News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Memberangkatkan Haji Orang Tua Dulu atau Diri Sendiri? Begini Kata Ustaz Khalid Basalamah

Bingung memilih berangkat haji sendiri atau memberangkatkan orang tua? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah tentang prioritas ibadah yang jarang disadari.
Minggu, 19 April 2026 - 23:53 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Pertanyaan tentang mana yang lebih utama, berangkat haji sendiri atau memberangkatkan orang tua terlebih dahulu, kerap menjadi dilema bagi banyak umat Muslim.

Terutama bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan finansial, namun di sisi lain ingin berbakti kepada orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kajian, Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan yang cukup tegas mengenai hal ini.

Ia menekankan bahwa dalam urusan ibadah, setiap individu memiliki kewajiban yang harus diprioritaskan terlebih dahulu untuk dirinya sendiri.

Menurutnya, ibadah seperti haji adalah kebutuhan pribadi setiap Muslim yang telah mampu.

Oleh karena itu, ketika seseorang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk menunaikan haji, maka ia sebaiknya tidak menunda.

“Haji duluan, ibadah itu kita yang membutuhkannya. Jangan hanya melihat orang lain beramal lalu kita hanya jadi penonton. Mereka mendapatkan pahala, sementara kita hanya menyaksikan,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia kemudian memberikan ilustrasi sederhana yang mudah dipahami.

Dalam contoh tersebut, seseorang yang berada dalam mobil bersama temannya melihat ada orang yang membutuhkan bantuan.

Ketika temannya memberi sedekah, banyak orang hanya memuji tanpa ikut berbuat.

Padahal, menurutnya, yang seharusnya dilakukan adalah ikut serta dalam amal tersebut. Dengan begitu, pahala tidak hanya didapat oleh satu orang saja.

“Sering kali kita hanya mengagumi amal orang lain. Padahal, kita juga punya kesempatan untuk melakukan hal yang sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Khalid Basalamah menjelaskan bahwa dalam kaidah fikih, terdapat prinsip penting dalam ibadah, yaitu mendahulukan diri sendiri dalam kewajiban ibadah sebelum membantu orang lain.

Hal ini berlaku selama seseorang memang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya.

Ia juga menyoroti fenomena di masyarakat di mana seseorang merasa lebih bangga dengan amal ibadah orang lain, seperti orang tua atau teman, dibandingkan dengan amal yang dilakukan sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada yang bilang ayah saya rajin sedekah, ibu saya rajin membaca Al-Qur’an. Tapi bagaimana dengan dirinya sendiri? Dalam ibadah, kita harus mulai dari diri kita,” jelasnya.

Dalam konteks haji, jika seseorang belum pernah menunaikan ibadah tersebut dan sudah memiliki kemampuan finansial, maka kewajiban itu melekat pada dirinya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK, Jejak Karier hingga Pendidikan Mentereng

Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK, Jejak Karier hingga Pendidikan Mentereng

Profil Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (3/6/2026) malam.
Klasemen Piala AFF U-19 2026 Jelang Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste: Garuda Nusantara Siap Kudeta Vietnam dari Puncak

Klasemen Piala AFF U-19 2026 Jelang Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste: Garuda Nusantara Siap Kudeta Vietnam dari Puncak

Klasemen Piala AFF U-19 2026, di mana Timnas Indonesia U-19 siap menggusur Vietnam jelang berhadapan dengan Timor Leste di matchday kedua.
Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Presiden RI Prabowo Subianto bercerita saat dirinya mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN)
Ungkapan Sedih Prabowo Usai Copot Dadan Hindayana: Mengganti Mereka Tak Ringan Bagi Saya

Ungkapan Sedih Prabowo Usai Copot Dadan Hindayana: Mengganti Mereka Tak Ringan Bagi Saya

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku sedih ketika mencopot eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana beserta dua eks wakilnya yaitu Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. 
Pesan Menohok Betrand Peto untuk Giorgio Antonio: Bikin Rumah Buat Bunda, Biar Enggak Ada Perdebatan Lagi

Pesan Menohok Betrand Peto untuk Giorgio Antonio: Bikin Rumah Buat Bunda, Biar Enggak Ada Perdebatan Lagi

Betrand Peto kirim pesan menohok untuk Giorgio Antonio di tengah kisruh rumah Ruben Onsu dan Sarwendah, sarankan membangun rumah baru untuk sang bunda.
Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT