News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkaca dari Lucinta Luna, Buya Yahya Bicara Nasib Sudah Dioperasi Jadi Wanita Kembali ke Kodrat sebagai Pria

Buya Yahya membicarakan nasib Lucinta Luna yang sudah memutuskan taubat meski telah sulit mengembalikan fisik dan alat kelamin yang sudah diubah menjadi wanita.
Rabu, 15 April 2026 - 16:26 WIB
Buya Yahya & Lucinta Luna
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Instagram/@lucintaluna_manjalita

Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan soal nasib kondisi fisik dan alat kelamin pria yang sudah diubah menjadi perempuan. Proses tersebut terjadi melalui tindakan operasi secara berkali-kali.

Jika mengacu dari Lucinta Luna, operasi mengubah bentuk fisik dan alat kelamin berlangsung di Rumahh Sakit Rajyindee, Thailand pada 2016. Bukti operasi ini tercatat dalam surat keterangan dokter dengan nomor (A81) 5904240064 tanggal 27 April 2016 atas nama Muhammad Fatah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Lucinta Luna mengubah identitas KTP dan Kartu Keluarga (KK). Ia mengganti nama menjadi Ayluna Putri usai mengajukan permohonan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 22 November 2019.

Setelah beberapa tahun berjalan, Lucinta Luna tidak tenang. Ia kembali memutuskan untuk menjadi Muhammad Fatah yang seharusnya hal itu sulit terjadi lantaran harus membutuhkan operasi mengembalikan fisik dan alat kelaminnya seperti semula.

Buya Yahya memahami hal itu. Namun dengan bertaubat secara sungguh-sungguh, keputusan tersebut sudah cukup lantaran jarang bisa dilakukan banyak orang terutama bagi yang di tengah bangga bisa menjadi transgender.

"Bisa jadi dia lebih bagus daripada kita semua yang selama ini mungkin sok suci. Karena bertaubat itu berat bagi orang-orang misalnya yang bukan dalam keadaan runtuh," paparnya.

"Dan mungkin tadi disebutkan prosesnya itu pakai operasi berkali-kali butuh duit banyak dan sebagainya. Akan tetapi, ternyata dengan kelegaan Allah pilih dia untuk bertaubat, itu dahsyat," lanjutnya dengan tegas.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa, jika memberatkan sebaiknya tidak perlu operasi mengembalikan kondisi semula. Ia justru lebih menekankan uangnya bisa dialihkan untuk hal-hal bermanfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bisa membantu fakir miiskin dan lain sebagainya. Tidak perlu melakukan operasi-operasi lagi, cukuplah dia dengan Allah, selesai," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Selain mengatur ekosistem transportasi online, Perpres soal ojek online juga akan menetapkan pengemudi ojol sebagai bagian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029.
5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

Berikut 5 contoh yel-yel pramuka kreatif dan penuh semangat, cocok digunakan saat peringatan Hari Pramuka 2026.
Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri semakin dekat menuju Barcelona pada bursa transfer musim 2026/2027. Frenkie de Jong, Marc Casado, dan Tommy Marques menjadi tiga nama yang paling mungkin terkena dampak.
BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah belum dapat dilaksanakan. 
Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

AFC mengumumkan jadwal drawing pembagian grup AFC Champions League Two 2026-2027 pada Senin (10/8/2026).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT