sesuai dengan syariat agama Islam.

(gwn/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT